Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon  




Senin 27 Januari 2020

02:00 WIB

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
@prfmnews

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
PRFMNewsChannel

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
Selasa 10 Desember 2019, 17:58 WIB
Jawa Barat
Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon




Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya memperbaiki lahan kritis di Jawa Barat. Salah satu programnya adalah dengan memulai Gerakan Nasional Pemulihan DAS tahun 2019 di Jabar dengan menanam 17.150 pohon Blok Caringin Tilu, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (9/12/2019). Gerakan ini pun dimulai langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil).

Caringin Tilu merupakan lahan kritis yang masuk Kawasan Bandung Utara (KBU). Gerakan Nasional ini akan menanam 25 juta pohon di lahan kritis seluruh Jabar yang akan dimasifkan pada 2020. 

“Jadi, kalau tidak ada halangan awal tahun depan kita akan mencanangkan penanaman 25 juta pohon di seluruh lahan kritis di Jawa Barat dan (hari ini) kita mulai di KBU,” ujar Emil.

Menurut Emil, alam merupakan partner bagi kehidupan manusia di bumi. Sementara apabila ada pola pikir yang menyebut bahwa pohon boleh dirusak untuk mendukung kehidupan manusia adalah pemikiran yang keliru.

“Saya amati secara teori filosofi, manusia menganggap alam sebagai supporting system bukan partner. Jadi, alam boleh dirusak, boleh ditebang untuk eksistensi manusia. Itu pikiran keliru,” ungkapnya.

“Harusnya alam itu partner yang harus ditanya dulu maunya apa, ditanya dulu inginnya seperti apa,” tambahnya.

Pohon yang ditanam di Caringin Tilu terdiri dari bibit pohon produktif sebanyak 6.000 pohon dan bibit pohon kayu-kayuan sebanyak 11.150 pohon. Gerakan ini didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Badan Nasional Penanggulangan dan Bencana, Perhutani, serta pemerintah kota dan kabupaten sekitar Bandung Raya. 

Gerakan ini juga melibatkan berbagai kelompok tani dengan pola tanam agroforestri, serta para seniman dan budayawan, sebut saja Ferry Curtis dan mantan penyanyi cilik Tasya Kamila. 

Untuk menguatkan gerakan ini, Gubernur segera mengeluarkan surat edaran agar masyarakat terlibat scara aktif menyumbang pohon.

“Masyarakat nanti bisa menyumbang pohon dengan aturan-aturan yang akan kita siapkan, seperti yang mau menikah bisa menyumbang sepuluh pohon, yang cerai 100 pohon, yang lulus SD, SMP, SMA sepuluh pohon, dan lain-lain untuk partisipasi,” jelas Emil. 

Selain surat edaran, Emil segera mengeluarkan peraturan gubernur yang akan mengatur izin penggunaan lahan di KBU secara keseluruhan. Dalam pergub akab ditegaskan setiap izin pembangunan wajib menyertakan rekomendasi gubernur. Dengan begitu, apabila ada penerbitan izin di kabupaten/kota tanpa rekomendasi gubernur otomatis izinnya akan batal demi hukum.

“Mulai tahun depan pergub tentang KBU akan lahir untuk memastikan yang namanya rekomendasi adalah syarat. Dan barang siapa yang menerbitkan izin tanpa rekomendasi akan batal secara hukum,” tegas Emil. 

Pergub ini untuk mengurangi tafsir keliru yang selama ini ada di benak aparatur kabupaten/kota.

“Dengan Kodam III/Siliwangi kami sudah siap mendeklarasikan bahwa KBU bagian dari DAS Citarum, sehingga penegakkan hukumnya nanti tidak hanya Satpol PP saja tapi juga melibatkan TNI, Polri, dan kejaksaan,” tambahnya.










 

BERITA TERKAIT


Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
 

BERITA PILIHAN


Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

 

BERITA LAINNYA

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Akibat Rem Mendadak, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Flyover Kircon
Minggu 26 Januari 2020


Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Kemenlu Terbitkan Travel Advice Ke Tiongkok
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon Tega! Bayi Perempuan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Pencabulan Kerabat
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon Dewan Tuding Proyek KCIC dan Tol Cisumdawu Penyebab Banjir Rancaekek Kian Parah
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon PSSI Sahkan Perubahan Nama Blitar Bandung United Jadi Bandung United
Minggu 26 Januari 2020 Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

 

 

BERITA TERKAIT


Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
Selasa 10 Desember 2019, 17:58 WIB
Jawa Barat

Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon


Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya memperbaiki lahan kritis di Jawa Barat. Salah satu programnya adalah dengan memulai Gerakan Nasional Pemulihan DAS tahun 2019 di Jabar dengan menanam 17.150 pohon Blok Caringin Tilu, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (9/12/2019). Gerakan ini pun dimulai langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil).

Caringin Tilu merupakan lahan kritis yang masuk Kawasan Bandung Utara (KBU). Gerakan Nasional ini akan menanam 25 juta pohon di lahan kritis seluruh Jabar yang akan dimasifkan pada 2020. 

“Jadi, kalau tidak ada halangan awal tahun depan kita akan mencanangkan penanaman 25 juta pohon di seluruh lahan kritis di Jawa Barat dan (hari ini) kita mulai di KBU,” ujar Emil.

Menurut Emil, alam merupakan partner bagi kehidupan manusia di bumi. Sementara apabila ada pola pikir yang menyebut bahwa pohon boleh dirusak untuk mendukung kehidupan manusia adalah pemikiran yang keliru.

“Saya amati secara teori filosofi, manusia menganggap alam sebagai supporting system bukan partner. Jadi, alam boleh dirusak, boleh ditebang untuk eksistensi manusia. Itu pikiran keliru,” ungkapnya.

“Harusnya alam itu partner yang harus ditanya dulu maunya apa, ditanya dulu inginnya seperti apa,” tambahnya.

Pohon yang ditanam di Caringin Tilu terdiri dari bibit pohon produktif sebanyak 6.000 pohon dan bibit pohon kayu-kayuan sebanyak 11.150 pohon. Gerakan ini didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Badan Nasional Penanggulangan dan Bencana, Perhutani, serta pemerintah kota dan kabupaten sekitar Bandung Raya. 

Gerakan ini juga melibatkan berbagai kelompok tani dengan pola tanam agroforestri, serta para seniman dan budayawan, sebut saja Ferry Curtis dan mantan penyanyi cilik Tasya Kamila. 

Untuk menguatkan gerakan ini, Gubernur segera mengeluarkan surat edaran agar masyarakat terlibat scara aktif menyumbang pohon.

“Masyarakat nanti bisa menyumbang pohon dengan aturan-aturan yang akan kita siapkan, seperti yang mau menikah bisa menyumbang sepuluh pohon, yang cerai 100 pohon, yang lulus SD, SMP, SMA sepuluh pohon, dan lain-lain untuk partisipasi,” jelas Emil. 

Selain surat edaran, Emil segera mengeluarkan peraturan gubernur yang akan mengatur izin penggunaan lahan di KBU secara keseluruhan. Dalam pergub akab ditegaskan setiap izin pembangunan wajib menyertakan rekomendasi gubernur. Dengan begitu, apabila ada penerbitan izin di kabupaten/kota tanpa rekomendasi gubernur otomatis izinnya akan batal demi hukum.

“Mulai tahun depan pergub tentang KBU akan lahir untuk memastikan yang namanya rekomendasi adalah syarat. Dan barang siapa yang menerbitkan izin tanpa rekomendasi akan batal secara hukum,” tegas Emil. 

Pergub ini untuk mengurangi tafsir keliru yang selama ini ada di benak aparatur kabupaten/kota.

“Dengan Kodam III/Siliwangi kami sudah siap mendeklarasikan bahwa KBU bagian dari DAS Citarum, sehingga penegakkan hukumnya nanti tidak hanya Satpol PP saja tapi juga melibatkan TNI, Polri, dan kejaksaan,” tambahnya.






 

BERITA LAINNYA



Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020
Berita 26 Januari 2020


Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020
Banjir Kabupaten Bandung 2020