Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola  




Jumat 23 Agustus 2019

07:43 WIB

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
@prfmnews

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
PRFMNewsChannel

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
Sabtu 09 Februari 2019, 15:33 WIB

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola




Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Redaksi Oleh : Diki Setiawan
Foto Oleh : Kemenpora.go.id

BANDUNG, (PRFM) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendukung langkah Satgas Anti Mafia Bola untuk pemberantasan masalah pengaturan skor yang terjadi di sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto usai menghadiri pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan pidana penyuapan terkait pertandingan PSS Sleman vs Madura FC Liga 2 Indonesia Tahun 2018, di Dittipidkor Bareskrim Polri Lantai 2 Gedung Ombusdmen Republik Indonesia, Kamis (7/1/2019). 

Sesmenpora menjalani pemeriksaan kurang lebih 4 jam dengan total 23 pertanyaaan. Hampir semua rata-rata pertanyaan yang diberikan terkait peran dan konsen Kemenpora terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor sepakbola Indonesia. "Kehadiran saya hari ini memang memenuhi panggilan Bareskrim terkait kasus penyuapan pertandingan antara PSS Sleman vs Madura FC. Di situ saya juga ditanya apakah kenal dengan Hidayat, dan saya jawab tidak kenal. Termasuk apakah kenal dengan Manajer Madura FC Yanuar," katanya dalam siaran pers.

"Pertanyaan hari ini sebenarnya pengembangan dari pemeriksaan saya sebelumnya ditanya tentang mekanisme yang sifatnya adminitratif terkait hubungan kerja antara PSSI dengan Kemenpora, BOPI dan KONI. Kenapa itu ditanyakan dalam konteks tidak semata-mata dalam kasus pengaturan skornya saja, tapi untuk menilai kapasitas apa yang menjadi kewajiban Kemenpora kepada PSSI sesuai Undang-Undang SKN No 3 Tahun 2005," tambahnya. 

Semenpora sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor ini, dan dia juga menegaskan bahwa apa yangdilakukan satgas dan Kemenpora bukan bagian dari intervensi. 

"Saya tegaskan sekali lagi, ini bukan bagian bentuk intervensi negara atau dari pemerintah. Saya meminta kepada PSSI agar jangan coba-coba melaporkan kepada FIFA ini adalah pelanggaran intervensi. Karena apa yang dilakukan Satgas hari ini adalah bagian dari perbaikan untuk sepakbola Indonesia," tutupnya. 







Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola




 

BERITA TERKAIT


Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
 

BERITA PILIHAN


Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

 

BERITA LAINNYA

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019


Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Imbas Kabel Optik Putus, Jaringan Telpon dan Internet di Wilayah ini Terganggu
Kamis 22 Agustus 2019 Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

 

 

BERITA TERKAIT

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
Sabtu 09 Februari 2019, 15:33 WIB

Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola
Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola


Kemenpora Dukung Terus Langkah Satgas Anti Mafia Bola

Redaksi Oleh : Diki Setiawan
Sumber Foto : Kemenpora.go.id


BANDUNG, (PRFM) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendukung langkah Satgas Anti Mafia Bola untuk pemberantasan masalah pengaturan skor yang terjadi di sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto usai menghadiri pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan pidana penyuapan terkait pertandingan PSS Sleman vs Madura FC Liga 2 Indonesia Tahun 2018, di Dittipidkor Bareskrim Polri Lantai 2 Gedung Ombusdmen Republik Indonesia, Kamis (7/1/2019). 

Sesmenpora menjalani pemeriksaan kurang lebih 4 jam dengan total 23 pertanyaaan. Hampir semua rata-rata pertanyaan yang diberikan terkait peran dan konsen Kemenpora terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor sepakbola Indonesia. "Kehadiran saya hari ini memang memenuhi panggilan Bareskrim terkait kasus penyuapan pertandingan antara PSS Sleman vs Madura FC. Di situ saya juga ditanya apakah kenal dengan Hidayat, dan saya jawab tidak kenal. Termasuk apakah kenal dengan Manajer Madura FC Yanuar," katanya dalam siaran pers.

"Pertanyaan hari ini sebenarnya pengembangan dari pemeriksaan saya sebelumnya ditanya tentang mekanisme yang sifatnya adminitratif terkait hubungan kerja antara PSSI dengan Kemenpora, BOPI dan KONI. Kenapa itu ditanyakan dalam konteks tidak semata-mata dalam kasus pengaturan skornya saja, tapi untuk menilai kapasitas apa yang menjadi kewajiban Kemenpora kepada PSSI sesuai Undang-Undang SKN No 3 Tahun 2005," tambahnya. 

Semenpora sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola terhadap kasus penyuapan dan pengaturan skor ini, dan dia juga menegaskan bahwa apa yangdilakukan satgas dan Kemenpora bukan bagian dari intervensi. 

"Saya tegaskan sekali lagi, ini bukan bagian bentuk intervensi negara atau dari pemerintah. Saya meminta kepada PSSI agar jangan coba-coba melaporkan kepada FIFA ini adalah pelanggaran intervensi. Karena apa yang dilakukan Satgas hari ini adalah bagian dari perbaikan untuk sepakbola Indonesia," tutupnya. 






 

BERITA LAINNYA