KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar  




Minggu 24 Maret 2019

20:32 WIB

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
@prfmnews

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
PRFMNewsChannel

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
Sabtu 09 Maret 2019, 15:28 WIB

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar




KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

Redaksi Oleh : Diki Setiawan
Foto Oleh : Kemendagri

BANDUNG, (PRFM) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan memberikan klarifikasi atas merebaknya isu yang menuding bahwa Kementerian Dalam Negeri memasukkan Warga Negara Asing (WNA) ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPU) Pemilu 2019. Ia mengkonfirmasi bahwa hal tersebut tidaklah benar, dikatakan seusai Rapat Bersama antara Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri dengan KPU dan Bawaslu, Jumat (9/3/2019).

"Pernyataan bahwa jutaan WNA atau Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk dalam DPT itu tidak benar, saya berkali-kali mengatakan hal tersebut dan disampaikan oleh Dukcapil", tegasnya.

Viryan menjelaskan, bahwa 1.680 WNA di Indonesia yang mendapatkan KTP-el adalah perekaman KTP-el baru, ia mengartikan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sedang berjalan dan tidak sebanyak isu yang disampaikan banyak pihak. Dari jumlah tersebut, Viryan mengungkapkan 103 telah disampaikan selama rapat. Hasilnya dipastikan terkait masalah tersebut telah clear dan terkait kepemilikan KTp-el WNA sudah selesai.

"Disampaikan tadi kami sudah koordinasi clear, maka terkait pemilik KTP- el WNA sudah selesai", jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi masuknya WNA ke dalam DPT maka Kemendagri, KPU dan Bawaslu sepakat akan membentuk tim teknis bersama.

"Jadi ada tim teknis mewakili KPU dan Dukcapil Kemendagri tentunya nanti kami akan koordinasi dengan  Komisioner Bawaslu agar substansi dari hal ini adalah jangan sampai pihak yang tidak punya hak memilih di Indonesia menggunakan hak pilihnya", sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah  memastikan   WNA yang masuk DPT telah dicoret. Langkah selanjutnya, Ia berencana melakukan literasi kepada petugas di lapangan untuk mengetahui perbedaan KTP-el WNA dan WNI.

Lebih lanjut, Zudan menjelaskan bahwa perbedan KTP-el WNA dan WNI dapat dilihat dari tiga hal, yaitu pada KTP-el WNA terdapat tulisan warga negara asing, terdapat tulisan berbahasa inggris dan berlaku terbatas waktu (tidak seumur hidup).

Apabila dikemudian hari masih muncul isu yang sama, Zudan merencanakan akan merubah warna KTP-el WNA agar dapat mudah diketahui.

Zudan menampik isu selama ini yang menghubungkan KTP-el WNA dengan isu memenangkan Paslon tertentu, baik dalam rangka Pilkada maupun Pemilu 2019. Ia menegaskan bahwa Pembuatan KTP-el untuk WNA telah berlaku sejak tahun 2006.

Kemudian, Zudan juga menegaskan Dukcapil sepenuhnya merekam KTP-el WNA dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Administrasi Dukcapil dan menjalankan perintah perundang-undangan.

"jadi ini kita kaji bersama-sama memberikan pengetahuan, pemahaman, dan sosialisasi bahwa KTP untuk WNA ini sudah brlaku sejak lama 2006 dan tidak ada kaitannya dengan Pileg dan  Pilpres maupun Pilkada, namun sepenuhnya adalah fungsi-fungsi adminstrasi", pungkasnya.



KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

 

BERITA TERKAIT


KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
 

BERITA PILIHAN


KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

 

BERITA LAINNYA

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

Ada 29 Ribu Pesantren, Presiden Harap RUU Pesantren Segera Selesai
Minggu 24 Maret 2019


Fabiano Akan Mudah Berkomunikasi dengan Pemain Lain
Minggu 24 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar Fabiano Dinilai Dapat Bermain Apik Diusia yang Tak Muda Lagi
Minggu 24 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar Fabiano Datang, Persib Belum Hentikan Perburuan Pemain
Minggu 24 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar Setiap Harinya 20 Orang Indonesia Meninggal Akibat Kanker
Sabtu 23 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar Warga Heran Pemkot Tak Juga Angkat Lurah Batununggal
Sabtu 23 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar Done! Fabiano Beltrame Resmi Berseragam Persib
Sabtu 23 Maret 2019 KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

 

 

BERITA TERKAIT

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
Sabtu 09 Maret 2019, 15:28 WIB

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar
KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar


KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

Redaksi Oleh : Diki Setiawan
Sumber Foto : Kemendagri


BANDUNG, (PRFM) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan memberikan klarifikasi atas merebaknya isu yang menuding bahwa Kementerian Dalam Negeri memasukkan Warga Negara Asing (WNA) ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPU) Pemilu 2019. Ia mengkonfirmasi bahwa hal tersebut tidaklah benar, dikatakan seusai Rapat Bersama antara Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri dengan KPU dan Bawaslu, Jumat (9/3/2019).

"Pernyataan bahwa jutaan WNA atau Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk dalam DPT itu tidak benar, saya berkali-kali mengatakan hal tersebut dan disampaikan oleh Dukcapil", tegasnya.

Viryan menjelaskan, bahwa 1.680 WNA di Indonesia yang mendapatkan KTP-el adalah perekaman KTP-el baru, ia mengartikan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sedang berjalan dan tidak sebanyak isu yang disampaikan banyak pihak. Dari jumlah tersebut, Viryan mengungkapkan 103 telah disampaikan selama rapat. Hasilnya dipastikan terkait masalah tersebut telah clear dan terkait kepemilikan KTp-el WNA sudah selesai.

"Disampaikan tadi kami sudah koordinasi clear, maka terkait pemilik KTP- el WNA sudah selesai", jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi masuknya WNA ke dalam DPT maka Kemendagri, KPU dan Bawaslu sepakat akan membentuk tim teknis bersama.

"Jadi ada tim teknis mewakili KPU dan Dukcapil Kemendagri tentunya nanti kami akan koordinasi dengan  Komisioner Bawaslu agar substansi dari hal ini adalah jangan sampai pihak yang tidak punya hak memilih di Indonesia menggunakan hak pilihnya", sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah  memastikan   WNA yang masuk DPT telah dicoret. Langkah selanjutnya, Ia berencana melakukan literasi kepada petugas di lapangan untuk mengetahui perbedaan KTP-el WNA dan WNI.

Lebih lanjut, Zudan menjelaskan bahwa perbedan KTP-el WNA dan WNI dapat dilihat dari tiga hal, yaitu pada KTP-el WNA terdapat tulisan warga negara asing, terdapat tulisan berbahasa inggris dan berlaku terbatas waktu (tidak seumur hidup).

Apabila dikemudian hari masih muncul isu yang sama, Zudan merencanakan akan merubah warna KTP-el WNA agar dapat mudah diketahui.

Zudan menampik isu selama ini yang menghubungkan KTP-el WNA dengan isu memenangkan Paslon tertentu, baik dalam rangka Pilkada maupun Pemilu 2019. Ia menegaskan bahwa Pembuatan KTP-el untuk WNA telah berlaku sejak tahun 2006.

Kemudian, Zudan juga menegaskan Dukcapil sepenuhnya merekam KTP-el WNA dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Administrasi Dukcapil dan menjalankan perintah perundang-undangan.

"jadi ini kita kaji bersama-sama memberikan pengetahuan, pemahaman, dan sosialisasi bahwa KTP untuk WNA ini sudah brlaku sejak lama 2006 dan tidak ada kaitannya dengan Pileg dan  Pilpres maupun Pilkada, namun sepenuhnya adalah fungsi-fungsi adminstrasi", pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar

 

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KPU Klarifikasi Jutaan WNA yang Masuk dalam DPT Tidak Benar