OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan  




Selasa 12 November 2019

02:55 WIB

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
@prfmnews

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
PRFMNewsChannel

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
Rabu 16 Oktober 2019, 18:29 WIB
OTT Bupati Indramayu
OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan




OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan operasi tangkap tangan KPK yang menimpa Bupati Indramayu Supendi. 

Pada saat pelantikan bupati, gubernur yang akrab disapa Emil ini sudah mengingatkan Supendi agar menjadi pemimpin yang selalu menjauhi korupsi. 

Emil yang baru saja terpilih sebagai Inspirational Leader di kawasan Asia Pasifik pada GovInsider Innovation Award 2019  yang digelar UN Economic and Social Commision untuk Asia Pasifik dan National Innovation Agency Bangkok di markas PBB Asia Pasifik Bangkok, Thailand, menyempatkan diri memantau situasi Jawa Barat terkini melalui media online.   

“Pada saat pelantikan saya sudah ingatkan yang bersangkutan agar menjauhi godaan yang pastinya datang tiap hari. Karena jadi pemimpin itu berat,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (16/10/19). 

Emil melantik Supendi menjadi Bupati Indramayu pada 7 Februari 2019 menggantikan Anna Sophanah yang mengundurkan diri. Sebelumnya, jabatan awal Supendi adalah wakil bupati. 

“Tadinya saya berharap pergantian bupati itu menuju ke arah yang lebih baik. Tapi belum genap satu tahun bupatinya sudah kena OTT, ini sangat memprihatinkan, kasihan warga Indramayu,” ucapnya.

Menurut Emil, Pemprov Jabar sebenarnya memiliki rencana besar bagi Indramayu. Sebagai penyangga Segitiga Rebana, Kota Mangga memiliki fungsi sentral dalam investasi dan pengembangan kawasan. Namun dengan penangkapan oleh KPK dan menjadi pemberitaan media, setidaknya dapat menghambat investasi. Apalagi dalam hitungan hari Pemdaprov Jabar akan menggelar West Java Invesment Summit 2019. 

“Korupsi itu musuh investasi,” imbuhnya.

Dalam hal pemberantasan korupsi, lanjut Emil, Pemprov Jabar sudah melakukan berbagai upaya agar prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik juga dapat tercipta di level kabupaten/kota. 

“Berbagai pakta integritas sudah kami bikin, inovasi –inovasi berbasis teknologi seperti e-Kinerja juga akan kami ketoktularkan dari provinsi ke kabupaten/kota. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang seperti ini (kepala daerah kena OTT),” jelas Emil.    

Namun begitu Gubernur menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Dia menyarankan agar Bupati Indramayu kooperatif dengan penyidik KPK sebagai lembaga tertinggi penjaga good clean government.

“Kita lihat proses hukumnya seperti apa. Pesan saya agar yang bersangkutan koorperatif. Saya sendiri menunggu instruksi dari Kemendagri terkait status jabatannya masa mendatang. Sementara waktu, wakil bupati mengambil alih roda pemerintahan,” kata Emil.  

Terlepas dari proses hukum yang masih berjalan, Gubernur berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua bupati/wali kota agar senantiasa menyelenggarakan pemerintahan yang bersih. 

“Sekali lagi jadi pemimpin itu berat. Berat dalam mencapainya, berat juga pertanggungjawabannya. Bukan hanya bertanggung jawab kepada rakyat yang memilih, tapi kepada Sang Pencipta. Semoga ini jadi pembelajaran,” tutup Emil.










 

BERITA TERKAIT


OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
 

BERITA PILIHAN


OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

 

BERITA LAINNYA

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019


Lima Perguruan Tinggi Bandung Jalin Kerja Sama dengan PT HBM
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Persib vs Arema FC, Polres Bandung Siagakan Personil di Jalur Sekitar Stadion
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Disnakertrans Jabar: UMP Merupakan Jaring Pengaman Pekerja
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Polda Jabar Siap Amankan Pertandingan Persib vs Arema FC
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Oknum PN Bandung Diamankan Bersama Komplotan Pencuri Mobil dan Pemalsu STNK
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan Nasib Fakhri Husaini Bersama Timnas U-19 Masih Belum Pasti
Senin 11 November 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

 

 

BERITA TERKAIT


OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
Rabu 16 Oktober 2019, 18:29 WIB
OTT Bupati Indramayu

OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan


OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan operasi tangkap tangan KPK yang menimpa Bupati Indramayu Supendi. 

Pada saat pelantikan bupati, gubernur yang akrab disapa Emil ini sudah mengingatkan Supendi agar menjadi pemimpin yang selalu menjauhi korupsi. 

Emil yang baru saja terpilih sebagai Inspirational Leader di kawasan Asia Pasifik pada GovInsider Innovation Award 2019  yang digelar UN Economic and Social Commision untuk Asia Pasifik dan National Innovation Agency Bangkok di markas PBB Asia Pasifik Bangkok, Thailand, menyempatkan diri memantau situasi Jawa Barat terkini melalui media online.   

“Pada saat pelantikan saya sudah ingatkan yang bersangkutan agar menjauhi godaan yang pastinya datang tiap hari. Karena jadi pemimpin itu berat,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (16/10/19). 

Emil melantik Supendi menjadi Bupati Indramayu pada 7 Februari 2019 menggantikan Anna Sophanah yang mengundurkan diri. Sebelumnya, jabatan awal Supendi adalah wakil bupati. 

“Tadinya saya berharap pergantian bupati itu menuju ke arah yang lebih baik. Tapi belum genap satu tahun bupatinya sudah kena OTT, ini sangat memprihatinkan, kasihan warga Indramayu,” ucapnya.

Menurut Emil, Pemprov Jabar sebenarnya memiliki rencana besar bagi Indramayu. Sebagai penyangga Segitiga Rebana, Kota Mangga memiliki fungsi sentral dalam investasi dan pengembangan kawasan. Namun dengan penangkapan oleh KPK dan menjadi pemberitaan media, setidaknya dapat menghambat investasi. Apalagi dalam hitungan hari Pemdaprov Jabar akan menggelar West Java Invesment Summit 2019. 

“Korupsi itu musuh investasi,” imbuhnya.

Dalam hal pemberantasan korupsi, lanjut Emil, Pemprov Jabar sudah melakukan berbagai upaya agar prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik juga dapat tercipta di level kabupaten/kota. 

“Berbagai pakta integritas sudah kami bikin, inovasi –inovasi berbasis teknologi seperti e-Kinerja juga akan kami ketoktularkan dari provinsi ke kabupaten/kota. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang seperti ini (kepala daerah kena OTT),” jelas Emil.    

Namun begitu Gubernur menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Dia menyarankan agar Bupati Indramayu kooperatif dengan penyidik KPK sebagai lembaga tertinggi penjaga good clean government.

“Kita lihat proses hukumnya seperti apa. Pesan saya agar yang bersangkutan koorperatif. Saya sendiri menunggu instruksi dari Kemendagri terkait status jabatannya masa mendatang. Sementara waktu, wakil bupati mengambil alih roda pemerintahan,” kata Emil.  

Terlepas dari proses hukum yang masih berjalan, Gubernur berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua bupati/wali kota agar senantiasa menyelenggarakan pemerintahan yang bersih. 

“Sekali lagi jadi pemimpin itu berat. Berat dalam mencapainya, berat juga pertanggungjawabannya. Bukan hanya bertanggung jawab kepada rakyat yang memilih, tapi kepada Sang Pencipta. Semoga ini jadi pembelajaran,” tutup Emil.






 

BERITA LAINNYA



OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan

Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019
Kota Bandung