Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo  




Kamis 18 Oktober 2018

07:58 WIB

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
@prfmnews

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
PRFMNewsChannel

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
Kamis 24 Mei 2018, 21:30 WIB
Jawa Barat

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo




Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Redaksi Oleh : Iqbal Pratama
Foto Oleh : Iqbal Pratama-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Di Kabupaten Garut, ada sebuah kampung adat yang telah lama menjadi objek wisata budaya. Hamparan sawah terbentang dari sejauh mata memandang. Diiringi eksotisme danau yang mengelilingi daratan tempat kampung itu berada.

Kampong Pulo letaknya berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Jika anda berangkat dari Kota Bandung, anda bisa menaiki bus Garut- Bandung. Setelah tiba di Kecamatan Leles, untuk pergi ke kampung pulo ada sekitar 5 Km perjalanan yang perlu di tempuh. JIka  Anda tidak menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa menaiki ojek maupun berjalan kaki.

Tak lama setelah itu Anda akan menemui gapura selamat datang di Komplek wisata Cangkuang. Selain kampong pulo ada juga Candi cangkuang yang berada satu komplek dengan kampong pulo. Keterkaitan keduanya memang tak bisa dipisahkan. Sejarah menceritakan pada zaman dahulu agama Hindu berkembang di daerah tersebut.

Untuk masuk ke komplek wisata Cangkuang Anda harus membayar tiket seharga 5.000 ribu rupiah. Sejuknya suasana pedesaan ditambah adanya danau dengan para penunggang rakit yang saling berselingsing membawa penumpang menuju Kampong Pulo dan Candi Cangkuang. Menaiki rakit membawa sensasi baru bagi para pengunjung. Banyak dari mereka yang berfoto ria di atas layunan rakit.

Sekitar 10 menit menaiki rakit, tibalah kita di objek Wisata Cangkuang. Pertama Anda akan melihat para penjual oleh-oleh khas kota Garut dan ornament-ornamen unik asli Garut. Kemudian Anda akan melewati komplek perumahan rumah adat Kampung Pulo. Ada 7 bangunan rumah yang berdiri mempertahankan keberadaan sejarah. Rumah adat dari kayu yang sudah mulai lapuk itu didalamnya tinggal warga kampung yang ramah dan bersahabat. 6 bangunan rumah warga dan 1 mushola tempat beribadah.

Warga kampung pulo selalu mempertahankan adat istiadatnya, ada beberapa hal yang menjadi peraturan disana. Setelah melewati komplek rumah adat Anda akan melewati tangga dan melihat candi Cangkuang. Disamping candi terdapat makam Mbah Dalem Arip Muhammad yaitu utusan kerajaan Mataram yang meyebarkan agama Islam di Kampung Pulo dan daerah Garut lainnya. Saat beliau pulang berperang di Batavia, beliau memutuskan singgah di Kampung Pulo dan membangun rumah tangga. 6 rumah ditambah 1 Mushola di Kampung Pulo itu menandakan jumlah anak dari Mbah Arif Muhammad.

Cerita tentang sejarah dan nilai-nilai luhur kehidupan dapat kita temui jika berkunjung ke komplek wisata Cangkuang Kampung Pulo, disana juga disediakan museum untuk para pengunjung yang ingin bertanya dan mendapatkan informasi. Tunggu apa lagi, bagi Anda yang suka bepergian sambil belajar sejarah, mungkin Kampung Pulo dan eksotismenya bisa menjadi destinasi wisata.   

