Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk  




Senin 20 Mei 2019

17:28 WIB

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk
@prfmnews

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk
PRFMNewsChannel

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk "Merawat Kebhinekaan Indonesia"
Rabu 06 Maret 2019, 10:11 WIB

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk
Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk




Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG,(PRFM) - Sebagai bentuk kepedulian Radio Republik Indonesia (RRI) akan pentingnya rasa persatuan dan kesatuan, RRI bersama Apresiasi Seni Kelompok Anak Juara (AsKAra), Diskominfo, dan Kementrian Pertahanan. Menggelar kegiatan "Merawat Kebhinekaan Indonesia", yang dihadiri oleh pelajar  TK, SD, SMP hingga SMA se-kota Bandung, yang digelar di Auditorium dan pelataran RRI Bandung, Selasa (26/2/2019) silam.

Dalam gelaran yang dimulai sejak pukul 12.00 hingga 17.00 Wib menampilkan ragam acara yaitu, Dialog Cerdas Memilih dengan menghadirkan Nara Sumber dari Kemkominfo RI, Kemenhan RI, Dewas LPP RRI, dan KPU Jabar, selain itu digelar Panggung Apresiasi Seni, Pojok Bela Negara, Lomba lomba , dan Pembinaan Kreatifitas Penggunaan Sampah Plastik Bekas.

Dalam sesi dialog di pandu Vera Arlita dan Pujo Hastowo, yang disiarkan langsung RRI Pro 1 Bandung dan Pro 3 Jakarta pada pukul 14.30 Wib, Sekjen Kominfo Niken Widyastuti menyoroti tentang peredaran berita Hoax di media sosial yang kian meresahkan terlebih saat ini pesta demokrasi tengah berlangsung. 

"Pesta Demokrasi diartikan dengan kemeriahan dan sukacita, saling menghormati, dan sebagainya, namun saat ini dengan kehadiran era teknologi maka bermunculan informasi melalui media sosial dengan informasi hoaxnya, sehingga pesta demokrasi ini terselipkan peredaran berita hoax yanv cenderung menimbulkan permusuhan dan fitnah," ungkap Niken.

Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukam cek dan ricek terkait pemberitaan di medsos, karena tidak semua informasi tersebut benar, sehingga dalam konsep merawat kebhinekaan harus digaungkan oleh semua element, diantaranya tidak mempercayai dan tidak menyebarkan informasi hoax.

Senada dengan Niken, Direktur Bela Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Tandyo Budi Revita memaparkan selain permasalahan berita hoax, penting juga bagi masyarakat untuk menjunjung tinggi dan mengaplikasikan tonggak tonggak persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya jika hal tersebut tidak di genggam secara erat, terkikisnya rasa bela negara, kesatuan dan persatuan bangsa akan mudah terjadi.

"Yang harus dikuatkan yaitu Pancasila, UUD 45, Kebhinekaan dan NKRI, salah satu contoh kuatnya falsafah bangsa yaitu dalam pancasila ke satu, Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana keragaman keyakinan di Indonesia tetap menjunjung asas kebersamaan, " ucap Brigjen TNI Tandyo.

Untuk itu ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia, agar selalu ingat bahwa indonesia itu terbentuk karena keberagaman dan perbedaan.

Dewan Pengawas LPP RRI Hasto Kuncoro mengamini bahwa perbedaan suku, ras, budaya, hingga agama, merupakan kekuatan kebhinekaan yang tidak boleh terpecahkan, oleh karena itu RRI berkewajiban untuk menguatkan kebhinekaan dengan memberikan informasi yang mencakup semua persatuan dan kesatuan NKRI.

Sementara itu Anggota Komisioner KPU Jabar Idham Holik, mengajak kaum milenial untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu yang akan digelar, dengan menentukan hak pilihnya, diyakini itulah cara merawat kebhinekaan melalui haknya menentukan kepemimpinan 5 tahun kedepan.

Dalam kesempatam itu gelaran Pojok Bela Negara yang diikuti oleh anak anak TK SD bertujuan menuntun memahami keragaman, melalui aktifitas dan kreatifitas membuat pesawat, dll tanpa menbedakan suku dan agama, anak anak diberi contoh bela negara melalui B3 yaitu Bermain, Belajar, Berkarya dengan Askara Indonesia




Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

 

BERITA TERKAIT


Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk
 

BERITA PILIHAN


Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

 

BERITA LAINNYA

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Laga Persib vs PS Tira Persikabo Ditunda Hingga 18 Juni
Senin 20 Mei 2019


