Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS  




Rabu 24 April 2019

13:06 WIB

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
@prfmnews

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
PRFMNewsChannel

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Senin 15 April 2019, 14:40 WIB
NASIONAL

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS




Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Nilai ekspor Indonesia naik sebesar 14,03 Miliar Dolar AS atau naik 11,71 persen. Neraca perdagangan Indonesia pun mengalami surplus 0,54 Miliar Dolar AS pada Maret lalu.

Meskipun demikian, nilai ekspor Indonesia Maret 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 10,01 % jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.‎ 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan kenaikan nilai ekspor terjadi di semua sektor non migas, yakni pertanian, industri pengolahan, dan pertambangan. Sedangkan ekspor pada sektor migas, mengalami penurunan sebesar 1,57 persen dibandingan periode Februari tahun ini.

"Tahun ini memang menjadi tantangan bagi kita semua karena perlambatan ekonomi global mempengaruhi nilai ekspor kita,"ujarnya seperti yang dikutip Wartawan Pikiran Rakyat, Tia Dwitiani Komalasari, Senin (15/4/2019).

Suhariyanto menambahkan, beberapa komoditi mengalami penurunan nilai ekspor seperti lemak dan minyak he‎wan atau nabati sebesar 16,32 serta barang dari bahan karet sebesar 14,78 persen. 

Penurunan kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati ini dipengaruhi oleh kebijakan dagang di negara tujuan ekspor untuk kelapa sawit. 

"Sebenarnya volume ekspor kepala sawit mengalami kenaikan 10 persen. Namun karena harganya turun 15 persen, maka nilai ekspornya pun menjadi turun," imbuhnya.

Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2019 ini di luar prediksi ekonom. Soalnya, beberapa ekonom memprediksi bahwa neraca perdagangan bulan lalu akan mengalami defisit.



Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

BERITA TERKAIT


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
 

BERITA PILIHAN


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

BERITA LAINNYA

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

300 Personel Gabungan Bersihan Sisa Lumpur Bekas Banjir di Andir
Rabu 24 April 2019


Pemprov Jabar Beri Santunan 50 Juta untuk Pahlawan Demokrasi yang Gugur
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Sekarang Menuju Gunung Papandayan Dapat Dijangkau Bus
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS BKSDA Imbau Warga Agar Tetap Waspada Akan Adanya Buaya di Pangandaran
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Sambut Ramadhan, Shopee Gelar Big Ramadhan Sale dan Luncurkan Fitur Zakat Donasi
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Harga Bumbu Dapur Alami Kenaikan Jelang Ramadhan
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS Avengers: Endgame Rilis, Ini yang Harus Anda Persiapkan
Rabu 24 April 2019 Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Senin 15 April 2019, 14:40 WIB
NASIONAL

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS
Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Nilai ekspor Indonesia naik sebesar 14,03 Miliar Dolar AS atau naik 11,71 persen. Neraca perdagangan Indonesia pun mengalami surplus 0,54 Miliar Dolar AS pada Maret lalu.

Meskipun demikian, nilai ekspor Indonesia Maret 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 10,01 % jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.‎ 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan kenaikan nilai ekspor terjadi di semua sektor non migas, yakni pertanian, industri pengolahan, dan pertambangan. Sedangkan ekspor pada sektor migas, mengalami penurunan sebesar 1,57 persen dibandingan periode Februari tahun ini.

"Tahun ini memang menjadi tantangan bagi kita semua karena perlambatan ekonomi global mempengaruhi nilai ekspor kita,"ujarnya seperti yang dikutip Wartawan Pikiran Rakyat, Tia Dwitiani Komalasari, Senin (15/4/2019).

Suhariyanto menambahkan, beberapa komoditi mengalami penurunan nilai ekspor seperti lemak dan minyak he‎wan atau nabati sebesar 16,32 serta barang dari bahan karet sebesar 14,78 persen. 

Penurunan kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati ini dipengaruhi oleh kebijakan dagang di negara tujuan ekspor untuk kelapa sawit. 

"Sebenarnya volume ekspor kepala sawit mengalami kenaikan 10 persen. Namun karena harganya turun 15 persen, maka nilai ekspornya pun menjadi turun," imbuhnya.

Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2019 ini di luar prediksi ekonom. Soalnya, beberapa ekonom memprediksi bahwa neraca perdagangan bulan lalu akan mengalami defisit.



 

BERITA LAINNYA



Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Harga Bumbu Dapur Alami Kenaikan Jelang Ramadhan
Rabu 24 April 2019
Kota Bandung


Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Nilai Ekspor Indonesia Naik 14 Miliar Dolar AS