Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi  




Senin 20 Mei 2019

03:46 WIB

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
@prfmnews

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
PRFMNewsChannel

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
Senin 13 Mei 2019, 19:53 WIB

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi




Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Petir seringkali dianggap berbahaya dan menakutkan terutama di kala hujan deras terjadi. Suaranya yang menggelegar membuat setiap yang mendengarnya menutup telinga.

Beberapa orang bahkan dikabarkan meninggal dunia karena tersambar oleh petir. Di balik itu semua, bahwa petir ternyata memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia di bumi. 

Petir terjadi karena adanya lompatan elektron-elektron dari awan bermuatan negatif ke bumi yang bermuatan positif. Guru Besar ITB, Prof. Reynaldo Zoro menjelaskan, ada tiga syarat yang harus terpenuhi sehingga petir dapat terjadi. Pertama adanya panas matahari yang menguapkan air, kedua terdapat partikel mengambang di udara yang biasanya dari garam laut atau polutan industri, dan ketiga kelembapan suatu daerah.

Karena terletak di daerah khatulistiwa, Indonesia termasuk sebagai negara dengan jumlah petir yang banyak. Dia mengatakan, petir terbentuk dari awan Comonolimbous.

Di dalam awan Comonolimbous, terdapat elektron bermuatan positif (+) dan negatif (-). Elektron yang positif tersebut berkumpul di atas, dan negatif berkumpul di bawah. Kemudian saling bergesekan, sehingga jika energinya cukup maka akan dilepaskan dala, bentuk petir. 

Dijelaskan Reynaldo, petir itu paling banyak terjadi di kala musim hujan. Petir ini ada yang berasal dari muatan positif dan dari muatan negatif. Ada dari awan ke tanah, ada dari tanah ke awan. Jika ujung petir cabangnya ke bawah, berarti sumbernya dari awan ke tanah, sementara kalau sebaliknya maka sumber petir dari tanah ke awan. 

“Yang paling banyak terjadi, dari muatan negatif di awan ke bawah (tanah),” jelasnya.

Petir sahabat kita

Guru Besar pada Kelompok Keahlian (KK) Teknik Ketenagalistrikan, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB itu mengatakan bahwa petir sejatinya adalah sahabat bagi kehidupan di bumi. Banyak manfaat dihasilkan ketika terjadi petir. 

"Sebetulnya petir jangan ditakuti, petir itu menghasilkan nitrat yang dibawa oleh hujan yang bagus buat tumbuhan, petir juga menghasilkan ozon untuk menutupi sinar ultraviolet. Jadi petir itu sebetulnya sahabat kehidupan," ujarnya.

Mengenai kejadian orang tersambar petir, atau rusaknya alat elektronik, hal itu kata Reynaldo, disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap petir. Dia menjelaskan, petir seringkali menyambar terhadap struktur bangunan yang lebih tinggi. Untuk itu, jika ada bangunan pencakar langit atau rumah yang lebih tinggi dari rumah lainnya, maka perlu dilindungi oleh penangkal petir.

Jika sedang berada di lapangan terbuka, seperti di sawah atau lapangan sepakbola, jika sudah muncul tanda-tanda akan terjadi petir harus segera menghentikan aktivitas dan berlindung. Jika tak sempat, bisa merapatkan kedua kaki dan membungkuk hampir sejajar dengan tanah. Bersandar di pohon pun harus hati-hati karena rambatannya.

“Kalau nyender di pohon tinggi harus ada jarak minimun satu meter. Karena bisa loncat ke arah kita. mKalau sedang berada di sawah, dan tengah berlindung di saung-saung, juga harus diperhatikan karena posisi saung adalah struktur bangunan paling tinggi ketika di sawah, untuk itu perlu penangkal petir yang ditancapkan di sisi saung, dengan jarak lebih dari 1 meter dari saung,” jelasnya.



Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

 

BERITA TERKAIT


Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
 

BERITA PILIHAN


Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

 

BERITA LAINNYA

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Menhub: Akses Pintu Keluar Tol Disediakan Di Sepanjang Jalur One Way
Minggu 19 Mei 2019


Indonesia Taklukkan Inggris 4-1 di Piala Sudirman 2019
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Pemkab Bandung Akan Gelar Ramadan Fair 1440 H
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Seorang Petugas Damkar Sesak Nafas Saat Padamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Oded Kunjungi Korban Longsor Hegarmanah
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Sebelum Tanding, Umuh Beri Motivasi Pemain Persib
Minggu 19 Mei 2019 Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

 

 

BERITA TERKAIT

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
Senin 13 Mei 2019, 19:53 WIB

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi
Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi


Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Petir seringkali dianggap berbahaya dan menakutkan terutama di kala hujan deras terjadi. Suaranya yang menggelegar membuat setiap yang mendengarnya menutup telinga.

Beberapa orang bahkan dikabarkan meninggal dunia karena tersambar oleh petir. Di balik itu semua, bahwa petir ternyata memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia di bumi. 

Petir terjadi karena adanya lompatan elektron-elektron dari awan bermuatan negatif ke bumi yang bermuatan positif. Guru Besar ITB, Prof. Reynaldo Zoro menjelaskan, ada tiga syarat yang harus terpenuhi sehingga petir dapat terjadi. Pertama adanya panas matahari yang menguapkan air, kedua terdapat partikel mengambang di udara yang biasanya dari garam laut atau polutan industri, dan ketiga kelembapan suatu daerah.

Karena terletak di daerah khatulistiwa, Indonesia termasuk sebagai negara dengan jumlah petir yang banyak. Dia mengatakan, petir terbentuk dari awan Comonolimbous.

Di dalam awan Comonolimbous, terdapat elektron bermuatan positif (+) dan negatif (-). Elektron yang positif tersebut berkumpul di atas, dan negatif berkumpul di bawah. Kemudian saling bergesekan, sehingga jika energinya cukup maka akan dilepaskan dala, bentuk petir. 

Dijelaskan Reynaldo, petir itu paling banyak terjadi di kala musim hujan. Petir ini ada yang berasal dari muatan positif dan dari muatan negatif. Ada dari awan ke tanah, ada dari tanah ke awan. Jika ujung petir cabangnya ke bawah, berarti sumbernya dari awan ke tanah, sementara kalau sebaliknya maka sumber petir dari tanah ke awan. 

“Yang paling banyak terjadi, dari muatan negatif di awan ke bawah (tanah),” jelasnya.

Petir sahabat kita

Guru Besar pada Kelompok Keahlian (KK) Teknik Ketenagalistrikan, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB itu mengatakan bahwa petir sejatinya adalah sahabat bagi kehidupan di bumi. Banyak manfaat dihasilkan ketika terjadi petir. 

"Sebetulnya petir jangan ditakuti, petir itu menghasilkan nitrat yang dibawa oleh hujan yang bagus buat tumbuhan, petir juga menghasilkan ozon untuk menutupi sinar ultraviolet. Jadi petir itu sebetulnya sahabat kehidupan," ujarnya.

Mengenai kejadian orang tersambar petir, atau rusaknya alat elektronik, hal itu kata Reynaldo, disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap petir. Dia menjelaskan, petir seringkali menyambar terhadap struktur bangunan yang lebih tinggi. Untuk itu, jika ada bangunan pencakar langit atau rumah yang lebih tinggi dari rumah lainnya, maka perlu dilindungi oleh penangkal petir.

Jika sedang berada di lapangan terbuka, seperti di sawah atau lapangan sepakbola, jika sudah muncul tanda-tanda akan terjadi petir harus segera menghentikan aktivitas dan berlindung. Jika tak sempat, bisa merapatkan kedua kaki dan membungkuk hampir sejajar dengan tanah. Bersandar di pohon pun harus hati-hati karena rambatannya.

“Kalau nyender di pohon tinggi harus ada jarak minimun satu meter. Karena bisa loncat ke arah kita. mKalau sedang berada di sawah, dan tengah berlindung di saung-saung, juga harus diperhatikan karena posisi saung adalah struktur bangunan paling tinggi ketika di sawah, untuk itu perlu penangkal petir yang ditancapkan di sisi saung, dengan jarak lebih dari 1 meter dari saung,” jelasnya.



 

BERITA LAINNYA



Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Pemkab Bandung Akan Gelar Ramadan Fair 1440 H
Minggu 19 Mei 2019
Kabupaten Bandung


Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Oded Kunjungi Korban Longsor Hegarmanah
Minggu 19 Mei 2019
Kota Bandung


Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi

 

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mengenal Petir dan Manfaatnya Bagi Kehidupan di Bumi