Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi  




Selasa 24 September 2019

00:34 WIB

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
@prfmnews

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
PRFMNewsChannel

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
Senin 05 Agustus 2019, 09:13 WIB
Jawa Barat
Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi




Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

Foto: Warga Desa Cemarajaya menggotong karung berisi pasir yang telah terkontaminasi minyak mentah. Pihak Pertamina membayar warga atas upayanya membersihkan pantai Rp 3 ribu per karung.

BANDUNG, (PRFM) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi Nyumarno mencatat, pencemaran limbah dari kebocoran minyak PT Pertamina Hulu Energi telah mencemari sejumlah tambak di tiga desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupate Bekasi. Ketiga desa tersebut yakni Pantai Bahagia, Pantai Bakti, dan Pantai Sederhana.

Nyumarno mengungkapkan, nelayan dan petambak yang usahanya terdampak kebocoran minyak Pertaminam belum mendapat kompensasi. Menurutnya, uang yang diberikan Pertamina hanya bagi warga yang membantu membersihkan daerah yang tercemar.

Kader PDIP tersebut pun mendesak PT Pertamina Hulu Energi bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi kepada nelayan yang merugi. Kondisi tersebut telah disampaikan kepada pimpinan DPRD Bekasi untuk ditindaklanjuti.

“Saat saya mengunjungi langsung ke lokasi, memang sudah ada yang dibersihkan tapi bekasnya masih terlihat. Saat saya berbincang dengan warga, para nelayan, dan petambak, mereka (mengaku) belum sepenuhnya bisa kembali melaut,” kata Nyumarno seperti dikutip Pikiran Rakyat, Minggu (4/8/2019).

Nyumarno turut meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi, bahkan hingga pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pusat agar dapat menindaklanjuti kondisi yang dialami nelayan di wilayah Bekasi.

“Bupati Bekasi juga harusnya sudah melakukan pendataan melalui OPD terkait, nama-nama warga, nelayan, dan petambak yang terdampak limbah Pertamina tersebut, untuk diajukan penggantian kerugian,” ujarnya.










 

BERITA TERKAIT


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
 

BERITA PILIHAN


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

 

BERITA LAINNYA

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019


Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019 Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

 

 

BERITA TERKAIT


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
Senin 05 Agustus 2019, 09:13 WIB
Jawa Barat

Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi
Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


Foto: Warga Desa Cemarajaya menggotong karung berisi pasir yang telah terkontaminasi minyak mentah. Pihak Pertamina membayar warga atas upayanya membersihkan pantai Rp 3 ribu per karung.

BANDUNG, (PRFM) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi Nyumarno mencatat, pencemaran limbah dari kebocoran minyak PT Pertamina Hulu Energi telah mencemari sejumlah tambak di tiga desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupate Bekasi. Ketiga desa tersebut yakni Pantai Bahagia, Pantai Bakti, dan Pantai Sederhana.

Nyumarno mengungkapkan, nelayan dan petambak yang usahanya terdampak kebocoran minyak Pertaminam belum mendapat kompensasi. Menurutnya, uang yang diberikan Pertamina hanya bagi warga yang membantu membersihkan daerah yang tercemar.

Kader PDIP tersebut pun mendesak PT Pertamina Hulu Energi bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi kepada nelayan yang merugi. Kondisi tersebut telah disampaikan kepada pimpinan DPRD Bekasi untuk ditindaklanjuti.

“Saat saya mengunjungi langsung ke lokasi, memang sudah ada yang dibersihkan tapi bekasnya masih terlihat. Saat saya berbincang dengan warga, para nelayan, dan petambak, mereka (mengaku) belum sepenuhnya bisa kembali melaut,” kata Nyumarno seperti dikutip Pikiran Rakyat, Minggu (4/8/2019).

Nyumarno turut meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi, bahkan hingga pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pusat agar dapat menindaklanjuti kondisi yang dialami nelayan di wilayah Bekasi.

“Bupati Bekasi juga harusnya sudah melakukan pendataan melalui OPD terkait, nama-nama warga, nelayan, dan petambak yang terdampak limbah Pertamina tersebut, untuk diajukan penggantian kerugian,” ujarnya.






 

BERITA LAINNYA



Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019
Liga 1 2019


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Petambak dan Nelayan Terdampak Kebocoran Minyak Belum Mendapat Kompensasi

Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP