Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax  




Selasa 17 September 2019

03:24 WIB

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
@prfmnews

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
PRFMNewsChannel

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
Sabtu 17 Agustus 2019, 16:04 WIB
HUT RI 74
Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax




Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Usai Pemilu 2019, hoax masih menghiasi linimasa di media sosial di Indonesia. Situasi ini berpotensi memecah belah bangsa. 

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melaporkan 997 hoaks beredar di linimasa berbagai platform media sosial sepanjang 2018. Pada 2019 ini, lebih dari 100 hoaks berkonten politik beredar setiap bulan. Belum lagi hoaks bertema kesehatan, penipuan, sampai kebencanaan juga meresahkan masyarakat.

Latennya sebaran hoax semakin diperparah dengan ketidaktahuan megenai pengecekan fakta. Sehingga, terjadi penangkapan sejumlah orang ibu oleh polisi beberapa waktu lalu. 

Selain itu, anak muda yang kian tak acuh pada hoaks semakin membahayakan situasi. Walau anak muda sejatinya memiliki keterampilan digital, yang diperlukan sehingga semakin berpotensi memecah belah bangsa. 

Ketidakpahaman membuat masyarakat kian rentan terhadap hoaks. Minimnya kecakapan mendeteksi hoaks dan cek fakta menjadi alasan utama hoax mudah dipercaya. Karenanya, Mafindo melakukan aktivasi kesadaran publik pada hoaks dan cek fakta. Salah satunya melalui kampanye publik di Car Free Day (CFD). 

Event CFD dalam rangkaian program STOP Hoax Indonesia (SHI) ini dilangsungkan serentak di 5 kota pada hari Minggu 18 Agustus 2019. Selain di kota Bandung,  SHI juga dihelat di Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Bekasi. Program ini didukung oleh Google News Initiatives, dibawah supervisi Hong Kong University dan sebuah Social Change Creative Agency dari Thailand - Love Frankie. 

Pada CFD serentak di 5 kota Indonesia ini juga akan dilakukan beberapa aktivasi. Perilisan web series Keluarga Anti Hoaks & Link Youtube episode 1. 

Web series ini akan diunggah di akun YouTube Mafindo dan bebas diakses publik untuk digunakan sebagai media edukasi literasi berbasis digital. Ada juga kampanye publik gerakan Mafindo, dan kegiatan komunitas.

“Program STOP Hoax Indonesia berfokus pada pemberdayaan ibu-ibu dan anak muda. Ibu-ibu adalah pahlawan penumpas hoaks untuk keluarga mereka. Dengan militansi mereka, hoaks yakin dapat ditumpas. Apalagi interaksi  mereka di sosial media cukup signifikan. Walaupun, kemampuan cek fakta dan literasi digital mereka masih rendah,” tegas Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Sabtu (17/8/2019). 

Helatan CFD-SHI ini bentuk kegiatan konkret Mafindo pada perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia. Jika dulu pahlawan kita rela berkorban melawan penjajah bangsa. Kini, jiwa pahlawan kita kobarkan untuk melawan hoax yang memecah belah bangsa.

Aktivitas di CFD oleh program STOP Hoax Indonesia di kota Bandung juga melibatkan komunitas berbagai komunitas, baik dari kalangan akademisi hingga komunitas perempuan. Khusus untuk SHI-CFD Dago kali ini menampilkan komunitas Zumba Bandung.

Khusus untuk penayangan perdana lima Web series Keluarga Anti-Hoax, yang menampilkan kegigihan dan aksi keluarga melawan jahatnya Hoaks. Sehingga masyarakat memahami literasi digital dengan lebih menyenangkan, mudah, dan sederhana,” ujar Koordinator Mafindo Bandung Raya, Hadi Purnama. 

“Video web series ini dirilis untuk publik dengan tujuan menjadi media pembelajaran cek fakta. Baik untuk keluarga, tetangga, bahkan ibu-ibu pengajian di lingkungan mereka,” pungkas Hadi Purnama.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, pesan kunci SHI-CFD yang serentak dilaksanakan di 5 kota ini adalah #StopHoaxBeAHero. Superhero kini tidak harus memiliki kekuatan super. Setiap orang dengan kemampuan cek fakta pada hoax yang berbahaya adalah pahlawan. 










 

BERITA TERKAIT


Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
 

BERITA PILIHAN


Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

 

BERITA LAINNYA

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Gol ke Gawang Tira Kabo Lecut Motivasi Kuipers
Senin 16 September 2019


KLHK Terus Upayakan Pemadaman Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax Asap Riau Tak Berkurang, Pemerintah Mesti Evaluasi Perizinan Industri
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax Revisi UU MD3 Demi Mewujudkan Lembaga Permusyawaratan yang Lebih Demokratis
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha, Ini Kata Kepala Dishub Kota Bandung
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax Pengerjaan Flyover Jalan Jakarta-Supratman, Lajur Jalan Jakarta Jadi Menyempit
Senin 16 September 2019 Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

 

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
Sabtu 17 Agustus 2019, 16:04 WIB
HUT RI 74

Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax
Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax


Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Usai Pemilu 2019, hoax masih menghiasi linimasa di media sosial di Indonesia. Situasi ini berpotensi memecah belah bangsa. 

