Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi  




Senin 23 September 2019

20:06 WIB

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
@prfmnews

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
PRFMNewsChannel

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
Selasa 06 Agustus 2019, 15:08 WIB
NASIONAL
Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi




Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyatakan ketidaksetujuannya terkait dengan wacana Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Mohamad Nasir yang akan mengundang rektor asing untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. 

Menurut  politisi Partai Golkar tersebut, rencana kebijakan tersebut harus dievaluasi karena bebarapa hal yang tidak rasional. 

"Saya jelas tidak setuju. Pak menteri harus evaluasi kebijakan itu. Kebijakan itu tidak rasional untuk Indonesia, jika kita ingin menaikan ranking di tingkat internasional," papar Hetifah dalam keterangan resmi DPR RI, Selasa (6/8/2019).

Untuk menaikan ranking PTNi di tingkat internasional, kata Hanifah, yang diperlukan ialah adalah inventarisasi masalah.

Sehingga, bisa diketahui dukungan seperti apa yang dibutuhkan PTN untuk meningkatkan kualitas. 

"Yang menjadi persoalan apakah orangnya atau dukungannya yang kurang. Dukungan itu maksudnya adalah sistem dan ekosistem. Misalnya, dukungan anggaran, sarana dan prasarana," ungkapnya. 

Dikatakan Hetifah, Komisi X DPR RI sudah beberapa kali mengadakan rapat kerja (raker) membahas rencana pembukaan perguruan tinggi asing dan dosen asing. Namun terkait rektor asing, Komis X DPR RI belum pernah membahas secara khusus karena masih memunculkan sejumlah petanyaan.

"Yang menjadi pertanyaan, apakah rektor asing mau digaji sesuai standar Indonesia? Itu harus dibahas juga. Apakah hal itu tidak menimbulkan kecemburuan sosial? Bakan bisa menjadikan dosen lain tidak bersemangat. Kalau hanya ada satu orang di universitas yang digaji sangat tinggi tapi yang lain tidak, efek psikologisnya sangat tidak baik," ucap Hetifah.










 

BERITA TERKAIT


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
 

BERITA PILIHAN


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

 

BERITA LAINNYA

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019


Mall Pelayanan Publik di Kota Bandung Mendesak
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi Pemkot Bandung Ajukan Pasar Kosambi Jadi Mall Pelayanan Publik
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi Tino Marini, Pelukis Wanita Asal Bandung Akan Gelar Pameran Tunggal
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi Persib Kandaskan Persipura dengan Skor Telak 3-1
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi Persib Kandaskan Persipura dengan Skor Telak 3-1
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi Persib Kandaskan Persipura dengan Skor Telak 3-1
Senin 23 September 2019 Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

 

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
Selasa 06 Agustus 2019, 15:08 WIB
NASIONAL

Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi
Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyatakan ketidaksetujuannya terkait dengan wacana Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Mohamad Nasir yang akan mengundang rektor asing untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. 

Menurut  politisi Partai Golkar tersebut, rencana kebijakan tersebut harus dievaluasi karena bebarapa hal yang tidak rasional. 

"Saya jelas tidak setuju. Pak menteri harus evaluasi kebijakan itu. Kebijakan itu tidak rasional untuk Indonesia, jika kita ingin menaikan ranking di tingkat internasional," papar Hetifah dalam keterangan resmi DPR RI, Selasa (6/8/2019).

Untuk menaikan ranking PTNi di tingkat internasional, kata Hanifah, yang diperlukan ialah adalah inventarisasi masalah.

Sehingga, bisa diketahui dukungan seperti apa yang dibutuhkan PTN untuk meningkatkan kualitas. 

"Yang menjadi persoalan apakah orangnya atau dukungannya yang kurang. Dukungan itu maksudnya adalah sistem dan ekosistem. Misalnya, dukungan anggaran, sarana dan prasarana," ungkapnya. 

Dikatakan Hetifah, Komisi X DPR RI sudah beberapa kali mengadakan rapat kerja (raker) membahas rencana pembukaan perguruan tinggi asing dan dosen asing. Namun terkait rektor asing, Komis X DPR RI belum pernah membahas secara khusus karena masih memunculkan sejumlah petanyaan.

"Yang menjadi pertanyaan, apakah rektor asing mau digaji sesuai standar Indonesia? Itu harus dibahas juga. Apakah hal itu tidak menimbulkan kecemburuan sosial? Bakan bisa menjadikan dosen lain tidak bersemangat. Kalau hanya ada satu orang di universitas yang digaji sangat tinggi tapi yang lain tidak, efek psikologisnya sangat tidak baik," ucap Hetifah.






 

BERITA LAINNYA



Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Mall Pelayanan Publik di Kota Bandung Mendesak
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Persib Kandaskan Persipura dengan Skor Telak 3-1
Senin 23 September 2019
Persib vs Persipura 2019


Rencana Datangkan Rektor Asing Harus Dievaluasi

Persib Kandaskan Persipura dengan Skor Telak 3-1
Senin 23 September 2019
Persib vs Persipura 2019