Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan  




Rabu 17 Juli 2019

00:04 WIB

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
@prfmnews

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
PRFMNewsChannel

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
Kamis 16 Mei 2019, 07:29 WIB

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan




Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Sosiolog  Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad)  Ari Ganjar mengatakan, Pemilu serentak dinilai sulit sehingga melelahkan anggota KPPS. Hal ini dikatakan Ari, menyusul banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  yang meninggal dunia akibat kelelahan saat melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak April lalu.

"Saya kira di pemilu serentak menurut saya kurang diantisipasi yaitu faktor keruwetan yang berdampak langsung kepada kelelahan petugas di lapangan," ucap nya saat On Air di PRFM, Rabu (15/5/2019) malam. 

Ari mengaku, rapat dan simulasi sebelum pelaksanaan pemilu dinilainya juga cukup melelahkan. Terlebih jika petugas KPPS yang sudah sepuh. Sehingga, Ia mengatakan, jika penghitungan suara memakan waktu yang sangat lama, tidak menutup kemungkinan jika sesuatu yang fatal akan terjadi pada petugas KPPS yang kelelahan. 

"Jadi bagi yang sudah sepuh dan kebetulan tidak sedikit yang usianya sudah sepuh, ini memang faktor kelelahn akan menjadi sesuatu yang fatal, itu mungkin kedokteran yang bisa jelaskan," katanya. 

Ari menjelaskan, kelelahan juga bisa dikarenakan sistem penghitungan suara yang sangat panjang. Bahkan, ia menambahkan, penghitungan akan diulang ketika ada kekeliruan saat menghitung hasil suara. Dengan demikian, menurutnya, penghitungan suara melalui e-rekapitulasi dapat membantu petugas agar tidak terlalu lelah. 

"Ada 5 pemilu dan itu ketika ada yang salah rekap, ada yang harus diulang, itu sangat melelahakan. Untuk kedepannya yang harus diperbaiki adalah, apakah rekapnya itu menggunkan elektronik, jadi supaya bisa menyederhanakan proses itu dan membuat petugas di lapangan tidak terlalu kelelahan." Jelasnya.  



Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

 

BERITA TERKAIT


Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
 

BERITA PILIHAN


Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

 

BERITA LAINNYA

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Ragam Manfaat Daun Jambu Biji untuk Kesehatan
Selasa 16 Juli 2019


Saksikan Gerhana Bulan Sebagian Secara Live Streaming
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Warga Bandung Raya Bisa Saksikan Gerhana Bulan Sebagian, Ini Catatan Waktunya
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Sumbang Dua Gol, Febri Bawa Persib Gilas Kalteng Putra
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Dihargai Rp40 Ribu/Ekor, Baby Lobster Terancam Punah di Indonesia
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Jelang Purna Bakti, 600 PNS Kabupaten Bandung Ikuti Pembekalan
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini
Selasa 16 Juli 2019 Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

 

 

BERITA TERKAIT

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
Kamis 16 Mei 2019, 07:29 WIB

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan
Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan


Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Sosiolog  Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad)  Ari Ganjar mengatakan, Pemilu serentak dinilai sulit sehingga melelahkan anggota KPPS. Hal ini dikatakan Ari, menyusul banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  yang meninggal dunia akibat kelelahan saat melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak April lalu.

"Saya kira di pemilu serentak menurut saya kurang diantisipasi yaitu faktor keruwetan yang berdampak langsung kepada kelelahan petugas di lapangan," ucap nya saat On Air di PRFM, Rabu (15/5/2019) malam. 

Ari mengaku, rapat dan simulasi sebelum pelaksanaan pemilu dinilainya juga cukup melelahkan. Terlebih jika petugas KPPS yang sudah sepuh. Sehingga, Ia mengatakan, jika penghitungan suara memakan waktu yang sangat lama, tidak menutup kemungkinan jika sesuatu yang fatal akan terjadi pada petugas KPPS yang kelelahan. 

"Jadi bagi yang sudah sepuh dan kebetulan tidak sedikit yang usianya sudah sepuh, ini memang faktor kelelahn akan menjadi sesuatu yang fatal, itu mungkin kedokteran yang bisa jelaskan," katanya. 

Ari menjelaskan, kelelahan juga bisa dikarenakan sistem penghitungan suara yang sangat panjang. Bahkan, ia menambahkan, penghitungan akan diulang ketika ada kekeliruan saat menghitung hasil suara. Dengan demikian, menurutnya, penghitungan suara melalui e-rekapitulasi dapat membantu petugas agar tidak terlalu lelah. 

"Ada 5 pemilu dan itu ketika ada yang salah rekap, ada yang harus diulang, itu sangat melelahakan. Untuk kedepannya yang harus diperbaiki adalah, apakah rekapnya itu menggunkan elektronik, jadi supaya bisa menyederhanakan proses itu dan membuat petugas di lapangan tidak terlalu kelelahan." Jelasnya.  



 

BERITA LAINNYA



Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Ragam Manfaat Daun Jambu Biji untuk Kesehatan
Selasa 16 Juli 2019
Kesehatan


Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan

 

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Pemilu Serentak Dinilai Sulit dan Melelahkan