Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat  




Selasa 22 Oktober 2019

04:27 WIB

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
@prfmnews

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
PRFMNewsChannel

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
Jumat 11 Januari 2019, 11:30 WIB

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat




Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : PRFM/dok

BANDUNG, (PRFM) - Sejak diluncurkan tahun 2016 lalu, keberadaan bis sekolah di Bandung banyak diminati oleh para siswa. Bahkan pada jam pagi dan sore hari, ratusan anak sekolah di Bandung saling berdesakan menggunakan layana bis sekolah ini.

Namun seiring berjalan waktu, siswa yang menggunakan bis sekolah justru berkurang. Hal ini turut dipengaruhi sistem zonasi sekolah yang mulai diberlakukan bagi seluruh sekolah di Bandung.

"Ketika kami meluncurkan bis sekolah, banyak sekali yang menggunakan. Para orang tua siswa dan sekolah juga merasa terbantu karena lebih asik dengan bis ini. Namun seiring dengan adanya zonasi sekolah, hal ini ikut memengaruhi penggunaan bis sekolah itu. Biasanya bisa menggunakan bis sekolah, karena zonasi tidak lagi menggunakan bis sekolah, ada yang jalan kaki dan menggunakan sepeda," ujar Kepala UPTD TMB Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudiana, saat on air di PRFM, Jumat (11/1/2019).

Pada tahun 2018 lalu, Dishub Kota Bandung sendiri menurunkan 23 bis sekolah di 4 koridor. Diantaranya koridor I rute Antapani - Ledeng, koridor II rute Leuwipanjang - Dago, koridor III rute Cibiru - Alun alun dan koridor IV rute Cibiru Cibeureum. Dengan kurangnya peminat, lanjut Yudiana kemungkinan besar di tahun 2019 ini pihaknya akan mengurangi jumlah armada bis sekolah.

"Untuk tahun ini kita sesuaikan dengan kondisi sekarang. Ada beberapa koridor yang dikurangi," tuturnya. 

Program bis sekolah ini diluncurkan dalam rangka memberikan layanan transportasi publik yang nyaman dan ramah bagi seluruh siswa sekolah di Bandung. Harapan lainnya adalah untuk mengurangi kemacetan, terlebih para siswa yang menggunakan kendaraan pribadi.

"Bis sekolah yang kita luncurkan ini bisa diakses gratis oleh seluruh siswa di Bandung. Jadi harapannya yang biasa diantar bisa menggunakan bis sekolah ini," jelasnya.










 

BERITA TERKAIT


Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
 

BERITA PILIHAN


Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

 

BERITA LAINNYA

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Banyak Pohon Tumbang, Akses Jalan Pangalengan-Kertasari Lumpuh Total
Senin 21 Oktober 2019


Wakil Gubernur Jabar Berharap Jokowi Bentuk Kementerian Pesantren
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Pekan Hari Santri Siap Ramaikan Perayaan Hari Santri Nasional
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Cegah Politik Uang, Tim Anti Judi dan Anti Kampanye Uang Disiagakan
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Hutan di Gunung Puntang Terbakar Kembali
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Ketum Golkar Siap Jadi Menteri Lagi
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Penebang Pohon Ilegal di Kota Bandung Bisa Didenda Minimal Rp 10 Juta
Senin 21 Oktober 2019 Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

 

 

BERITA TERKAIT

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
Jumat 11 Januari 2019, 11:30 WIB

Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat
Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat


Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : PRFM/dok


BANDUNG, (PRFM) - Sejak diluncurkan tahun 2016 lalu, keberadaan bis sekolah di Bandung banyak diminati oleh para siswa. Bahkan pada jam pagi dan sore hari, ratusan anak sekolah di Bandung saling berdesakan menggunakan layana bis sekolah ini.

Namun seiring berjalan waktu, siswa yang menggunakan bis sekolah justru berkurang. Hal ini turut dipengaruhi sistem zonasi sekolah yang mulai diberlakukan bagi seluruh sekolah di Bandung.

"Ketika kami meluncurkan bis sekolah, banyak sekali yang menggunakan. Para orang tua siswa dan sekolah juga merasa terbantu karena lebih asik dengan bis ini. Namun seiring dengan adanya zonasi sekolah, hal ini ikut memengaruhi penggunaan bis sekolah itu. Biasanya bisa menggunakan bis sekolah, karena zonasi tidak lagi menggunakan bis sekolah, ada yang jalan kaki dan menggunakan sepeda," ujar Kepala UPTD TMB Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudiana, saat on air di PRFM, Jumat (11/1/2019).

Pada tahun 2018 lalu, Dishub Kota Bandung sendiri menurunkan 23 bis sekolah di 4 koridor. Diantaranya koridor I rute Antapani - Ledeng, koridor II rute Leuwipanjang - Dago, koridor III rute Cibiru - Alun alun dan koridor IV rute Cibiru Cibeureum. Dengan kurangnya peminat, lanjut Yudiana kemungkinan besar di tahun 2019 ini pihaknya akan mengurangi jumlah armada bis sekolah.

"Untuk tahun ini kita sesuaikan dengan kondisi sekarang. Ada beberapa koridor yang dikurangi," tuturnya. 

Program bis sekolah ini diluncurkan dalam rangka memberikan layanan transportasi publik yang nyaman dan ramah bagi seluruh siswa sekolah di Bandung. Harapan lainnya adalah untuk mengurangi kemacetan, terlebih para siswa yang menggunakan kendaraan pribadi.

"Bis sekolah yang kita luncurkan ini bisa diakses gratis oleh seluruh siswa di Bandung. Jadi harapannya yang biasa diantar bisa menggunakan bis sekolah ini," jelasnya.






 

BERITA LAINNYA



Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Cegah Politik Uang, Tim Anti Judi dan Anti Kampanye Uang Disiagakan
Senin 21 Oktober 2019
Pilkades Serentak Kabupaten Bandung 2019


Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Hutan di Gunung Puntang Terbakar Kembali
Senin 21 Oktober 2019
Kebakaran


Gara-gara Sistem Zonasi, Bis Sekolah di Bandung Sepi Peminat

Ketum Golkar Siap Jadi Menteri Lagi
Senin 21 Oktober 2019
Menteri Kabinet RI Periode 2019-2024