Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat  




Minggu 16 Desember 2018

17:47 WIB

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
@prfmnews

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
PRFMNewsChannel

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
Kamis 11 Oktober 2018, 21:24 WIB
Jawa Barat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat




Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membuka Acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jabar, yang berlangsung di Ruang Convention, The Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (11/10/2018). 

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, membuka Acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jabar, yang berlangsung di Ruang Convention, The Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (11/10/2018).

Dalam arahannya pada helatan tersebut, Uu mengatakan, kesehatan adalah faktor utama dalam pembangunan. Bahkan mulai dari Presiden, Gubernur, hingga para Bupati/Walikota, pasti menginginkan masyarakat yang sehat.

"Pasti mereka selalu mengungkap, ingin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Uu dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Sebab, kesehatan adalah modal manusia (human capital) yang merupakan prasyarat bagi peningkatan produktivitas. Sehingga kesehatan, merupakan salah satu faktor pendorong yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

"Seperti perbaikan kesehatan masyarakat, akan mendorong partisipasi tenaga kerja. Sehingga, masyarakat yang sehat dapat membawa perbaikan, yang kemudian menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi," terangnya.

Maka sehat, lanjut Uu, merupakan suatu keadaan sejahtera sempurna fisik, mental, dan sosial. Ini sesuai dengan visi misi-nya bersama Gubernur Ridwan Kamil, yakni membangun Jawa Barat yang "Juara Lahir Batin." Artinya, Jawa Barat harus maju dalam pembangunan fisik, sekaligus pembangunan manusianya.

"Maka, ada peran dokter disana dalam mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang Juara," tambah Uu.

Sehingga, peningkatan pelayanan kesehatan, mutlak diperlukan untuk menghasilkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih tinggi. Agar memungkinkan masyarakat hidup lebih produktif, baik secara ekonomi maupun sosial sehingga tercipta masyarakat Juara Lahir Batin.

Adapun disamping itu, hadirnya teknologi di bidang kesehatan yang terus berkembang. Seharusnya hal tersebut, bisa mempengaruhi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih maksimal.

Uu pun mendorong, pemanfaatan teknologi kesehatan oleh para tenaga medis. Termasuk pihaknya, sebagai pemerintah, akan berusaha dalam menghadirkan, dan memeratakan kebutuhan tersebut di setiap sudut Jawa Barat.

Terakhir, Uu meminta para tenaga medis, khususnya para dokter, agar melayani masyarakat, khususnya pengguna layanan badan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), atau BPJS supaya dilayani dengan maksimal. "Masyarakat harus dilayani secara responsif," pesan Uu.




Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

 

BERITA TERKAIT


Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
 

BERITA PILIHAN


Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

 

BERITA LAINNYA

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Tenaga Kesehatan Harus Bisa Sadarkan Masyarakat Ancaman Penyakit Triple Burden
Minggu 16 Desember 2018


Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat PT PBB Tampik Isu Luis Milla dan Sneijder Merapat ke Persib
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat Pameran ART_UNLTD:XYZ, Hadirkan Karya dari 70 Seniman Lintas Generasi
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat PT PBB Tampik Isu Luis Milla dan Sneijder Merapat ke Persib
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat PT PBB Tampik Isu Luis Milla dan Sneijder Merapat ke Persib
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat Kolecer dan Candil, Langkah Awal Substansi Literasi
Minggu 16 Desember 2018 Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

 

 

BERITA TERKAIT


Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
Kamis 11 Oktober 2018, 21:24 WIB
Jawa Barat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat
Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat


Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membuka Acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jabar, yang berlangsung di Ruang Convention, The Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (11/10/2018). 

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, membuka Acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jabar, yang berlangsung di Ruang Convention, The Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (11/10/2018).

Dalam arahannya pada helatan tersebut, Uu mengatakan, kesehatan adalah faktor utama dalam pembangunan. Bahkan mulai dari Presiden, Gubernur, hingga para Bupati/Walikota, pasti menginginkan masyarakat yang sehat.

"Pasti mereka selalu mengungkap, ingin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Uu dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Sebab, kesehatan adalah modal manusia (human capital) yang merupakan prasyarat bagi peningkatan produktivitas. Sehingga kesehatan, merupakan salah satu faktor pendorong yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

"Seperti perbaikan kesehatan masyarakat, akan mendorong partisipasi tenaga kerja. Sehingga, masyarakat yang sehat dapat membawa perbaikan, yang kemudian menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi," terangnya.

Maka sehat, lanjut Uu, merupakan suatu keadaan sejahtera sempurna fisik, mental, dan sosial. Ini sesuai dengan visi misi-nya bersama Gubernur Ridwan Kamil, yakni membangun Jawa Barat yang "Juara Lahir Batin." Artinya, Jawa Barat harus maju dalam pembangunan fisik, sekaligus pembangunan manusianya.

"Maka, ada peran dokter disana dalam mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang Juara," tambah Uu.

Sehingga, peningkatan pelayanan kesehatan, mutlak diperlukan untuk menghasilkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih tinggi. Agar memungkinkan masyarakat hidup lebih produktif, baik secara ekonomi maupun sosial sehingga tercipta masyarakat Juara Lahir Batin.

Adapun disamping itu, hadirnya teknologi di bidang kesehatan yang terus berkembang. Seharusnya hal tersebut, bisa mempengaruhi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih maksimal.

Uu pun mendorong, pemanfaatan teknologi kesehatan oleh para tenaga medis. Termasuk pihaknya, sebagai pemerintah, akan berusaha dalam menghadirkan, dan memeratakan kebutuhan tersebut di setiap sudut Jawa Barat.

Terakhir, Uu meminta para tenaga medis, khususnya para dokter, agar melayani masyarakat, khususnya pengguna layanan badan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), atau BPJS supaya dilayani dengan maksimal. "Masyarakat harus dilayani secara responsif," pesan Uu.




 

BERITA LAINNYA



Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat

 

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Temu Ilmiah IDI, Wagub Jabar Minta Dokter Responsif Layani Masyarakat