Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography  




Minggu 21 Juli 2019

00:42 WIB

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
@prfmnews

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
PRFMNewsChannel

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
Selasa 16 April 2019, 07:26 WIB

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography




Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Bidik Photography

BANDUNG, (PRFM) - Hobi fotografi kini kian digandrungi banyak kalangan tak terkecuali anak-anak muda. Bagi sebagian orang, fotografi bahkan sudah menjadi gaya hidup sehari-hari karena teknologi semakin canggih dan memudahkan seseorang memotret.

Seperti halnya pameran fotografi bertajuk "Urban" dengan tagline "Di balik Gaya Hidup Kaum Urban" yang digelar Unit Kegiatan Kampus (UKM) Bidik Photography Stikom Bandung, di pelataran parkir kampus Stikom Bandung, Jalan Bojongkoneng, pada 11-13 April 2019.

Lima orang pameris sukses memvisualkan cerita setiap objek yang mereka potret dengan memamerkan 56 karya fotografi. Pemuda tersebut adalah Acep Ilham Gunawan, Bhakti Syahnur Nusaman, Muhammad Ivan Addakhil, Muhammad Ikbal, Rivanka Haekal Ramansyah.

Urban, tema sekaligus judul pameran ini merupakan kata sifat yang memiliki arti tentang segala sesuatu berkenaan dengan kota. Sementara gaya hidup, menurut Kotler (2002) adalah pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat dan opininya.

Ketua Bidik Photography, Utun Daerobbi mengatakan, pameran tersebut merupakan salah satu agenda wajib Bidik Photography dan menjadi puncak pengukuhan anggota baru. Selain itu, pameran ini bertujuan untuk menjaga eksistensi Bidik Photography dalam bidang fotografi.

"Pameran itu sendiri dimulai sejak pertengahan bulan Februari, dimana tema, judul, tagline mulai dibahas. Berlanjut ke proses hunting dan kurasi hingga akhir bulan Maret," ujar Utun.

Tak hanya pameran foto, selama tiga hari acara juga diramaikan dengan pemutaran film kilas balik calon anggota Bidik Photography, drama teatrikal, diskusi foto hingga bedah foto.

Photo Story menjadi pilihan jenis karya pameris dalam mengemas pameran dan ada lima tema objek yang mereka visualisasikan. Pertama soal budaya ngopi, cosplay, pemangkas rambut tradisional, industri fashion distro dan olahraga ekstrem sepeda BMX. Kelima objek tersebut hanya satu dari bagian kecil kehidupan urban di Kota Bandung.

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Bhakti Syahnur Nursaman, salah satu pameris menjelaskan soal karyanya yang mengangkat objek budaya ngopi. Bhakti mengungkapkan, dirinya ingin menunjukkan semakin maraknya coffeeshop di daerah perkotaan khususnya Bandung dan menjadikan tren kopi semakin booming. Positifnya, tren tersebut berpengaruh terhadap pendapatan petani kopi menjadi lebih baik.

Hubungannya dengan tema urban adalah kebiasaan kaum urban yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing dan membutuhkan tempat untuk berkumpul, bekerja hingga mengerjakan tugas sekolah. Maka dari itu mereka lebih memilih coffeeshop atau kafe, karena suasananya yang menurut mereka nyaman.

"Selain itu di kafe juga tersedia berbagai macam seduhan kopi yang mengandung kafein sehingga membuat mereka semakin semangat dalam mengerjakan berbagai aktivitas. Dan pesan dari foto tersebut adalah mengajak masyarakat untuk membeli kopi asli yang pada akhirnya mensejahterakan petani kopi," ucapnya.

Sementara itu, Rivanka Haekal Ramansyah yang bertanggungjawab atas foto berobjek cosplay memaparkan, dengan adanya cosplayer hantu atau mereka menyebutnya Comjurig di sudut Jalan Asia Afrika Bandung ini ingin memajukan wisata Kota Bandung yang disebut-sebut terkenal dengan kota hantu.

Jalan panjang Cosplay menjadi hobi sekaligus gaya hidup berawal di Jepang, orang-orang berdandan meniru berbagai karakter Anime. Pemain Kostum akan mendapat kepuasan tatkala mereka berhasil menyerupai karakter tertentu dan banyak diajak berswafoto. Di Bandung sendiri cosplay bergeser dari segi bentuk dan tujuan, selain menjadi sebuah gaya, cosplay bertemakan hantu (Comjurig) hadir di pusat kota meneror para pelancong untuk berswafoto. Dijadikan sebuah profesi untuk menjemput rezeki dan membangun identitas kelompok.

"Sampai di Indonesia ada karakter pocong, jurig, Comjurig yang ada di Kota Bandung. Di sana (Jepang) mereka dipakai untuk hobby, sedangkan di sini (Bandung) dipakai untuk mencari uang," ungkapnya.

