Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi  




Senin 17 Juni 2019

19:47 WIB

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
@prfmnews

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
PRFMNewsChannel

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019, 13:24 WIB
Kota Bandung

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi




Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Pasar Kosambi Septi Sahreza mengatakan petugas pemadaman kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berupaya melakukan pemadaman di Pasar Kosambi, Minggu (19/5/2019) siang. 

Septi mengatakan, proses pemadaman menemui kendala, lantaran tebalnya asap di titik api. Oleh karena itu, petugas tidak mampu menembus asap untuk kemudian melakukan pemadaman ke dalam ruangan. 

"Susah cari titik api, karena asap terlalu tebal," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Kebakaran di Pasar Kosambi terjadi sejak Sabtu (18/5/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Pada Minggu, pukul 3 pagi, api sempat padam. Namun, karena hembusan angin yang cukup besar menyebabkan api kembali membara. Hal itu juga diakibatkan lantaran lokasi titik api berada di basement yang sirkulasi udaranya kurang. 

"Sirkulasi udara kurang disana (lokasi api), jadi tersendat udara pengap. Suhu udara disana mencapai 150 derajat," kata Septi. 

Untuk penanganan kebakaran, Pasar Kosambi sebenarnya memilki 20 buah APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Namun, api mudah membesar, lantaran material yang terbakar adalah tempurung kelapa. 

"APAR tersedia, sebelum api membesar kita sudah habiskan 20 APAR, tapi yang terbakar ini parudan kelapa dan cangkangnya, jadi susah dipadamkan," katanya. 

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk sementara pedagang direlokasi ke parkir depan Pasar Kosambi. Dalam waktu cepat, pihaknya akan segera melakukan pendataan. 

"Senin besok pedagang akan didata, kita juga akan siapkan ruang dagang sementara," katanya.



Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

BERITA TERKAIT


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
 

BERITA PILIHAN


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

BERITA LAINNYA

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

KIP Minta PPDB SMA/SMK Jawa Barat Dibuka Secara Transparan
Senin 17 Juni 2019


Panitia PPDB SMAN 2 Bandung Ungkap Kelemahan Sistem Zonasi
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Tabrakan Beruntun di Tol Cipali Diduga Karena Sopir Bus Diserang
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Pemprov Jabar Anggarkan Dana Bantu Siswa Tidak Mampu Lanjutkan Sekolah
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Hari Pertama PPDB 2019, Uu: Tidak Ada Kendala
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Pendaftaran PPDB Hari Pertama Selesai, Disdik Jabar Langsung Evaluasi
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Hari Pertama PPDB Membludak, Warga Diminta Manfaatkan Hari Lainnya
Senin 17 Juni 2019 Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

 

BERITA TERKAIT

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Minggu 19 Mei 2019, 13:24 WIB
Kota Bandung

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi
Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi


Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Pasar Kosambi Septi Sahreza mengatakan petugas pemadaman kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berupaya melakukan pemadaman di Pasar Kosambi, Minggu (19/5/2019) siang. 

Septi mengatakan, proses pemadaman menemui kendala, lantaran tebalnya asap di titik api. Oleh karena itu, petugas tidak mampu menembus asap untuk kemudian melakukan pemadaman ke dalam ruangan. 

"Susah cari titik api, karena asap terlalu tebal," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel. 

Kebakaran di Pasar Kosambi terjadi sejak Sabtu (18/5/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Pada Minggu, pukul 3 pagi, api sempat padam. Namun, karena hembusan angin yang cukup besar menyebabkan api kembali membara. Hal itu juga diakibatkan lantaran lokasi titik api berada di basement yang sirkulasi udaranya kurang. 

"Sirkulasi udara kurang disana (lokasi api), jadi tersendat udara pengap. Suhu udara disana mencapai 150 derajat," kata Septi. 

Untuk penanganan kebakaran, Pasar Kosambi sebenarnya memilki 20 buah APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Namun, api mudah membesar, lantaran material yang terbakar adalah tempurung kelapa. 

"APAR tersedia, sebelum api membesar kita sudah habiskan 20 APAR, tapi yang terbakar ini parudan kelapa dan cangkangnya, jadi susah dipadamkan," katanya. 

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk sementara pedagang direlokasi ke parkir depan Pasar Kosambi. Dalam waktu cepat, pihaknya akan segera melakukan pendataan. 

"Senin besok pedagang akan didata, kita juga akan siapkan ruang dagang sementara," katanya.



 

BERITA LAINNYA



Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi

 

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Karena Hal Ini, Petugas Sulit Memadamkan Api di Pasar Kosambi