Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati  




Rabu 16 Oktober 2019

21:15 WIB

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
@prfmnews

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
PRFMNewsChannel

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
Minggu 14 Juli 2019, 12:03 WIB
Jawa Barat
Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati




Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Di penghujung April lalu, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat informasi mengenai adanya tenaga kerja migran asal Majalengka, Eti Binti Toyib Anwar yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Kota Taif, Arab Saudi.

"Awalnya Pak Gubernur Jabar mendapat laporan bahwa ada tenaga kerja migran asal Majalengka yang sudah divonis sejak tahun 2002 di Kota Taif.  Keterangannya, terlibat tindak kriminal sehingga divonis hukuman mati," tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Ade Afriandi saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (14/7/2019).

Tak mau berlama-lama, pria yang akrab disapa Emil tersebut menggelar pertemuan dengan duta besar (Dubes) Arab Saudi di Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Emil meminta kejelasan mengenai proses vonis mati serta prosedur untuk meringankan hukuman terhadap Eti.

Ternyata, ada prosedur pengampunan hukum yang diterapkan Arab Saudi. Namun, pihak terdakwa harus menyiapkan sejumlah uang. Di sana, hal tersebut lumrah disebut dana pengampunan.

"Pak Gubernur berupaya supaya Eti yang telah divonis mati agar bisa diberikan pengampunan dan Pemprov Jabar akan berusaha untuk minimal memenuhi denda hukuman yang sudah diputuskan oleh pengadilan di Arab Saudi," imbuh Ade.

Dari pertemuan itu terdapat fakta mencenangkan. Mulanya, pengadilan Kota Taif mematok denda pengampunan senilai Rp 1,2 triliun. Dengan lobi yang dilakukan pihak Kementerian Luar Negeri RI, denda pengampunan bagi Eti pun bisa dipangkas menjadi Rp 1,6 miliar.

Setelah pertemuan dengan Dubes Arab Saudi, Disnakertrans Jabar mendapat tugas untuk segera menggalang sedekah di lingkungan kerja Pemprov Jabar.  

"Kurang lebih lima hari sebelum cuti Lebaran, sedekah para ASN Pemprov Jabar terkumpul awal lebih dari Rp 1 miliar. Hasil sodaqoh ini langsung kita transferkan ke rekening denda pengampunan di Arab Saudi," ucap Ade.

Dana sedekah yang terkumpul dari para ASN Pemprov Jabar pun menyusul dana dari Kemenlu RI serta sumbangan-sumbangan para dermawan Indonesia yang telah ditransfer ke rekening denda pengampunan. 

"Alhamdulillah, dengan sumbangan para dermawan dan upaya Dubes RI di Arab Saudi, akhirnya beberapa waktu yang lalu kurang lebih Rp 16 miliar dana pengampunan bagi Eti bisa dipenuhi," ujar Ade.

Pemprov Jabar telah menerima kabar mengenai Eti yang telah terlepas dari vonis hukuman mati. Saat ini, Eti tengah menunggu proses administrasi dari Mahkamah Pengampunan Arab Saudi. 

Tak lama lagi, Eti segera pulang ke tanah air, menemui sanak saudara yang telah menanti










 

BERITA TERKAIT


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
 

BERITA PILIHAN


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

 

BERITA LAINNYA

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019


Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
Rabu 16 Oktober 2019 Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

 

 

BERITA TERKAIT


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
Minggu 14 Juli 2019, 12:03 WIB
Jawa Barat

Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati
Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Di penghujung April lalu, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat informasi mengenai adanya tenaga kerja migran asal Majalengka, Eti Binti Toyib Anwar yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Kota Taif, Arab Saudi.

"Awalnya Pak Gubernur Jabar mendapat laporan bahwa ada tenaga kerja migran asal Majalengka yang sudah divonis sejak tahun 2002 di Kota Taif.  Keterangannya, terlibat tindak kriminal sehingga divonis hukuman mati," tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Ade Afriandi saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (14/7/2019).

Tak mau berlama-lama, pria yang akrab disapa Emil tersebut menggelar pertemuan dengan duta besar (Dubes) Arab Saudi di Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Emil meminta kejelasan mengenai proses vonis mati serta prosedur untuk meringankan hukuman terhadap Eti.

Ternyata, ada prosedur pengampunan hukum yang diterapkan Arab Saudi. Namun, pihak terdakwa harus menyiapkan sejumlah uang. Di sana, hal tersebut lumrah disebut dana pengampunan.

"Pak Gubernur berupaya supaya Eti yang telah divonis mati agar bisa diberikan pengampunan dan Pemprov Jabar akan berusaha untuk minimal memenuhi denda hukuman yang sudah diputuskan oleh pengadilan di Arab Saudi," imbuh Ade.

Dari pertemuan itu terdapat fakta mencenangkan. Mulanya, pengadilan Kota Taif mematok denda pengampunan senilai Rp 1,2 triliun. Dengan lobi yang dilakukan pihak Kementerian Luar Negeri RI, denda pengampunan bagi Eti pun bisa dipangkas menjadi Rp 1,6 miliar.

Setelah pertemuan dengan Dubes Arab Saudi, Disnakertrans Jabar mendapat tugas untuk segera menggalang sedekah di lingkungan kerja Pemprov Jabar.  

"Kurang lebih lima hari sebelum cuti Lebaran, sedekah para ASN Pemprov Jabar terkumpul awal lebih dari Rp 1 miliar. Hasil sodaqoh ini langsung kita transferkan ke rekening denda pengampunan di Arab Saudi," ucap Ade.

Dana sedekah yang terkumpul dari para ASN Pemprov Jabar pun menyusul dana dari Kemenlu RI serta sumbangan-sumbangan para dermawan Indonesia yang telah ditransfer ke rekening denda pengampunan. 

"Alhamdulillah, dengan sumbangan para dermawan dan upaya Dubes RI di Arab Saudi, akhirnya beberapa waktu yang lalu kurang lebih Rp 16 miliar dana pengampunan bagi Eti bisa dipenuhi," ujar Ade.

Pemprov Jabar telah menerima kabar mengenai Eti yang telah terlepas dari vonis hukuman mati. Saat ini, Eti tengah menunggu proses administrasi dari Mahkamah Pengampunan Arab Saudi. 

Tak lama lagi, Eti segera pulang ke tanah air, menemui sanak saudara yang telah menanti






 

BERITA LAINNYA



Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI


Sedekah Jadi Kontribusi, Bebaskan Eti dari Hukuman Mati

Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019
Persib vs Persebaya 2019