Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak  




Selasa 24 September 2019

01:15 WIB

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
@prfmnews

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
PRFMNewsChannel

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
Selasa 13 Agustus 2019, 17:26 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Naik
Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak




Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Kebijakan Publik Oktri Mohammad Firdaus menyatakan tak sepakat dengan wacana pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan.

Sebab menurutnya, dengan nominal iuran saat ini saja masih banyak peserta BPJS Kesehatan menunggak pembayaran.

"Saya sendiri tidak sepakat kalau itu dinaikkan dengan kondisi perekonomian Indonesia seperti ini. Dengan nominal iuran saat ini Kelas I Rp 80 ribu, Kelas II Rp 51 ribu, dan Kelas III 25 ribu saja masih banyak yang nunggak, apalagi kalau akan dinaikkan," papar Oktri saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (13/8/2019).

Menurut Oktri, faktor tunggakan pembayaran iuran disebabkan masih banyak warga Indonesia yang masih enggan menerima sistem asuransi kesehatan yang ditawarkan BPJS. 

Artinya, masih ada warga yang memilih untuk membayar setelah jatuh sakit ketimbang menyiapkan dana kesehatan sejak jauh-jauh hari.

"Padahal konsepnya BPJS kan gotong royong, jadi yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu," kata Oktri.










 

BERITA TERKAIT


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
 

BERITA PILIHAN


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

 

BERITA LAINNYA

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019


Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019 Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

 

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
Selasa 13 Agustus 2019, 17:26 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Naik

Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak
Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Kebijakan Publik Oktri Mohammad Firdaus menyatakan tak sepakat dengan wacana pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan.

Sebab menurutnya, dengan nominal iuran saat ini saja masih banyak peserta BPJS Kesehatan menunggak pembayaran.

"Saya sendiri tidak sepakat kalau itu dinaikkan dengan kondisi perekonomian Indonesia seperti ini. Dengan nominal iuran saat ini Kelas I Rp 80 ribu, Kelas II Rp 51 ribu, dan Kelas III 25 ribu saja masih banyak yang nunggak, apalagi kalau akan dinaikkan," papar Oktri saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (13/8/2019).

Menurut Oktri, faktor tunggakan pembayaran iuran disebabkan masih banyak warga Indonesia yang masih enggan menerima sistem asuransi kesehatan yang ditawarkan BPJS. 

Artinya, masih ada warga yang memilih untuk membayar setelah jatuh sakit ketimbang menyiapkan dana kesehatan sejak jauh-jauh hari.

"Padahal konsepnya BPJS kan gotong royong, jadi yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu," kata Oktri.






 

BERITA LAINNYA



Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019
Liga 1 2019


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Wacana Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pengamat: Nominal Saat Ini Saja Banyak Nunggak

Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP