Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI  




Selasa 24 September 2019

00:24 WIB

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
@prfmnews

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
PRFMNewsChannel

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
Sabtu 10 Agustus 2019, 09:22 WIB
KPU Awasi Konten Digital
Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI




Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Getty Images

BANDUNG, (PRFM) - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berencana untuk mengawasi konten-konten yang ditayangkan Netflix dan YouTube. Hal ini pun memicu pro kontra antara pengguna internet. 

Koordinator Divisi Penelitian Remotivi, Muhamad Heychael menyebut rencana KPI untuk ikut mengawasi tayangan digital (internet) tak masuk akal. Menurutnya, ranah internet bukan wilayah kerja KPI.

Seharusnya, lanjut Heychael, KPI fokus untuk membenahi konten-konten yang disajikan media siaran (televisi & radio) ketimbang ngotot ingin mengawasi Netflix dan YouTube. 

"Alih-alih membereskan tugas utama, ngapain KPI ambil alih wilayah yang dia sendiri tidak ada wewenang. Sebagaimana kita tahu, di dunia penyiaran kita masih banyak melihat tayangan-tayangan yang tidak mendidik," tegasnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (9/8/2019) malam.

Heychael menjelaskan, tayangan di media digital (internet) diibaratkan surat kabar. Artinya, pembuat tayangan yang ada di media digital menggunakan modal sendiri dan tak "berutang" pada publik. Hal ini tentu berbeda dengan televisi atau radio yang notabene meminjam frekuensi publik untuk beroperasi.

"Negara tidak bisa ikut campur di dunia internet karena tidak ada instrumennya. Jika ada anggapan bahwa internet lebih parah daripada televisi sehingga negara harus mengawasi internet, itu tidak bisa jadi alasan karena logika medianya beda," tutup Pegiat Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran tersebut.










 

BERITA TERKAIT


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
 

BERITA PILIHAN


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

 

BERITA LAINNYA

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019


Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019 Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

 

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
Sabtu 10 Agustus 2019, 09:22 WIB
KPU Awasi Konten Digital

Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI
Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Getty Images


BANDUNG, (PRFM) - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berencana untuk mengawasi konten-konten yang ditayangkan Netflix dan YouTube. Hal ini pun memicu pro kontra antara pengguna internet. 

Koordinator Divisi Penelitian Remotivi, Muhamad Heychael menyebut rencana KPI untuk ikut mengawasi tayangan digital (internet) tak masuk akal. Menurutnya, ranah internet bukan wilayah kerja KPI.

Seharusnya, lanjut Heychael, KPI fokus untuk membenahi konten-konten yang disajikan media siaran (televisi & radio) ketimbang ngotot ingin mengawasi Netflix dan YouTube. 

"Alih-alih membereskan tugas utama, ngapain KPI ambil alih wilayah yang dia sendiri tidak ada wewenang. Sebagaimana kita tahu, di dunia penyiaran kita masih banyak melihat tayangan-tayangan yang tidak mendidik," tegasnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (9/8/2019) malam.

Heychael menjelaskan, tayangan di media digital (internet) diibaratkan surat kabar. Artinya, pembuat tayangan yang ada di media digital menggunakan modal sendiri dan tak "berutang" pada publik. Hal ini tentu berbeda dengan televisi atau radio yang notabene meminjam frekuensi publik untuk beroperasi.

"Negara tidak bisa ikut campur di dunia internet karena tidak ada instrumennya. Jika ada anggapan bahwa internet lebih parah daripada televisi sehingga negara harus mengawasi internet, itu tidak bisa jadi alasan karena logika medianya beda," tutup Pegiat Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran tersebut.






 

BERITA LAINNYA



Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019
Liga 1 2019


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Remotivi: Internet Bukan wilayah Kerja KPI

Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP