Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada  




Selasa 10 Desember 2019

15:12 WIB

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada
@prfmnews

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada
PRFMNewsChannel

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada "Desa Hantu" di Wilayahnya
Rabu 13 November 2019, 20:40 WIB
Desa Hantu
Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada
Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada




Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan tidak ada "Desa Hantu" di wilayahnya. Hal ini sekaligus membantah adanya desa fiktif yang menyedot anggaran dari Pemprov Jabar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Dedi Supandi menyatakan, semenjak Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 disahkan, dana yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Jabar hanya untuk 5.312 desa. 

Jumlah tersebut, kata Dedi, telah sesuai setelah 6 desa di wilayah Kabupaten Sumedang dihapuskan secara administratif untuk kepentingan perluasan pembangunan Waduk Jatigede.

"Kita pastikan bahwa desa yang hilang tersebut tidak ikut mendapat anggaran," ujarnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (13/11/2019).

Dedi melanjutkan, tidak adanya pemekaran desa di Jabar menjadi bukti akurat untuk mematahkan anggapan adanya desa fiktif di provinsi yang kini dipimpin Ridwan Kamil.

"Dana desa dikucurkan sejak 2015. Untuk seluruh desa di Jabar anggaran mencapai Rp 5,7 triliun dan ini hanya untuk 5.312 desa yang ada di Jabar," jelasnya.

Seperti diberitakan, fenomena "Desa Hantu" menjadi sorotan publik setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan adanya beberapa desa fiktif. 

Menurut Sri Mulyani,  desa tak berpenduduk tersebut sengaja didaftarkan untuk mendapatkan dana desa yang digulirkan pemerintah.










 

BERITA TERKAIT


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada
 

BERITA PILIHAN


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

 

BERITA LAINNYA

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Milenial Rentan Terpapar Radikalisme, BNPT Bentuk Duta Damai Dunia Maya
Selasa 10 Desember 2019


Badak Lampung Optimis Lolos dari Ancaman Degradasi
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Target Finis 5 Besar, Persib Bidik Tiga Poin di Stadion Segiri
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Empat Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Perusakan Kantor Finance di Cimahi
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Yang Mau Nikah, Mau Cerai, dan Mau Lulus Sekolah Siap-Siap Sumbang Pohon
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Bupati Bandung Klaim Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun
Selasa 10 Desember 2019 Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

 

 

BERITA TERKAIT


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada "Desa Hantu" di Wilayahnya
Rabu 13 November 2019, 20:40 WIB
Desa Hantu

Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada
Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan tidak ada "Desa Hantu" di wilayahnya. Hal ini sekaligus membantah adanya desa fiktif yang menyedot anggaran dari Pemprov Jabar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar Dedi Supandi menyatakan, semenjak Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 disahkan, dana yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Jabar hanya untuk 5.312 desa. 

Jumlah tersebut, kata Dedi, telah sesuai setelah 6 desa di wilayah Kabupaten Sumedang dihapuskan secara administratif untuk kepentingan perluasan pembangunan Waduk Jatigede.

"Kita pastikan bahwa desa yang hilang tersebut tidak ikut mendapat anggaran," ujarnya saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (13/11/2019).

Dedi melanjutkan, tidak adanya pemekaran desa di Jabar menjadi bukti akurat untuk mematahkan anggapan adanya desa fiktif di provinsi yang kini dipimpin Ridwan Kamil.

"Dana desa dikucurkan sejak 2015. Untuk seluruh desa di Jabar anggaran mencapai Rp 5,7 triliun dan ini hanya untuk 5.312 desa yang ada di Jabar," jelasnya.

Seperti diberitakan, fenomena "Desa Hantu" menjadi sorotan publik setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan adanya beberapa desa fiktif. 

Menurut Sri Mulyani,  desa tak berpenduduk tersebut sengaja didaftarkan untuk mendapatkan dana desa yang digulirkan pemerintah.






 

BERITA LAINNYA



Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Badak Lampung Optimis Lolos dari Ancaman Degradasi
Selasa 10 Desember 2019
Liga 1 2019


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Selasa 10 Desember 2019
DPR RI


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada

Target Finis 5 Besar, Persib Bidik Tiga Poin di Stadion Segiri
Selasa 10 Desember 2019
Persib vs Borneo FC 2019