KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik  




Kamis 18 Oktober 2018

08:28 WIB

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
@prfmnews

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
PRFMNewsChannel

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
Kamis 17 Mei 2018, 19:22 WIB
Pilgub Jabar 2018

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik




KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah menerima surat rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mengenai dugaan pelanggaran administratif yang dilakukan pasangan calon nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau "Asyik" saat debat publik kedua Pilgub Jabar 2018 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Senin (14/5/2018). 

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat mengatakan pihaknya akan segera mengkaji dugaan pelanggaran administrasi tersebut. KPU Jabar akan mempertimbangkan sanksi apa yang akan diberikan kepada paslon nomor urut 3 sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.  

"Kami terima surat rekomendasi dari Bawaslu mengenai adanya pelanggaran admisitrasi yang dilakukan paslon nomor urut 3. Akan kita pelajari, paling lambat tujuh hari kedepan sudah ada keputusan," ujar Yayat kepada PRFM, Kamis (17/5/2018). 

Yayat menambahkan surat rekomendasi tersebut saat ini sedang dikaji oleh tim hukum KPU Jabar. Bilamana sudah selesai, nantinya akan dibawa ke rapat pleno. 

Pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh paslon nomor urut 3 tambah Yayat diakibatkan karena mereka menyalahi tata tertib debat. Dalam tata tertib debat diperbolehkan membawa atribut paslon tetapi yang berkaitan dengan Pilgub Jabar.

"Memang boleh membawa atribut paslon yang berbahan lembut, kalau mengenai hal itu tidak masalah karena bahannya kaos, tapi tulisannya dianggap masalah oleh Bawaslu karena dinilai kaitannya diluar PIlgub," ungkapnya.  

Lebih lanjut Yayat menuturkan pihaknya tidak merasa kecolongan terkait adanya kasus tersebut, lantaran telah menerapkan prosedur yang ketat.

"Kita terapkan prosedur yang ketat, diperiksa segalam macam, benda keras atau atribut yang berbahan keras tidak boleh dibawa. Yang boleh itu atribut paslon yang berbahan lembut, kita fokusnya ke hal itu. Yang diperiksa petugas saat itu tidak ada atribut kaos diluar dari (konteks) paslon," tambahnya. 

Untuk mengantisipasi pelanggaran tersebut terulang, KPU Jabar akan berkordinasi dengan tim kampanye setiap paslon dan dengan otoritas keamanan sebelum menggelar debat publik ketiga PIlgub Jabar.

"Saya akan berusaha ajak ngobrol dulu dengan semua tim kampanye, kemudian meminta pendapat Kapolda (Jabar), rekomendasinya seperti apa, lalu akan mengambil langkah-langkah teknis lainnya," tandasnya.



KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
 

BERITA PILIHAN


KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

 

BERITA LAINNYA

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Dies Natalis ke 64, UPI Beri Gelar Doktor Honoris Causa Untuk Mendag
Kamis 18 Oktober 2018


Polrestabes Bandung Tangkap Pelaku Penculikan Anak yang Akan Dijadikan Pemulung
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik Soal Suap Bupati Bekasi, Pemprov Jabar Tunggu Pusat
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik Usulan Kaca Antipeluru Gedung DPR Terlalu Lebay
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik Pengamat Minta Kasus "Peluru Nyasar" Tak Perlu Dibawa ke Ranah Politik
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik Penggunaan Senjata Api Perlu Diperketat
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik Program Mitigasi Bencana Diharapkan Masuk Ekstrakurikuler Siswa Sekolah
Kamis 18 Oktober 2018 KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

 

 

BERITA TERKAIT


KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
Kamis 17 Mei 2018, 19:22 WIB
Pilgub Jabar 2018

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik
KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik


KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah menerima surat rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mengenai dugaan pelanggaran administratif yang dilakukan pasangan calon nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau "Asyik" saat debat publik kedua Pilgub Jabar 2018 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Senin (14/5/2018). 

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat mengatakan pihaknya akan segera mengkaji dugaan pelanggaran administrasi tersebut. KPU Jabar akan mempertimbangkan sanksi apa yang akan diberikan kepada paslon nomor urut 3 sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.  

"Kami terima surat rekomendasi dari Bawaslu mengenai adanya pelanggaran admisitrasi yang dilakukan paslon nomor urut 3. Akan kita pelajari, paling lambat tujuh hari kedepan sudah ada keputusan," ujar Yayat kepada PRFM, Kamis (17/5/2018). 

Yayat menambahkan surat rekomendasi tersebut saat ini sedang dikaji oleh tim hukum KPU Jabar. Bilamana sudah selesai, nantinya akan dibawa ke rapat pleno. 

Pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh paslon nomor urut 3 tambah Yayat diakibatkan karena mereka menyalahi tata tertib debat. Dalam tata tertib debat diperbolehkan membawa atribut paslon tetapi yang berkaitan dengan Pilgub Jabar.

"Memang boleh membawa atribut paslon yang berbahan lembut, kalau mengenai hal itu tidak masalah karena bahannya kaos, tapi tulisannya dianggap masalah oleh Bawaslu karena dinilai kaitannya diluar PIlgub," ungkapnya.  

Lebih lanjut Yayat menuturkan pihaknya tidak merasa kecolongan terkait adanya kasus tersebut, lantaran telah menerapkan prosedur yang ketat.

"Kita terapkan prosedur yang ketat, diperiksa segalam macam, benda keras atau atribut yang berbahan keras tidak boleh dibawa. Yang boleh itu atribut paslon yang berbahan lembut, kita fokusnya ke hal itu. Yang diperiksa petugas saat itu tidak ada atribut kaos diluar dari (konteks) paslon," tambahnya. 

Untuk mengantisipasi pelanggaran tersebut terulang, KPU Jabar akan berkordinasi dengan tim kampanye setiap paslon dan dengan otoritas keamanan sebelum menggelar debat publik ketiga PIlgub Jabar.

"Saya akan berusaha ajak ngobrol dulu dengan semua tim kampanye, kemudian meminta pendapat Kapolda (Jabar), rekomendasinya seperti apa, lalu akan mengambil langkah-langkah teknis lainnya," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik

 

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

KPU Jabar Kaji Rekomendasi Bawaslu Mengenai Dugaan Pelanggaran Pasangan Asyik