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melaporkan 997 hoaks beredar di linimasa berbagai platform media sosial sepanjang 2018. Pada 2019 ini, lebih dari 100 hoaks berkonten politik beredar setiap bulan. Belum lagi hoaks bertema kesehatan, penipuan, sampai kebencanaan juga meresahkan masyarakat.

Latennya sebaran hoax semakin diperparah dengan ketidaktahuan megenai pengecekan fakta. Sehingga, terjadi penangkapan sejumlah orang ibu oleh polisi beberapa waktu lalu. 

Selain itu, anak muda yang kian tak acuh pada hoaks semakin membahayakan situasi. Walau anak muda sejatinya memiliki keterampilan digital, yang diperlukan sehingga semakin berpotensi memecah belah bangsa. 

Ketidakpahaman membuat masyarakat kian rentan terhadap hoaks. Minimnya kecakapan mendeteksi hoaks dan cek fakta menjadi alasan utama hoax mudah dipercaya. Karenanya, Mafindo melakukan aktivasi kesadaran publik pada hoaks dan cek fakta. Salah satunya melalui kampanye publik di Car Free Day (CFD). 

Event CFD dalam rangkaian program STOP Hoax Indonesia (SHI) ini dilangsungkan serentak di 5 kota pada hari Minggu 18 Agustus 2019. Selain di kota Bandung,  SHI juga dihelat di Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Bekasi. Program ini didukung oleh Google News Initiatives, dibawah supervisi Hong Kong University dan sebuah Social Change Creative Agency dari Thailand - Love Frankie. 

Pada CFD serentak di 5 kota Indonesia ini juga akan dilakukan beberapa aktivasi. Perilisan web series Keluarga Anti Hoaks & Link Youtube episode 1. 

Web series ini akan diunggah di akun YouTube Mafindo dan bebas diakses publik untuk digunakan sebagai media edukasi literasi berbasis digital. Ada juga kampanye publik gerakan Mafindo, dan kegiatan komunitas.

“Program STOP Hoax Indonesia berfokus pada pemberdayaan ibu-ibu dan anak muda. Ibu-ibu adalah pahlawan penumpas hoaks untuk keluarga mereka. Dengan militansi mereka, hoaks yakin dapat ditumpas. Apalagi interaksi  mereka di sosial media cukup signifikan. Walaupun, kemampuan cek fakta dan literasi digital mereka masih rendah,” tegas Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Sabtu (17/8/2019). 

Helatan CFD-SHI ini bentuk kegiatan konkret Mafindo pada perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia. Jika dulu pahlawan kita rela berkorban melawan penjajah bangsa. Kini, jiwa pahlawan kita kobarkan untuk melawan hoax yang memecah belah bangsa.

Aktivitas di CFD oleh program STOP Hoax Indonesia di kota Bandung juga melibatkan komunitas berbagai komunitas, baik dari kalangan akademisi hingga komunitas perempuan. Khusus untuk SHI-CFD Dago kali ini menampilkan komunitas Zumba Bandung.

Khusus untuk penayangan perdana lima Web series Keluarga Anti-Hoax, yang menampilkan kegigihan dan aksi keluarga melawan jahatnya Hoaks. Sehingga masyarakat memahami literasi digital dengan lebih menyenangkan, mudah, dan sederhana,” ujar Koordinator Mafindo Bandung Raya, Hadi Purnama. 

“Video web series ini dirilis untuk publik dengan tujuan menjadi media pembelajaran cek fakta. Baik untuk keluarga, tetangga, bahkan ibu-ibu pengajian di lingkungan mereka,” pungkas Hadi Purnama.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, pesan kunci SHI-CFD yang serentak dilaksanakan di 5 kota ini adalah #StopHoaxBeAHero. Superhero kini tidak harus memiliki kekuatan super. Setiap orang dengan kemampuan cek fakta pada hoax yang berbahaya adalah pahlawan. 






 

BERITA LAINNYA



Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Gol ke Gawang Tira Kabo Lecut Motivasi Kuipers
Senin 16 September 2019
PERSIB


Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

KLHK Terus Upayakan Pemadaman Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Senin 16 September 2019
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau


Menumbuhkan Jiwa Kepahlawanan Anti-Hoax

Asap Riau Tak Berkurang, Pemerintah Mesti Evaluasi Perizinan Industri
Senin 16 September 2019
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau