Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli  




Selasa 17 September 2019

03:32 WIB

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
@prfmnews

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
PRFMNewsChannel

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
Senin 19 Agustus 2019, 17:57 WIB
Info Kehilangan
Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli




Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Kejadian tidak mengenakan menimpa warga Bandung, Jajang Permana. Jajang harus kehilangan mobilnya saat akan dijual. Mobil Jajang yang berjenis pick up merek GrandMax warna hitam dan bernopol Z 8049 AG dibawa kabur oleh calon pembelinya. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Senin (19/8/2019). 

Kejadian berawal saat Jajang hendak menjual mobil tersebut. Dia menjual mobil tersebut di media sosial. Lalu, ada seseorang yang berminat membeli mobil tersebut, dan menemui kesepakatan untuk melakukan transaksi di kawasan Bandara Husein Sastranegara. Jajang yang kebetulan sedang kerja, meminta adiknya untuk menemui calon pembeli tersebut. 

"Tadi siang si pembeli janjian sama adik saya di sekitar Husein (Bandara Husein Sastranegara), sudah ngomongin harga ini itu. Setelah itu kata adik saya penipu mengajak dia makan, lalu mobil dipinjam oleh si penipu dengan alasan mau menjemput istrinya," kata Jajang saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Tanpa menaruh curiga, adik Jajang pun memberikan kunci beserta STNK mobil kepada calon pembeli. Namun setelah menunggu lama, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan. Nomor handphone si calon pembeli pun kata Jajang, sudah tidak aktif. 

"Nomornya ada, tapi pas dihubungi sudah tidak aktif," kata dia. 

Jajang dan adiknya tidak begitu mengenal pelaku. Lantaran mereka baru kenal di media sosial. Ditanya ciri-ciri pelaku, Jajang tidak bisa menjelaskan. Soalnya, dia belum pernah bertemu langsung dengan pelaku. 

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Cicendo. Saat ini ia hanya bisa bersikap pasrah dan menunggu hasil penyelidikan polisi. 










 

BERITA TERKAIT


Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
 

BERITA PILIHAN


Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

 

BERITA LAINNYA

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Gol ke Gawang Tira Kabo Lecut Motivasi Kuipers
Senin 16 September 2019


KLHK Terus Upayakan Pemadaman Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli Asap Riau Tak Berkurang, Pemerintah Mesti Evaluasi Perizinan Industri
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli Revisi UU MD3 Demi Mewujudkan Lembaga Permusyawaratan yang Lebih Demokratis
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha, Ini Kata Kepala Dishub Kota Bandung
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli Pengerjaan Flyover Jalan Jakarta-Supratman, Lajur Jalan Jakarta Jadi Menyempit
Senin 16 September 2019 Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

 

 

BERITA TERKAIT

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
Senin 19 Agustus 2019, 17:57 WIB
Info Kehilangan

Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli
Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli


Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Kejadian tidak mengenakan menimpa warga Bandung, Jajang Permana. Jajang harus kehilangan mobilnya saat akan dijual. Mobil Jajang yang berjenis pick up merek GrandMax warna hitam dan bernopol Z 8049 AG dibawa kabur oleh calon pembelinya. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Senin (19/8/2019). 

Kejadian berawal saat Jajang hendak menjual mobil tersebut. Dia menjual mobil tersebut di media sosial. Lalu, ada seseorang yang berminat membeli mobil tersebut, dan menemui kesepakatan untuk melakukan transaksi di kawasan Bandara Husein Sastranegara. Jajang yang kebetulan sedang kerja, meminta adiknya untuk menemui calon pembeli tersebut. 

"Tadi siang si pembeli janjian sama adik saya di sekitar Husein (Bandara Husein Sastranegara), sudah ngomongin harga ini itu. Setelah itu kata adik saya penipu mengajak dia makan, lalu mobil dipinjam oleh si penipu dengan alasan mau menjemput istrinya," kata Jajang saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Tanpa menaruh curiga, adik Jajang pun memberikan kunci beserta STNK mobil kepada calon pembeli. Namun setelah menunggu lama, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan. Nomor handphone si calon pembeli pun kata Jajang, sudah tidak aktif. 

"Nomornya ada, tapi pas dihubungi sudah tidak aktif," kata dia. 

Jajang dan adiknya tidak begitu mengenal pelaku. Lantaran mereka baru kenal di media sosial. Ditanya ciri-ciri pelaku, Jajang tidak bisa menjelaskan. Soalnya, dia belum pernah bertemu langsung dengan pelaku. 

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Cicendo. Saat ini ia hanya bisa bersikap pasrah dan menunggu hasil penyelidikan polisi. 






 

BERITA LAINNYA



Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Gol ke Gawang Tira Kabo Lecut Motivasi Kuipers
Senin 16 September 2019
PERSIB


Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

KLHK Terus Upayakan Pemadaman Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Senin 16 September 2019
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau


Mau Dijual, Mobil Jajang Malah Dibawa Kabur Calon Pembeli

Asap Riau Tak Berkurang, Pemerintah Mesti Evaluasi Perizinan Industri
Senin 16 September 2019
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau