Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang  




Jumat 22 November 2019

12:27 WIB

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
@prfmnews

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
PRFMNewsChannel

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
Senin 28 Oktober 2019, 21:21 WIB
Musim Hujan
Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang




Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Banjir kembali melanda ruas Jalan Raya Kopo-Soreang usai hujan berdurasi sekitar 1 jam mengguyur wilayah tersebut, Senin (28/10/2019) petang. 

Pantuan di lapangan, genangan air dengan tinggi sekira 30 centimeter menyebabkan arus kendaraan dari arah Kota Bandung maupun Soreang (Kabupaten Bandung) menjadi tersendat.

Akibat genangan air tersebut, tak sedikit kendaraan roda dua (sepedamotor) mendadak mengalami mati mesin (mogok) saat melintas. Di saat bersamaan, muncul gerombolan pemuda yang menawarkan untuk bantu mendorong kendaraan.

Juru parkir yang bekerja di area Jalan Dengdek, Derry mengatakan, gerombolan pemuda tersebut merupakan oknum yang kerap memeras pengendara. Biasanya, gerombolan pemuda tersebut meminta upah hingga Rp 20 ribu kepada pengendara roda dua.

"Banjir di sini jadi kesempatan bagi orang-orang yang mau dorong motor saat banjir. Biasanya oknum-oknum ini mengincar pengendara perempuan," jelasnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (28/10/2019)

Derry menambahkan, gerombolan pemuda itu merupakan para pengamen yang biasa mangkal di area Jalan Dengdek. Ia pun mengimbau pengendara yang mengalami mati mesin kendaraan untuk tidak menerima bantuan gerombolan pemuda tersebut.

"Di sini paling rawan. Selain itu juga oknum-oknum tersebut bukan warga sini," tukas Derry.










 

BERITA TERKAIT


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
 

BERITA PILIHAN


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

 

BERITA LAINNYA

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

PKS: Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode Usulan Berbahaya
Jumat 22 November 2019


Presiden 3 Periode Diusulkan Masuk Amandemen, Pengamat: Harus Ditolak!
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang Hari Ini Bandung Raya Berpeluang Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang Karawang Tertinggi, Ini Daftar Lengkap UMK Jabar 2020!
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang Polres Cimahi Turunkan Ratusan Personel Amankan Pilkades di KBB
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang Pengamat: Lebih Baik Masa Jabatan Presiden Satu Periode Tapi 10 Tahun
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang Karawang Tertinggi, Ini Daftar Lengkap UMK Jabar 2020!
Jumat 22 November 2019 Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

 

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
Senin 28 Oktober 2019, 21:21 WIB
Musim Hujan

Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang
Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Banjir kembali melanda ruas Jalan Raya Kopo-Soreang usai hujan berdurasi sekitar 1 jam mengguyur wilayah tersebut, Senin (28/10/2019) petang. 

Pantuan di lapangan, genangan air dengan tinggi sekira 30 centimeter menyebabkan arus kendaraan dari arah Kota Bandung maupun Soreang (Kabupaten Bandung) menjadi tersendat.

Akibat genangan air tersebut, tak sedikit kendaraan roda dua (sepedamotor) mendadak mengalami mati mesin (mogok) saat melintas. Di saat bersamaan, muncul gerombolan pemuda yang menawarkan untuk bantu mendorong kendaraan.

Juru parkir yang bekerja di area Jalan Dengdek, Derry mengatakan, gerombolan pemuda tersebut merupakan oknum yang kerap memeras pengendara. Biasanya, gerombolan pemuda tersebut meminta upah hingga Rp 20 ribu kepada pengendara roda dua.

"Banjir di sini jadi kesempatan bagi orang-orang yang mau dorong motor saat banjir. Biasanya oknum-oknum ini mengincar pengendara perempuan," jelasnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (28/10/2019)

Derry menambahkan, gerombolan pemuda itu merupakan para pengamen yang biasa mangkal di area Jalan Dengdek. Ia pun mengimbau pengendara yang mengalami mati mesin kendaraan untuk tidak menerima bantuan gerombolan pemuda tersebut.

"Di sini paling rawan. Selain itu juga oknum-oknum tersebut bukan warga sini," tukas Derry.






 

BERITA LAINNYA



Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

PKS: Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode Usulan Berbahaya
Jumat 22 November 2019
Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Presiden 3 Periode Diusulkan Masuk Amandemen, Pengamat: Harus Ditolak!
Jumat 22 November 2019
Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Karawang Tertinggi, Ini Daftar Lengkap UMK Jabar 2020!
Jumat 22 November 2019
UMK Jabar 2020


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Polres Cimahi Turunkan Ratusan Personel Amankan Pilkades di KBB
Jumat 22 November 2019
Pilkades Serentak KBB 2019


Waspada Oknum Pendorong Motor Saat Banjir di Jalan Raya Kopo-Soreang

Pengamat: Lebih Baik Masa Jabatan Presiden Satu Periode Tapi 10 Tahun
Jumat 22 November 2019
Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden