Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu  




Rabu 16 Oktober 2019

23:50 WIB

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
@prfmnews

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
PRFMNewsChannel

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
Senin 12 Agustus 2019, 10:59 WIB
Erupsi Tangkuban Perahu
Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu




Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : PRFM/dok

BANDUNG, (PRFM) - Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menambah pemasangan alat global positioning system atau GPS di Gunung Tangkuban Parahu, setelah meningkatnya status dari Normal menjadi Waspada pada 2 Agustus 2019 lalu. 

Soalnya, gunung Tangkuban Parahu masih mengeluarkan kolom abu dengan balutan asap putih. Menurut pantauan PVMBG, abu tersebut keluar melalui Kawah Ratu.

Selain menambah peralatan GPS, PVBMG juga menambah fasilitas pemantauan lainnya seperti alat pengukuran gas, CCTV, dan Seismograf digital.

"Dalam rangka antisipasi, kita menambahkan alat monitoring di Tangkuban Parahu," ujar ujar Hendra saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (12/8/2019).

Kabid Mitigasi Gunung Api PVMBG Hendra Gunawan menuturkan, abu terpantau menyebar di sekitaran bibir Kawah Ratu. Selain itu, Gunung Tangkuban Parahu maih mengalami gempa tremor dengan amplitudo mencapai 50 milimeter.

"Statusnya masih level II (Waspada) dengan radius aman 1,5 kilometer. Jadi masyarakat silahkan beraktifitas seperti biasa di luar radius 1,5 kilometer," imbuhnya.










 

BERITA TERKAIT


Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
 

BERITA PILIHAN


Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

 

BERITA LAINNYA

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019


PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

 

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
Senin 12 Agustus 2019, 10:59 WIB
Erupsi Tangkuban Perahu

Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu
Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu


Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : PRFM/dok


BANDUNG, (PRFM) - Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menambah pemasangan alat global positioning system atau GPS di Gunung Tangkuban Parahu, setelah meningkatnya status dari Normal menjadi Waspada pada 2 Agustus 2019 lalu. 

Soalnya, gunung Tangkuban Parahu masih mengeluarkan kolom abu dengan balutan asap putih. Menurut pantauan PVMBG, abu tersebut keluar melalui Kawah Ratu.

Selain menambah peralatan GPS, PVBMG juga menambah fasilitas pemantauan lainnya seperti alat pengukuran gas, CCTV, dan Seismograf digital.

"Dalam rangka antisipasi, kita menambahkan alat monitoring di Tangkuban Parahu," ujar ujar Hendra saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (12/8/2019).

Kabid Mitigasi Gunung Api PVMBG Hendra Gunawan menuturkan, abu terpantau menyebar di sekitaran bibir Kawah Ratu. Selain itu, Gunung Tangkuban Parahu maih mengalami gempa tremor dengan amplitudo mencapai 50 milimeter.

"Statusnya masih level II (Waspada) dengan radius aman 1,5 kilometer. Jadi masyarakat silahkan beraktifitas seperti biasa di luar radius 1,5 kilometer," imbuhnya.






 

BERITA LAINNYA



Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019
Liga 1 2019


Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Masih Keluarkan Kolom Abu, PVMBG Tambah Alat Pantau Gunung Tangkuban Parahu

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI