Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019  




Senin 20 Mei 2019

03:33 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
@prfmnews

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
PRFMNewsChannel

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
Kamis 16 Mei 2019, 08:57 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019




Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Dosen Fisip Unpas, Muhamad Ersyad Muttaqien mengatakan, banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia merupakan tanda bahwa terjadi duka kemanusiaan pada Pemilu Serentak 2019. Ia mengatakan, bukan hanya di wilayah konflik, namun menurutnya, duka kemanusiaan juga dapat terjadi dari sudut manapun, termasuk di Pemilu 2019 yang telah menelan ratusan korban. 

"Duka kemaunusiaan datang dari sudut manapun. Ini tidak pernah terbayangkan kalau di pemilu itu ada orang meninggal di angka 500 orang lebih," ucapnya saat On Air di PRFM, Rabu (16/5/2019). 

Ia melanjutkan, catatan kemanusiaan bukan hanya dibangun dari pengertian kemanusiaan saja, namun catatan kemanusiaan, ungkap Ersyad, dapat dilihat dengan bagaimana orang memberlakukan hak terhadap seseorang. 

"Sekarang orang-orang bagaimana melihat sudut pandang seseorang iru dari Human Right dari Hak Asasi Manusia (HAM)nya. Makannya isu-isu kemanusiaan ini tidak hanya terjadi di wilayah konflik, wilayah perang, wilayah bencana, tapi di hal-hal yang sangat kita anggap sederhana pun ada bencana kemanusiaan," tegasnya.  

Lebih lanjut, ia menilai, meninggalnya petugas KPPS juga disebabkan oleh sistem Pemilihan Umum (Pemilu) yang dinilai belum sempurna. Sehingga pengelolaan Pemilu menurutnya tidak terlihat secara jelas. 

"Jadi, ada sistem dan tata kelola yang belum disiapkan secara maksimal sehingga membuat kejadian ini sepeti carut marut," katanya saat On Air di PRFM, Rabu (15/5/2019).  

Ia menilai, dari sisi filosofi, sistem pemilihan yang dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah baik. Sudah ada kesamarataan antara hak partai, hak calon presiden, dan hak legislatif. Namun, sistem tersebut dinilai tidak berlaku bagi petugas KPPS. 

"Sistemnya belum adaptif dengan petugasnya. Jadi sebetulnya dalam kerangka filosofisnya sudah mantep yah, antara pilpres dan pileg supaya ada kesamarataan, hak partai, hak calon, dan hak legislatif. Tapi secara implementasi ke petugas KPPSnya, ini belum terterjemahkan dengan baik." Pungkasnya.  



Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

 

BERITA TERKAIT


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
 

BERITA PILIHAN


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

 

BERITA LAINNYA

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Menhub: Akses Pintu Keluar Tol Disediakan Di Sepanjang Jalur One Way
Minggu 19 Mei 2019


Indonesia Taklukkan Inggris 4-1 di Piala Sudirman 2019
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Pemkab Bandung Akan Gelar Ramadan Fair 1440 H
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Seorang Petugas Damkar Sesak Nafas Saat Padamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Oded Kunjungi Korban Longsor Hegarmanah
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Sebelum Tanding, Umuh Beri Motivasi Pemain Persib
Minggu 19 Mei 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

 

 

BERITA TERKAIT

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019 Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
Kamis 16 Mei 2019, 08:57 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019
Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Dosen Fisip Unpas, Muhamad Ersyad Muttaqien mengatakan, banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia merupakan tanda bahwa terjadi duka kemanusiaan pada Pemilu Serentak 2019. Ia mengatakan, bukan hanya di wilayah konflik, namun menurutnya, duka kemanusiaan juga dapat terjadi dari sudut manapun, termasuk di Pemilu 2019 yang telah menelan ratusan korban. 

"Duka kemaunusiaan datang dari sudut manapun. Ini tidak pernah terbayangkan kalau di pemilu itu ada orang meninggal di angka 500 orang lebih," ucapnya saat On Air di PRFM, Rabu (16/5/2019). 

Ia melanjutkan, catatan kemanusiaan bukan hanya dibangun dari pengertian kemanusiaan saja, namun catatan kemanusiaan, ungkap Ersyad, dapat dilihat dengan bagaimana orang memberlakukan hak terhadap seseorang. 

"Sekarang orang-orang bagaimana melihat sudut pandang seseorang iru dari Human Right dari Hak Asasi Manusia (HAM)nya. Makannya isu-isu kemanusiaan ini tidak hanya terjadi di wilayah konflik, wilayah perang, wilayah bencana, tapi di hal-hal yang sangat kita anggap sederhana pun ada bencana kemanusiaan," tegasnya.  

Lebih lanjut, ia menilai, meninggalnya petugas KPPS juga disebabkan oleh sistem Pemilihan Umum (Pemilu) yang dinilai belum sempurna. Sehingga pengelolaan Pemilu menurutnya tidak terlihat secara jelas. 

"Jadi, ada sistem dan tata kelola yang belum disiapkan secara maksimal sehingga membuat kejadian ini sepeti carut marut," katanya saat On Air di PRFM, Rabu (15/5/2019).  

Ia menilai, dari sisi filosofi, sistem pemilihan yang dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah baik. Sudah ada kesamarataan antara hak partai, hak calon presiden, dan hak legislatif. Namun, sistem tersebut dinilai tidak berlaku bagi petugas KPPS. 

"Sistemnya belum adaptif dengan petugasnya. Jadi sebetulnya dalam kerangka filosofisnya sudah mantep yah, antara pilpres dan pileg supaya ada kesamarataan, hak partai, hak calon, dan hak legislatif. Tapi secara implementasi ke petugas KPPSnya, ini belum terterjemahkan dengan baik." Pungkasnya.  



 

BERITA LAINNYA



Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Pemkab Bandung Akan Gelar Ramadan Fair 1440 H
Minggu 19 Mei 2019
Kabupaten Bandung


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Oded Kunjungi Korban Longsor Hegarmanah
Minggu 19 Mei 2019
Kota Bandung


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019

 

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Bukti Adanya Duka Kemanusiaan di Pemilu 2019