Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja  




Rabu 13 November 2019

21:48 WIB

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
@prfmnews

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
PRFMNewsChannel

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Jumat 21 Juni 2019, 18:38 WIB
Kabupaten Bandung
Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja




Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Seorang warga Cibaduyut, Kabupaten Bandung, jadi korban penipuan bermodus tawaran pekerjaan, Jumat (21/6/2019).

Korban penipuan tersebut, Gita Selly (22) menuturkan, kejadian bermula ketika seorang pria paruh baya datang bertamu ke rumahnya sekira pukul 08.30 WIB. Kepada Gita, pria tersebut mengaku kenal dengan orangtuanya.

"Bapak-bapak ini pakaiannya rapih banget. Kebetulan bapak saya ketua RT. Nah tiba-tiba bapak-bapak ini datang dan dia tahu nama dan pekerjaan bapak saya," katanya saat on air di PRFM.

Setelah masuk ke dalam rumah, pria yang mengaku bernama Iwan tersebut langsung menawarkan pekerjaan kepada Gita. Pria tersebut mengaku bekerja di sebuah perusahaan tekstil di Kota Bandung yang memiliki pabrik utama di Purwakarta.

"Setelah itu dia menawarkan pekerjaan dari PT Indorama. Dia ngakunya bekerja di bidang logistik. Dia nawarin kerja ke saya sebagai adminnya. Dia minta berkas-berkas untuk melamar kerja, seperti CV, ijazah, dan sertifikat-sertifikat," ujarnya.

Sebelum pamit, pria tersebut meminta ongkos sebesar Rp 300 ribu. Ia berdalih berkas lamaran milik Gita akan diantarkan langsung ke pabrik utama yang berada di Purwakarta. Pria itu juga meninggalkan nomor telepon kantor dan nomor telpon seluler pribadinya.

"Setelah bapak itu pergi, saya coba telepon ke nomor-nomor tersebut, ternyata tidak aktif. Dan juga ini kan hari Jumat, dia harusnya kerja dong, tapi koq malah datang ke rumah. Nah itu saya mulai sadar kalau ini penipuan," tandas Gita.










 

BERITA TERKAIT


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
 

BERITA PILIHAN


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

BERITA LAINNYA

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Pemkot Bakal Labeli Gedung Bertingkat
Rabu 13 November 2019


Pemprov Jabar Pastikan Tidak Ada "Desa Hantu" di Wilayahnya
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Tingkatkan Diplomasi Ekonomi Melalui Pasar Domestik
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Pelatih Arema FC Mengaku Sulit Cari Pengganti Hamka Hamzah
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja Jokowi Imbau Layani Investasi Secepat Mungkin
Rabu 13 November 2019 Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

 

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Jumat 21 Juni 2019, 18:38 WIB
Kabupaten Bandung

Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja
Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Seorang warga Cibaduyut, Kabupaten Bandung, jadi korban penipuan bermodus tawaran pekerjaan, Jumat (21/6/2019).

Korban penipuan tersebut, Gita Selly (22) menuturkan, kejadian bermula ketika seorang pria paruh baya datang bertamu ke rumahnya sekira pukul 08.30 WIB. Kepada Gita, pria tersebut mengaku kenal dengan orangtuanya.

"Bapak-bapak ini pakaiannya rapih banget. Kebetulan bapak saya ketua RT. Nah tiba-tiba bapak-bapak ini datang dan dia tahu nama dan pekerjaan bapak saya," katanya saat on air di PRFM.

Setelah masuk ke dalam rumah, pria yang mengaku bernama Iwan tersebut langsung menawarkan pekerjaan kepada Gita. Pria tersebut mengaku bekerja di sebuah perusahaan tekstil di Kota Bandung yang memiliki pabrik utama di Purwakarta.

"Setelah itu dia menawarkan pekerjaan dari PT Indorama. Dia ngakunya bekerja di bidang logistik. Dia nawarin kerja ke saya sebagai adminnya. Dia minta berkas-berkas untuk melamar kerja, seperti CV, ijazah, dan sertifikat-sertifikat," ujarnya.

Sebelum pamit, pria tersebut meminta ongkos sebesar Rp 300 ribu. Ia berdalih berkas lamaran milik Gita akan diantarkan langsung ke pabrik utama yang berada di Purwakarta. Pria itu juga meninggalkan nomor telepon kantor dan nomor telpon seluler pribadinya.

"Setelah bapak itu pergi, saya coba telepon ke nomor-nomor tersebut, ternyata tidak aktif. Dan juga ini kan hari Jumat, dia harusnya kerja dong, tapi koq malah datang ke rumah. Nah itu saya mulai sadar kalau ini penipuan," tandas Gita.






 

BERITA LAINNYA



Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Pemkot Bakal Labeli Gedung Bertingkat
Rabu 13 November 2019
Kota Bandung


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019
Pemangkasan Eselon


Ngaku Kenal Orangtua, Waspada Penipuan Bermodus Tawaran Kerja

Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019
Pornas ke-15 Bangka Belitung