Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna  




Kamis 17 Oktober 2019

00:14 WIB

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
@prfmnews

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
PRFMNewsChannel

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019, 21:28 WIB
NASIONAL
Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna




Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Humas DPR RI

Foto: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo didampingi pimpinan DPR, pimpinan Fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR RI bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9) siang.

BANDUNG, (PRFM) - Setelah bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9) siang, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memutuskan tidak akan mengambil keputusan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) pada Sidang Paripurna yang akan digelar Selasa (30/9) besok. 

“Mungkin tidak dalam paripurna terdekat ya. Masih ada 3 (tiga) kali paripurna lagi paling tidak sampai dengan tanggal 30 September,” kata Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap dilansir laman resmi DPR. 

Mulfahri tidak memungkiri jika akan ada forum lobi dengan pemerintah, antara pemerintah dengan DPR RI terkait nasih RKUHP itu hingga batas penutupan masa sidang 30 September mendatang. 

“Nanti akan dilihat sejauh mana forum lobi itu menghasilkan sesuatu yang baik untuk semua pihak, dan tentu sampai dengan tanggal 30 September, DPR RI akan memonitor terus apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ucap Mulfahri.

Ditegaskan oleh Ketua Komisi III DPR RI itu, bahwa Presiden Joko Widodo tidak menolak RKUHP itu, tetapi Presiden meminta menunda. Soal sampai kapan penundaan itu, Mulfahri mengatakan, akan ada forum lobi. 

“DPR yang sekarang masih akan bertugas sampai dengan tanggal 30 September. Sampai dengan tanggal 30 akan ada 3 kali rapat paripurna lagi. Nanti kita putuskan kira-kira nasib RUU KUHP itu akan seperti apa,” sambung Mulfahri Harahap. 

Soal pasal-pasal yang dikritik masyarakat dan dimintakan pendalaman lebih lanjut oleh Presiden, Ketua DPR RI Mulfahri Harahap mengatakan, tentu pasal-pasal itu tidak banyak. Sementara soal pasal-pasal mana, menurutnya juga debatable. 

Namun Mulfahri mengingatkan, bahwa RUU KUHP ini sudah dibahas hampir 4 (empat) tahun, dan DPR sudah mendengar banyak pihak. Kalau ada 1-2 pasal yang dianggap masih kurang selaras dengan kehidupan bangsa ini, akan disesuaikan. 

“Ini sesuatu yang menurut saya bukan masalah besar,” tegasnya. 

Sementara Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menambahkan, bahwa pertemuan antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi DPR berlangsung sangat cair. Permasalahan yang menyangkut pengesahan RKHP, menurutnya, akan dilakukan DPR sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR. 

Mendampingi Presiden Jokowi dalam silaturahmi itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. 

Sementara pimpinan DPR yang hadir semuanya, kecuali Fadli Zon yang sedang berada di luar negeri, para pimpinan fraksi-fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR RI. 










 

BERITA TERKAIT


Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
 

BERITA PILIHAN


Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

 

BERITA LAINNYA

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019


PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

 

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019, 21:28 WIB
NASIONAL

Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna


Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Humas DPR RI


Foto: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo didampingi pimpinan DPR, pimpinan Fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR RI bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9) siang.

BANDUNG, (PRFM) - Setelah bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9) siang, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memutuskan tidak akan mengambil keputusan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) pada Sidang Paripurna yang akan digelar Selasa (30/9) besok. 

“Mungkin tidak dalam paripurna terdekat ya. Masih ada 3 (tiga) kali paripurna lagi paling tidak sampai dengan tanggal 30 September,” kata Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap dilansir laman resmi DPR. 

Mulfahri tidak memungkiri jika akan ada forum lobi dengan pemerintah, antara pemerintah dengan DPR RI terkait nasih RKUHP itu hingga batas penutupan masa sidang 30 September mendatang. 

“Nanti akan dilihat sejauh mana forum lobi itu menghasilkan sesuatu yang baik untuk semua pihak, dan tentu sampai dengan tanggal 30 September, DPR RI akan memonitor terus apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ucap Mulfahri.

Ditegaskan oleh Ketua Komisi III DPR RI itu, bahwa Presiden Joko Widodo tidak menolak RKUHP itu, tetapi Presiden meminta menunda. Soal sampai kapan penundaan itu, Mulfahri mengatakan, akan ada forum lobi. 

“DPR yang sekarang masih akan bertugas sampai dengan tanggal 30 September. Sampai dengan tanggal 30 akan ada 3 kali rapat paripurna lagi. Nanti kita putuskan kira-kira nasib RUU KUHP itu akan seperti apa,” sambung Mulfahri Harahap. 

Soal pasal-pasal yang dikritik masyarakat dan dimintakan pendalaman lebih lanjut oleh Presiden, Ketua DPR RI Mulfahri Harahap mengatakan, tentu pasal-pasal itu tidak banyak. Sementara soal pasal-pasal mana, menurutnya juga debatable. 

Namun Mulfahri mengingatkan, bahwa RUU KUHP ini sudah dibahas hampir 4 (empat) tahun, dan DPR sudah mendengar banyak pihak. Kalau ada 1-2 pasal yang dianggap masih kurang selaras dengan kehidupan bangsa ini, akan disesuaikan. 

“Ini sesuatu yang menurut saya bukan masalah besar,” tegasnya. 

Sementara Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menambahkan, bahwa pertemuan antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi DPR berlangsung sangat cair. Permasalahan yang menyangkut pengesahan RKHP, menurutnya, akan dilakukan DPR sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR. 

Mendampingi Presiden Jokowi dalam silaturahmi itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. 

Sementara pimpinan DPR yang hadir semuanya, kecuali Fadli Zon yang sedang berada di luar negeri, para pimpinan fraksi-fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR RI. 






 

BERITA LAINNYA



Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019
Liga 1 2019


Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI