Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU  




Rabu 13 November 2019

21:44 WIB

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
@prfmnews

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
PRFMNewsChannel

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
Sabtu 15 Juni 2019, 18:19 WIB
Kota Bandung
Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU




Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Redaksi Oleh : Novia Safitri Dewi
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Nasib naas menimpa Ryan Yuliani, warga Kiaracondong, Kota Bandung. Ia menjadi korban hipnotis pada Jumat (14/6/2019), sekira pukul 20.00 WIB. 

Adik korban, Ridwan mengatakan, kakanya menjadi korban hipnotis saat mengisi bahan bakar di SPBU yang berada di Jalan Ibrahim Adjie Kiaracondong.

"Tadi sekira jam 8 malam, kakak saya tuh isi bensin di SPBU Kiaracondong. Terus tiba-tiba dari belakang ada yang nepuk punggungnya, dan langsung naik dibonceng oleh kakak saya. Dan gatau gimana, kakak saya baru sadar udah ada di jalan TKI Kopo," ungkap Ridwan saat on Air di PRFM.

Kemudian, lanjut Ridwan, sesampainya di Kopo, pelaku memberi uang kepada korban dan meminta untuk dibelikan air minum di salah satu minimarket terdekat. Namun saat korban keluar membawa air, korban baru sadar jika motor, dompet dan tasnya sudah raib dibawa pelaku.

"Begitu berhenti, kakak saya disuruh beli minuman. Jadi kakak saya dikasih uang sama pelaku, terus pas keluar, baru sadar kalau motor, dompet sama tas ranselnya udah ga ada," jelasnya.

Ridwan menambahkan, korban sampai saat ini masih belum bisa mengingat ciri-ciri pelaku yang menghipnotisnya tersebut saat hendak melapor ke Polsek Kiaracondong.

 "Sayangnya kakak saya belum bisa ingat ciri-ciri pelaku hipnotisnya itu kaya gimana saat melapor ke Polsek Kircon. Tapi saya berterimakasih banget untuk akang ojek online yang sudah mau antar kakak saya sampai ke Margaasih," tutup Ridwan.

Hingga kini, Ridwan mengimbau kepada warga yang menemukan motor Mio tahun 2007 dengan ciri berwarna hitam, nomor polisi  D 5534 VCN, untuk segera menghubungi Ridwan di nomor 082115458889 atau kantor polisi terdekat, karena motor merupakan milik korban yang hilang digondol pelaku.










 

BERITA TERKAIT


Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
 

BERITA PILIHAN


Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

 

BERITA LAINNYA

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada "Desa Hantu" di Wilayahnya
Rabu 13 November 2019


Tingkatkan Diplomasi Ekonomi Melalui Pasar Domestik
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Pelatih Arema FC Mengaku Sulit Cari Pengganti Hamka Hamzah
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Jokowi Imbau Layani Investasi Secepat Mungkin
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Melalui Visinya, Jabar Siap Sukseskan Target Pemerintah Pusat
Rabu 13 November 2019 Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

 

 

BERITA TERKAIT

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
Sabtu 15 Juni 2019, 18:19 WIB
Kota Bandung

Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU
Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU


Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Redaksi Oleh : Novia Safitri Dewi
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Nasib naas menimpa Ryan Yuliani, warga Kiaracondong, Kota Bandung. Ia menjadi korban hipnotis pada Jumat (14/6/2019), sekira pukul 20.00 WIB. 

Adik korban, Ridwan mengatakan, kakanya menjadi korban hipnotis saat mengisi bahan bakar di SPBU yang berada di Jalan Ibrahim Adjie Kiaracondong.

"Tadi sekira jam 8 malam, kakak saya tuh isi bensin di SPBU Kiaracondong. Terus tiba-tiba dari belakang ada yang nepuk punggungnya, dan langsung naik dibonceng oleh kakak saya. Dan gatau gimana, kakak saya baru sadar udah ada di jalan TKI Kopo," ungkap Ridwan saat on Air di PRFM.

Kemudian, lanjut Ridwan, sesampainya di Kopo, pelaku memberi uang kepada korban dan meminta untuk dibelikan air minum di salah satu minimarket terdekat. Namun saat korban keluar membawa air, korban baru sadar jika motor, dompet dan tasnya sudah raib dibawa pelaku.

"Begitu berhenti, kakak saya disuruh beli minuman. Jadi kakak saya dikasih uang sama pelaku, terus pas keluar, baru sadar kalau motor, dompet sama tas ranselnya udah ga ada," jelasnya.

Ridwan menambahkan, korban sampai saat ini masih belum bisa mengingat ciri-ciri pelaku yang menghipnotisnya tersebut saat hendak melapor ke Polsek Kiaracondong.

 "Sayangnya kakak saya belum bisa ingat ciri-ciri pelaku hipnotisnya itu kaya gimana saat melapor ke Polsek Kircon. Tapi saya berterimakasih banget untuk akang ojek online yang sudah mau antar kakak saya sampai ke Margaasih," tutup Ridwan.

Hingga kini, Ridwan mengimbau kepada warga yang menemukan motor Mio tahun 2007 dengan ciri berwarna hitam, nomor polisi  D 5534 VCN, untuk segera menghubungi Ridwan di nomor 082115458889 atau kantor polisi terdekat, karena motor merupakan milik korban yang hilang digondol pelaku.






 

BERITA LAINNYA



Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019
Pemangkasan Eselon


Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019
Pornas ke-15 Bangka Belitung


Waspada, Modus Operandi Hipnotis Incar Korban di SPBU

Jokowi Imbau Layani Investasi Secepat Mungkin
Rabu 13 November 2019
Rakornas Forkopimda