Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar  




Sabtu 17 November 2018

03:37 WIB

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
@prfmnews

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
PRFMNewsChannel

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
Selasa 11 September 2018, 20:34 WIB

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar




Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG,(PRFM) - Setiap 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional. Pengamat media dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung Nur Syawal menyebutkan, radio Malabar tak boleh dilupakan dalam perkembangan radio di dunia.

"Kalau kita ingat sebenarnya Bandung itu pelopor teknologi paling canggih di dunia, karena pemancar radio pemancar adalah pemancar pertama yang memungkinkan manusia berkomunikasi dalam jarak yang sangat jauh sekali dari ujung bumi selatan ke bumi utara," ucap Syawal dalam on air di PRFM, Selasa (11/09/2018).

Dengan sejarah tersebut, Syawal menilai harusnya warga Bandung bangga dengan capaian tersebut. Namun sayang, jarang adanya peringatan tentang siaran radio malabar tersebut, membuat banyak orang tidak mengetahuinya.

Radio pun sangat berpengaruh besar terhadap kemerdekaan Indonesia.

Di Jawa Barat, radio di Jawa Barat sangatlah banyak. Menurut Syawal, sebaran radio di Jawa Barat baik radio siaran maupun radio komunitas di Jawa Barat sangat banyak dibandingkan dengan wilayah lain.

"Sampai di Ujung Genteng, Surade, itu ada radio siaran," ujarnya.

Dengan sebaran radio yang mencapai daerah pelosok di Jawa Barat, Syawal menilai ini bisa menjadi media alternatif bagi pemerintah untuk menyebarkan sebuah informasi. Pasalnya, semua informasi tersebut akan sampai melalui siaran radio.

"Jadi sebenarnya kalau pemerintah mau menggunakan radio tinggal ngomong ke orang radio untuk sampaikan eh tolonmg sampaikan pesan saya ini, sampai ke semua tempat di Jawa Barat," jelasnya.

Sayangnya, Syawal menilai masih banyak pejabat yang kurang mengetahui data ini. Sehingga potensi ini tidak dipakai secara maksimal.



Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

 

BERITA TERKAIT


Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
 

BERITA PILIHAN


Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

 

BERITA LAINNYA

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018


Anggota DPR Sebut Pengelolaan Museum Perlu Dioptimalkan
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Pemprov Ingin Tambah Gairah Kepariwisataan dengan FGS
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Operasi Cabut Pentil, Dishub Dapati 60 Kendaraan Parkir Liar
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Jonathan Bauman Masuk Daftar Pemain Yang Diboyong ke Magelang
Jumat 16 November 2018 Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

 

 

BERITA TERKAIT

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
Selasa 11 September 2018, 20:34 WIB

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar
Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar


Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG,(PRFM) - Setiap 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional. Pengamat media dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung Nur Syawal menyebutkan, radio Malabar tak boleh dilupakan dalam perkembangan radio di dunia.

"Kalau kita ingat sebenarnya Bandung itu pelopor teknologi paling canggih di dunia, karena pemancar radio pemancar adalah pemancar pertama yang memungkinkan manusia berkomunikasi dalam jarak yang sangat jauh sekali dari ujung bumi selatan ke bumi utara," ucap Syawal dalam on air di PRFM, Selasa (11/09/2018).

Dengan sejarah tersebut, Syawal menilai harusnya warga Bandung bangga dengan capaian tersebut. Namun sayang, jarang adanya peringatan tentang siaran radio malabar tersebut, membuat banyak orang tidak mengetahuinya.

Radio pun sangat berpengaruh besar terhadap kemerdekaan Indonesia.

Di Jawa Barat, radio di Jawa Barat sangatlah banyak. Menurut Syawal, sebaran radio di Jawa Barat baik radio siaran maupun radio komunitas di Jawa Barat sangat banyak dibandingkan dengan wilayah lain.

"Sampai di Ujung Genteng, Surade, itu ada radio siaran," ujarnya.

Dengan sebaran radio yang mencapai daerah pelosok di Jawa Barat, Syawal menilai ini bisa menjadi media alternatif bagi pemerintah untuk menyebarkan sebuah informasi. Pasalnya, semua informasi tersebut akan sampai melalui siaran radio.

"Jadi sebenarnya kalau pemerintah mau menggunakan radio tinggal ngomong ke orang radio untuk sampaikan eh tolonmg sampaikan pesan saya ini, sampai ke semua tempat di Jawa Barat," jelasnya.

Sayangnya, Syawal menilai masih banyak pejabat yang kurang mengetahui data ini. Sehingga potensi ini tidak dipakai secara maksimal.



 

BERITA LAINNYA



Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar

 

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jangan Lupakan Sejarah Radio Malabar