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

 

BERITA TERKAIT


Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
 

BERITA PILIHAN


Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

 

BERITA LAINNYA

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Tanam Ganja di Pekarangan Rumah, Dua Pemuda Terancam Penjara Seumur Hidup
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Ucu Saepudin Diaporkan Hilang Selama Empat Bulan
Sabtu 20 Juli 2019 Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

 

 

BERITA TERKAIT

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
Selasa 16 April 2019, 07:26 WIB

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography
Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography


Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Bidik Photography


BANDUNG, (PRFM) - Hobi fotografi kini kian digandrungi banyak kalangan tak terkecuali anak-anak muda. Bagi sebagian orang, fotografi bahkan sudah menjadi gaya hidup sehari-hari karena teknologi semakin canggih dan memudahkan seseorang memotret.

Seperti halnya pameran fotografi bertajuk "Urban" dengan tagline "Di balik Gaya Hidup Kaum Urban" yang digelar Unit Kegiatan Kampus (UKM) Bidik Photography Stikom Bandung, di pelataran parkir kampus Stikom Bandung, Jalan Bojongkoneng, pada 11-13 April 2019.

Lima orang pameris sukses memvisualkan cerita setiap objek yang mereka potret dengan memamerkan 56 karya fotografi. Pemuda tersebut adalah Acep Ilham Gunawan, Bhakti Syahnur Nusaman, Muhammad Ivan Addakhil, Muhammad Ikbal, Rivanka Haekal Ramansyah.

Urban, tema sekaligus judul pameran ini merupakan kata sifat yang memiliki arti tentang segala sesuatu berkenaan dengan kota. Sementara gaya hidup, menurut Kotler (2002) adalah pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat dan opininya.

Ketua Bidik Photography, Utun Daerobbi mengatakan, pameran tersebut merupakan salah satu agenda wajib Bidik Photography dan menjadi puncak pengukuhan anggota baru. Selain itu, pameran ini bertujuan untuk menjaga eksistensi Bidik Photography dalam bidang fotografi.

"Pameran itu sendiri dimulai sejak pertengahan bulan Februari, dimana tema, judul, tagline mulai dibahas. Berlanjut ke proses hunting dan kurasi hingga akhir bulan Maret," ujar Utun.

Tak hanya pameran foto, selama tiga hari acara juga diramaikan dengan pemutaran film kilas balik calon anggota Bidik Photography, drama teatrikal, diskusi foto hingga bedah foto.

Photo Story menjadi pilihan jenis karya pameris dalam mengemas pameran dan ada lima tema objek yang mereka visualisasikan. Pertama soal budaya ngopi, cosplay, pemangkas rambut tradisional, industri fashion distro dan olahraga ekstrem sepeda BMX. Kelima objek tersebut hanya satu dari bagian kecil kehidupan urban di Kota Bandung.

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Bhakti Syahnur Nursaman, salah satu pameris menjelaskan soal karyanya yang mengangkat objek budaya ngopi. Bhakti mengungkapkan, dirinya ingin menunjukkan semakin maraknya coffeeshop di daerah perkotaan khususnya Bandung dan menjadikan tren kopi semakin booming. Positifnya, tren tersebut berpengaruh terhadap pendapatan petani kopi menjadi lebih baik.

Hubungannya dengan tema urban adalah kebiasaan kaum urban yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing dan membutuhkan tempat untuk berkumpul, bekerja hingga mengerjakan tugas sekolah. Maka dari itu mereka lebih memilih coffeeshop atau kafe, karena suasananya yang menurut mereka nyaman.

"Selain itu di kafe juga tersedia berbagai macam seduhan kopi yang mengandung kafein sehingga membuat mereka semakin semangat dalam mengerjakan berbagai aktivitas. Dan pesan dari foto tersebut adalah mengajak masyarakat untuk membeli kopi asli yang pada akhirnya mensejahterakan petani kopi," ucapnya.

Sementara itu, Rivanka Haekal Ramansyah yang bertanggungjawab atas foto berobjek cosplay memaparkan, dengan adanya cosplayer hantu atau mereka menyebutnya Comjurig di sudut Jalan Asia Afrika Bandung ini ingin memajukan wisata Kota Bandung yang disebut-sebut terkenal dengan kota hantu.

Jalan panjang Cosplay menjadi hobi sekaligus gaya hidup berawal di Jepang, orang-orang berdandan meniru berbagai karakter Anime. Pemain Kostum akan mendapat kepuasan tatkala mereka berhasil menyerupai karakter tertentu dan banyak diajak berswafoto. Di Bandung sendiri cosplay bergeser dari segi bentuk dan tujuan, selain menjadi sebuah gaya, cosplay bertemakan hantu (Comjurig) hadir di pusat kota meneror para pelancong untuk berswafoto. Dijadikan sebuah profesi untuk menjemput rezeki dan membangun identitas kelompok.

"Sampai di Indonesia ada karakter pocong, jurig, Comjurig yang ada di Kota Bandung. Di sana (Jepang) mereka dipakai untuk hobby, sedangkan di sini (Bandung) dipakai untuk mencari uang," ungkapnya.


 

BERITA LAINNYA



Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography

 

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Mengenal Gaya Hidup Kaum Urban Bandung Lewat Pameran Foto Bidik Photography