Kapolretabes Sebut Ada Warga Bandung Berencana Ikut Aksi 22 Mei
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Ketimbang ke Jakarta, Oded Imbau Warga Doakan Kelancaran Pemilu dari Bandung
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Ketimbang ke Jakarta, Oded Imbau Warga Doakan Kelancaran Pemilu dari Bandung
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Bisa Bikin SIM, Ini Ragam Agenda Menarik yang Disajikan Ramadan Fair 1440 H
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Gunakan Dana Wakaf, ITB Bangun Masjid dan Rumah Sakit
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Pemkot Bandung Bakal Anggarkan Dana OPM Tahun Depan
Senin 20 Mei 2019 Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

 

 

BERITA TERKAIT

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk "Merawat Kebhinekaan Indonesia"
Rabu 06 Maret 2019, 10:11 WIB

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk
Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk


Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG,(PRFM) - Sebagai bentuk kepedulian Radio Republik Indonesia (RRI) akan pentingnya rasa persatuan dan kesatuan, RRI bersama Apresiasi Seni Kelompok Anak Juara (AsKAra), Diskominfo, dan Kementrian Pertahanan. Menggelar kegiatan "Merawat Kebhinekaan Indonesia", yang dihadiri oleh pelajar  TK, SD, SMP hingga SMA se-kota Bandung, yang digelar di Auditorium dan pelataran RRI Bandung, Selasa (26/2/2019) silam.

Dalam gelaran yang dimulai sejak pukul 12.00 hingga 17.00 Wib menampilkan ragam acara yaitu, Dialog Cerdas Memilih dengan menghadirkan Nara Sumber dari Kemkominfo RI, Kemenhan RI, Dewas LPP RRI, dan KPU Jabar, selain itu digelar Panggung Apresiasi Seni, Pojok Bela Negara, Lomba lomba , dan Pembinaan Kreatifitas Penggunaan Sampah Plastik Bekas.

Dalam sesi dialog di pandu Vera Arlita dan Pujo Hastowo, yang disiarkan langsung RRI Pro 1 Bandung dan Pro 3 Jakarta pada pukul 14.30 Wib, Sekjen Kominfo Niken Widyastuti menyoroti tentang peredaran berita Hoax di media sosial yang kian meresahkan terlebih saat ini pesta demokrasi tengah berlangsung. 

"Pesta Demokrasi diartikan dengan kemeriahan dan sukacita, saling menghormati, dan sebagainya, namun saat ini dengan kehadiran era teknologi maka bermunculan informasi melalui media sosial dengan informasi hoaxnya, sehingga pesta demokrasi ini terselipkan peredaran berita hoax yanv cenderung menimbulkan permusuhan dan fitnah," ungkap Niken.

Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukam cek dan ricek terkait pemberitaan di medsos, karena tidak semua informasi tersebut benar, sehingga dalam konsep merawat kebhinekaan harus digaungkan oleh semua element, diantaranya tidak mempercayai dan tidak menyebarkan informasi hoax.

Senada dengan Niken, Direktur Bela Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Tandyo Budi Revita memaparkan selain permasalahan berita hoax, penting juga bagi masyarakat untuk menjunjung tinggi dan mengaplikasikan tonggak tonggak persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya jika hal tersebut tidak di genggam secara erat, terkikisnya rasa bela negara, kesatuan dan persatuan bangsa akan mudah terjadi.

"Yang harus dikuatkan yaitu Pancasila, UUD 45, Kebhinekaan dan NKRI, salah satu contoh kuatnya falsafah bangsa yaitu dalam pancasila ke satu, Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana keragaman keyakinan di Indonesia tetap menjunjung asas kebersamaan, " ucap Brigjen TNI Tandyo.

Untuk itu ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia, agar selalu ingat bahwa indonesia itu terbentuk karena keberagaman dan perbedaan.

Dewan Pengawas LPP RRI Hasto Kuncoro mengamini bahwa perbedaan suku, ras, budaya, hingga agama, merupakan kekuatan kebhinekaan yang tidak boleh terpecahkan, oleh karena itu RRI berkewajiban untuk menguatkan kebhinekaan dengan memberikan informasi yang mencakup semua persatuan dan kesatuan NKRI.

Sementara itu Anggota Komisioner KPU Jabar Idham Holik, mengajak kaum milenial untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu yang akan digelar, dengan menentukan hak pilihnya, diyakini itulah cara merawat kebhinekaan melalui haknya menentukan kepemimpinan 5 tahun kedepan.

Dalam kesempatam itu gelaran Pojok Bela Negara yang diikuti oleh anak anak TK SD bertujuan menuntun memahami keragaman, melalui aktifitas dan kreatifitas membuat pesawat, dll tanpa menbedakan suku dan agama, anak anak diberi contoh bela negara melalui B3 yaitu Bermain, Belajar, Berkarya dengan Askara Indonesia




 

BERITA LAINNYA



Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk

 

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk   TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Peduli Kebhinekaan, RRI Gelar Kegiatan Bertajuk