Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung  




Sabtu 17 November 2018

04:04 WIB

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
@prfmnews

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
PRFMNewsChannel

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
Kamis 12 Juli 2018, 16:16 WIB
PPDB 2018

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung




Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG,(PRFM) - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) menegaskan jika penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 dengan sistem zonasi bukanlah peraturan dari Kota Bandung, melainkan peraturan nasional dari Kementrian Pendidikan. Bahkan menurutnya, dinamika permasalahan PPDB tidak hanya terjadi di Kota Bandung.

"Dinamika ini tidak hanya terjadi di Bandung, tapi di seluruh Indonesia," ucap Emil kepada wartawan di Pendopo kota Bandung, Kamis (12/07/2018).

Dengan tidak diterimanya siswa di sekolah negri, maka siswa dipersilahkan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Bandung. Namun, jika mengalami kendala biaya, Emil mengaku jika pihaknya sejak 2 tahun silam sudah memberikan bantuan biaya kepada mereka yang tidak mampu.

"Kepada mereka yang tidak mampu dan harus sekolah di swasta, kita kan ada program bantuan. Itu tolong dimanfaatkan, tidak boleh ada anak di Bandung yang tidak sekolah karena kekurangan biaya," jelasnya.

Disebutkannya, bantuan yang diberikan tidak hanya pada biaya sekolah saja. Perlengkapan sekolah seperti seragam dan alat sekolah lainnya pun turut dibantu oleh Pemkot Bandung.

Saat disinggung soal adanya wali murid yang menggunakan SKTM palsu, Emil menegaskan akan melakukan pengecekan. Nantinya, jika ditemukan SKTM palsu, maka hal tersebut akan dikenakan hukuman pidana pasal penipuan.

"Setelah ini saya akan melakukan kajian apakah ada SKTM-SKTM palsu yang dimanfaatkan tidak semestinya itu kan ranahnya pidana 6 tahun," tegasnya.

Dengan banyaknya persoalan yang dikemukakan para orang tua murid tentang PPDB 2018 ini, Emil mengaku pasti akan melakukan evaluasi agar PPDB tahun depan semakin baik.

Terkait adanya migrasi dadakan agar dekat dengan sekolah yang dituju, Emil mengaku belum bisa bersikap. Pasalnya, dirinya akan memperlajari terlebih dahulu tentang hal tersebut.

"Kalau pindah rumah demi zonasi saya belum bisa jawab apakah itu pidana atau bukan," paparnya.

Di masa kepemimpinannya, Emil sudah membangun 2 SMP. Namun, SMP di kecamatan Cinambo masih belum ada. Emil mengaku, pihaknya sudah mempunyai rencana membangun SMP di Kecamatan Cinambo. Namun, hal tersebut masih terkendala pembebasan lahan.

"Kemarin terkendala pembebasan lahan," tukasnya.



Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

 

BERITA TERKAIT


Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
 

BERITA PILIHAN


Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

 

BERITA LAINNYA

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018


Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Potret Pemahaman Mahasiswa Terhadap Pemilu Serentak 2019
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Anggota DPR Sebut Pengelolaan Museum Perlu Dioptimalkan
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Lindungi Anak dari Jaringan Terorisme dan Paham Radikalisme
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Pemprov Ingin Tambah Gairah Kepariwisataan dengan FGS
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

 

 

BERITA TERKAIT


Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Tak Boleh Ada Transaksi Uang dalam PPDB
Selasa 03 Juli 2018, 06:52 WIB Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Pj Gubernur Jamin PPDB 2018 Tanpa Kecurangan
Selasa 03 Juli 2018, 06:53 WIB Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

SMAN 5 Bandung Pastikan Tidak Ada
Selasa 03 Juli 2018, 06:53 WIB

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
Kamis 12 Juli 2018, 16:16 WIB
PPDB 2018

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung
Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung


Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG,(PRFM) - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) menegaskan jika penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 dengan sistem zonasi bukanlah peraturan dari Kota Bandung, melainkan peraturan nasional dari Kementrian Pendidikan. Bahkan menurutnya, dinamika permasalahan PPDB tidak hanya terjadi di Kota Bandung.

"Dinamika ini tidak hanya terjadi di Bandung, tapi di seluruh Indonesia," ucap Emil kepada wartawan di Pendopo kota Bandung, Kamis (12/07/2018).

Dengan tidak diterimanya siswa di sekolah negri, maka siswa dipersilahkan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Bandung. Namun, jika mengalami kendala biaya, Emil mengaku jika pihaknya sejak 2 tahun silam sudah memberikan bantuan biaya kepada mereka yang tidak mampu.

"Kepada mereka yang tidak mampu dan harus sekolah di swasta, kita kan ada program bantuan. Itu tolong dimanfaatkan, tidak boleh ada anak di Bandung yang tidak sekolah karena kekurangan biaya," jelasnya.

Disebutkannya, bantuan yang diberikan tidak hanya pada biaya sekolah saja. Perlengkapan sekolah seperti seragam dan alat sekolah lainnya pun turut dibantu oleh Pemkot Bandung.

Saat disinggung soal adanya wali murid yang menggunakan SKTM palsu, Emil menegaskan akan melakukan pengecekan. Nantinya, jika ditemukan SKTM palsu, maka hal tersebut akan dikenakan hukuman pidana pasal penipuan.

"Setelah ini saya akan melakukan kajian apakah ada SKTM-SKTM palsu yang dimanfaatkan tidak semestinya itu kan ranahnya pidana 6 tahun," tegasnya.

Dengan banyaknya persoalan yang dikemukakan para orang tua murid tentang PPDB 2018 ini, Emil mengaku pasti akan melakukan evaluasi agar PPDB tahun depan semakin baik.

Terkait adanya migrasi dadakan agar dekat dengan sekolah yang dituju, Emil mengaku belum bisa bersikap. Pasalnya, dirinya akan memperlajari terlebih dahulu tentang hal tersebut.

"Kalau pindah rumah demi zonasi saya belum bisa jawab apakah itu pidana atau bukan," paparnya.

Di masa kepemimpinannya, Emil sudah membangun 2 SMP. Namun, SMP di kecamatan Cinambo masih belum ada. Emil mengaku, pihaknya sudah mempunyai rencana membangun SMP di Kecamatan Cinambo. Namun, hal tersebut masih terkendala pembebasan lahan.

"Kemarin terkendala pembebasan lahan," tukasnya.



 

BERITA LAINNYA



Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung

 

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Persoalan PPDB Tidak Hanya di Kota Bandung