Editor: Rian Firmansyah



Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

 

BERITA TERKAIT


Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
 

BERITA PILIHAN


Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

 

BERITA LAINNYA

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Soal Suap Bupati Bekasi, Pemprov Jabar Tunggu Pusat
Kamis 18 Oktober 2018


Usulan Kaca Antipeluru Gedung DPR Terlalu Lebay
Kamis 18 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Pengamat Minta Kasus "Peluru Nyasar" Tak Perlu Dibawa ke Ranah Politik
Kamis 18 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Penggunaan Senjata Api Perlu Diperketat
Kamis 18 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Program Mitigasi Bencana Diharapkan Masuk Ekstrakurikuler Siswa Sekolah
Kamis 18 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 18 Oktober 2018
Kamis 18 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018 Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

 

 

BERITA TERKAIT


Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
Kamis 24 Mei 2018, 21:30 WIB
Jawa Barat

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo
Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo


Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Redaksi Oleh : Iqbal Pratama
Sumber Foto : Iqbal Pratama-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Di Kabupaten Garut, ada sebuah kampung adat yang telah lama menjadi objek wisata budaya. Hamparan sawah terbentang dari sejauh mata memandang. Diiringi eksotisme danau yang mengelilingi daratan tempat kampung itu berada.

Kampong Pulo letaknya berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Jika anda berangkat dari Kota Bandung, anda bisa menaiki bus Garut- Bandung. Setelah tiba di Kecamatan Leles, untuk pergi ke kampung pulo ada sekitar 5 Km perjalanan yang perlu di tempuh. JIka  Anda tidak menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa menaiki ojek maupun berjalan kaki.

Tak lama setelah itu Anda akan menemui gapura selamat datang di Komplek wisata Cangkuang. Selain kampong pulo ada juga Candi cangkuang yang berada satu komplek dengan kampong pulo. Keterkaitan keduanya memang tak bisa dipisahkan. Sejarah menceritakan pada zaman dahulu agama Hindu berkembang di daerah tersebut.

Untuk masuk ke komplek wisata Cangkuang Anda harus membayar tiket seharga 5.000 ribu rupiah. Sejuknya suasana pedesaan ditambah adanya danau dengan para penunggang rakit yang saling berselingsing membawa penumpang menuju Kampong Pulo dan Candi Cangkuang. Menaiki rakit membawa sensasi baru bagi para pengunjung. Banyak dari mereka yang berfoto ria di atas layunan rakit.

Sekitar 10 menit menaiki rakit, tibalah kita di objek Wisata Cangkuang. Pertama Anda akan melihat para penjual oleh-oleh khas kota Garut dan ornament-ornamen unik asli Garut. Kemudian Anda akan melewati komplek perumahan rumah adat Kampung Pulo. Ada 7 bangunan rumah yang berdiri mempertahankan keberadaan sejarah. Rumah adat dari kayu yang sudah mulai lapuk itu didalamnya tinggal warga kampung yang ramah dan bersahabat. 6 bangunan rumah warga dan 1 mushola tempat beribadah.

Warga kampung pulo selalu mempertahankan adat istiadatnya, ada beberapa hal yang menjadi peraturan disana. Setelah melewati komplek rumah adat Anda akan melewati tangga dan melihat candi Cangkuang. Disamping candi terdapat makam Mbah Dalem Arip Muhammad yaitu utusan kerajaan Mataram yang meyebarkan agama Islam di Kampung Pulo dan daerah Garut lainnya. Saat beliau pulang berperang di Batavia, beliau memutuskan singgah di Kampung Pulo dan membangun rumah tangga. 6 rumah ditambah 1 Mushola di Kampung Pulo itu menandakan jumlah anak dari Mbah Arif Muhammad.

Cerita tentang sejarah dan nilai-nilai luhur kehidupan dapat kita temui jika berkunjung ke komplek wisata Cangkuang Kampung Pulo, disana juga disediakan museum untuk para pengunjung yang ingin bertanya dan mendapatkan informasi. Tunggu apa lagi, bagi Anda yang suka bepergian sambil belajar sejarah, mungkin Kampung Pulo dan eksotismenya bisa menjadi destinasi wisata.   

Editor: Rian Firmansyah



 

BERITA LAINNYA



Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo

 

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Yuk Berwisata Budaya di Kampung Pulo