Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi  




Jumat 23 Agustus 2019

07:42 WIB

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
@prfmnews

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
PRFMNewsChannel

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
Selasa 11 Juni 2019, 18:56 WIB

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi




Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Redaksi Oleh : Christ Wibowo Utomo
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

Foto: Ilustrasi/PR. 

BANDUNG, (PRFM) - Mengundang investor dan maskapai asing bukanlah solusi yang tepat. Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat penerbangan Alvin Lie. Dia beranggapan bahwa investor dan maskapai asing akan datang dengan sendirinya tanpa harus diundang jika memang sistem penerbangan udara di Indonesia sudah baik.

"Tentu kita bertanya apa iya jika kita mengundang investor asing, mereka akan berbondong-bondong masuk? Kalu memang sistem penerbangan udara kita menarik, tanpa diundangpun mereka akan masuk," ujar Alvin ketika On Air di PRFM, Selasa (11/6/19)

Alvin mengatakan bahwa sebenarnya selama ini tidak ada pembatasan untuk investor asing datang. Namun pada kenyataannya tidak ada yang datang.

"Peraturan di Indonesia sudah cukup jelas, bahwa maskapai asing harus minimal 51% sahamnya dimiliki oleh Indonesia. Tidak ada larangan investasi masuk, tapi kenyataannya tidak ada yang masuk. Itu yang perlu kita pelajari kenapa. Kalau memang penerbangan kita sebegitu hebat dan atraktif, tentu banyak yang masuk," tambah Alvin.

Menurut Alvin, permasalahan penerbangan di Indonesia cukup kompleks. Mulai dari pajak, tarif batas atas yang justru turun, hingga peraturan tentang bandara. Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan transportasi udara.

"Saya merujuk pada UU penerbangan. Pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan ditugaskan untuk membina, membangun, dan mengembangkan jaringan atau sistem tranportasi udara di Indonesia, dengan memberikan kemudahan-kemudahan. Namun kenyataannya kan sistem pajak kita tidak ramah terhadap penerbangan. Tarif batas atas yang sejak 2014 tidak pernah direvisi baru direvisi pada 2018, itu juga malah diturunkan," pungkas Alvin.







Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi




 

BERITA TERKAIT


Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
 

BERITA PILIHAN


Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

 

BERITA LAINNYA

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019


Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Imbas Kabel Optik Putus, Jaringan Telpon dan Internet di Wilayah ini Terganggu
Kamis 22 Agustus 2019 Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

 

 

BERITA TERKAIT

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
Selasa 11 Juni 2019, 18:56 WIB

Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi
Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi


Pengamat: Investor dan Maskapai Asing Bukan Solusi

Redaksi Oleh : Christ Wibowo Utomo
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


Foto: Ilustrasi/PR. 

BANDUNG, (PRFM) - Mengundang investor dan maskapai asing bukanlah solusi yang tepat. Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat penerbangan Alvin Lie. Dia beranggapan bahwa investor dan maskapai asing akan datang dengan sendirinya tanpa harus diundang jika memang sistem penerbangan udara di Indonesia sudah baik.

"Tentu kita bertanya apa iya jika kita mengundang investor asing, mereka akan berbondong-bondong masuk? Kalu memang sistem penerbangan udara kita menarik, tanpa diundangpun mereka akan masuk," ujar Alvin ketika On Air di PRFM, Selasa (11/6/19)

Alvin mengatakan bahwa sebenarnya selama ini tidak ada pembatasan untuk investor asing datang. Namun pada kenyataannya tidak ada yang datang.

"Peraturan di Indonesia sudah cukup jelas, bahwa maskapai asing harus minimal 51% sahamnya dimiliki oleh Indonesia. Tidak ada larangan investasi masuk, tapi kenyataannya tidak ada yang masuk. Itu yang perlu kita pelajari kenapa. Kalau memang penerbangan kita sebegitu hebat dan atraktif, tentu banyak yang masuk," tambah Alvin.

Menurut Alvin, permasalahan penerbangan di Indonesia cukup kompleks. Mulai dari pajak, tarif batas atas yang justru turun, hingga peraturan tentang bandara. Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan transportasi udara.

"Saya merujuk pada UU penerbangan. Pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan ditugaskan untuk membina, membangun, dan mengembangkan jaringan atau sistem tranportasi udara di Indonesia, dengan memberikan kemudahan-kemudahan. Namun kenyataannya kan sistem pajak kita tidak ramah terhadap penerbangan. Tarif batas atas yang sejak 2014 tidak pernah direvisi baru direvisi pada 2018, itu juga malah diturunkan," pungkas Alvin.






 

BERITA LAINNYA