Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada  




Rabu 16 Oktober 2019

21:56 WIB

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
@prfmnews

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
PRFMNewsChannel

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
Senin 22 Juli 2019, 19:06 WIB
MODUS OPERANDI
Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada




Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Pengemudi aplikasi transportasi online Grab mesti waspada. Pasalnya saat ini marak penipuan dengan modus penumpang yang order melalui aplikasi Grab Rent. 

Salah seorang pengemudi Grab, Andri menyampaikan, penipuan tersebut saat ini marak terjadi di Kota Bandung. Kasus penipuan itu ramai diperbincangkan di grup Facebook Grab Bandung. Korbannya rekan dia sesama pengemudi Grab. 

"Saya baru tahu sekitar dua mingguan, marak penipuan mengatasnamakan penumpang yang pesan Grab Rent," kata dia saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin, 22 Juli 2019.

Dia menjelaskan modus penipuan tersebut. Awalnya ada seseorang calon penumpang yang mengaku perempuan melakukan order Grab Rent. Perempuan tersebut pesan Grab Rent untuk durasi rental 4 jam dengan biaya Rp 290 ribu. Anehnya, setelah perempuan tersebut melakukan order, tiba-tiba ada pesan otomatis yang isinya :"Ketik kenyamanan, anda akan terhubung dengan penumpang setelah mengisi data form, tulis nama sesuai id, nomor telepon, nomor polisi motor, dan alamat email". Data tersebut harus diisi oleh pengemudi. 

"Pesan tersebut adalah pesan yang dibuat secara otomatis, itu masih diaplikasi Grab Rent, berarti dari oknum penumpang," kata dia. 

Andri khawatir pengemudi lain tidak tahu modus penipuan tersebut. Karena, jika tertipu akibatnya akan fatal. Pengemudi bisa kehilangan seluruh saldo di akun Grabnya. Dan akun Grab pengemudi akan berpindah ke tangan pelaku.

"Pas data dimasukan (ke pesan otomatis), akun pengemudi langsung berpindah ke tangan pelaku," katanya. 

Andri mengatakan, nama pelaku yang mengatasnamakan perempuan itu selalu sama. Namun, dia tidak ingat dengan jelas nama tersebut. Dia menyangka akun penumpang perempuan itu palsu. Akun yang sengaja dibuat untuk modus penipuan. Untuk itu, pengemudi Grab Car mesti waspada. 










 

BERITA TERKAIT


Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
 

BERITA PILIHAN


Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

 

BERITA LAINNYA

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019


PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

 

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
Senin 22 Juli 2019, 19:06 WIB
MODUS OPERANDI

Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada
Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada


Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Pengemudi aplikasi transportasi online Grab mesti waspada. Pasalnya saat ini marak penipuan dengan modus penumpang yang order melalui aplikasi Grab Rent. 

Salah seorang pengemudi Grab, Andri menyampaikan, penipuan tersebut saat ini marak terjadi di Kota Bandung. Kasus penipuan itu ramai diperbincangkan di grup Facebook Grab Bandung. Korbannya rekan dia sesama pengemudi Grab. 

"Saya baru tahu sekitar dua mingguan, marak penipuan mengatasnamakan penumpang yang pesan Grab Rent," kata dia saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin, 22 Juli 2019.

Dia menjelaskan modus penipuan tersebut. Awalnya ada seseorang calon penumpang yang mengaku perempuan melakukan order Grab Rent. Perempuan tersebut pesan Grab Rent untuk durasi rental 4 jam dengan biaya Rp 290 ribu. Anehnya, setelah perempuan tersebut melakukan order, tiba-tiba ada pesan otomatis yang isinya :"Ketik kenyamanan, anda akan terhubung dengan penumpang setelah mengisi data form, tulis nama sesuai id, nomor telepon, nomor polisi motor, dan alamat email". Data tersebut harus diisi oleh pengemudi. 

"Pesan tersebut adalah pesan yang dibuat secara otomatis, itu masih diaplikasi Grab Rent, berarti dari oknum penumpang," kata dia. 

Andri khawatir pengemudi lain tidak tahu modus penipuan tersebut. Karena, jika tertipu akibatnya akan fatal. Pengemudi bisa kehilangan seluruh saldo di akun Grabnya. Dan akun Grab pengemudi akan berpindah ke tangan pelaku.

"Pas data dimasukan (ke pesan otomatis), akun pengemudi langsung berpindah ke tangan pelaku," katanya. 

Andri mengatakan, nama pelaku yang mengatasnamakan perempuan itu selalu sama. Namun, dia tidak ingat dengan jelas nama tersebut. Dia menyangka akun penumpang perempuan itu palsu. Akun yang sengaja dibuat untuk modus penipuan. Untuk itu, pengemudi Grab Car mesti waspada. 






 

BERITA LAINNYA



Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019
Liga 1 2019


Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Marak Penipuan via Aplikasi Grab Rent, Pengemudi Mesti Waspada

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI