Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi  




Jumat 23 Agustus 2019

07:19 WIB

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
@prfmnews

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
PRFMNewsChannel

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019, 13:24 WIB
Kota Bandung

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi




Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Pasar Kosambi Septi Sahreza mengatakan petugas pemadaman kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berupaya melakukan pemadaman di Pasar Kosambi, Minggu (19/5/2019) siang. 

Septi mengatakan, proses pemadaman menemui kendala, lantaran tebalnya asap di titik api. Oleh karena itu, petugas tidak mampu menembus asap untuk kemudian melakukan pemadaman ke dalam ruangan. 

"Susah cari titik api, karena asap terlalu tebal," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Kebakaran di Pasar Kosambi terjadi sejak Sabtu (18/5/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Pada Minggu, pukul 3 pagi, api sempat padam. Namun, karena hembusan angin yang cukup besar menyebabkan api kembali membara. Hal itu juga diakibatkan lantaran lokasi titik api berada di basement yang sirkulasi udaranya kurang. 

"Sirkulasi udara kurang disana (lokasi api), jadi tersendat udara pengap. Suhu udara disana mencapai 150 derajat," kata Septi. 

Untuk penanganan kebakaran, Pasar Kosambi sebenarnya memilki 20 buah APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Namun, api mudah membesar, lantaran material yang terbakar adalah tempurung kelapa. 

"APAR tersedia, sebelum api membesar kita sudah habiskan 20 APAR, tapi yang terbakar ini parudan kelapa dan cangkangnya, jadi susah dipadamkan," katanya. 

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk sementara pedagang direlokasi ke parkir depan Pasar Kosambi. Dalam waktu cepat, pihaknya akan segera melakukan pendataan. 

"Senin besok pedagang akan didata, kita juga akan siapkan ruang dagang sementara," katanya.







Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi




 

BERITA TERKAIT


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
 

BERITA PILIHAN


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

BERITA LAINNYA

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019


Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Imbas Kabel Optik Putus, Jaringan Telpon dan Internet di Wilayah ini Terganggu
Kamis 22 Agustus 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

 

BERITA TERKAIT

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019, 13:24 WIB
Kota Bandung

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Pasar Kosambi Septi Sahreza mengatakan petugas pemadaman kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berupaya melakukan pemadaman di Pasar Kosambi, Minggu (19/5/2019) siang. 

Septi mengatakan, proses pemadaman menemui kendala, lantaran tebalnya asap di titik api. Oleh karena itu, petugas tidak mampu menembus asap untuk kemudian melakukan pemadaman ke dalam ruangan. 

"Susah cari titik api, karena asap terlalu tebal," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Kebakaran di Pasar Kosambi terjadi sejak Sabtu (18/5/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Pada Minggu, pukul 3 pagi, api sempat padam. Namun, karena hembusan angin yang cukup besar menyebabkan api kembali membara. Hal itu juga diakibatkan lantaran lokasi titik api berada di basement yang sirkulasi udaranya kurang. 

"Sirkulasi udara kurang disana (lokasi api), jadi tersendat udara pengap. Suhu udara disana mencapai 150 derajat," kata Septi. 

Untuk penanganan kebakaran, Pasar Kosambi sebenarnya memilki 20 buah APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Namun, api mudah membesar, lantaran material yang terbakar adalah tempurung kelapa. 

"APAR tersedia, sebelum api membesar kita sudah habiskan 20 APAR, tapi yang terbakar ini parudan kelapa dan cangkangnya, jadi susah dipadamkan," katanya. 

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk sementara pedagang direlokasi ke parkir depan Pasar Kosambi. Dalam waktu cepat, pihaknya akan segera melakukan pendataan. 

"Senin besok pedagang akan didata, kita juga akan siapkan ruang dagang sementara," katanya.






 

BERITA LAINNYA