Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum  




Selasa 24 September 2019

00:26 WIB

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
@prfmnews

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
PRFMNewsChannel

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
Jumat 16 Agustus 2019, 15:30 WIB

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum




Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Proyek jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mulai memasuki tahap eksekusi lahan. Meski proses hukum perdata masih berlangsung di persidangan, namun eksekusi lahan tersebut tetap dilangsungkan.

Mengacu pada proses hukum, salah seorang pengacara warga Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Fahmi S Hari mengatakan, proses eksekusi tersebut cacat hukum, sehingga tidak bisa dipaksakan.

"Anehnya gugatan perdata sedang berjalan, tapi sudah dilaksanakan eksekusi. Itu yang membuat warga rugi. Jadi kenapa hukum ini dimanfaatkan penguasa secara sewenang-wenang," ujarnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (16/8/2019).

Fahmi menjelaskan, pihak pengembang tidak pernah menggelar rapat musyawarah dengan warga mengenai penetapan ganti rugi kerugian tanggal 17 Mei 2018 maupun 18 Mei 2018 di desa ini. Bahkan untuk berdialog saat proses eksekusi kemarin, Kamis (15/8/2019) warga justru dihadang petugas. 

"Padahal perwakilan warga tidak seberapa jumlahnya. Kita mau dialog tapi dibuat deadlock oleh mereka. Kita didorong habis-habisan oleh mereka dan akhirnya eksekusi tetap dilaksanakan," bebernya. 

Meskipun pihak pengembang menawarkan ganti rugi berupa rumah di Kota Baru Parahyangan, namun sebagian warga menuru Fahmi menolak tawaran tersebut.

"Bagi warga sendiri itu bukan kebaikan hati, tapi pelecehan," tegasnya. 










 

BERITA TERKAIT


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
 

BERITA PILIHAN


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

 

BERITA LAINNYA

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019


Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019 Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

 

 

BERITA TERKAIT

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
Jumat 16 Agustus 2019, 15:30 WIB

Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum
Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Proyek jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mulai memasuki tahap eksekusi lahan. Meski proses hukum perdata masih berlangsung di persidangan, namun eksekusi lahan tersebut tetap dilangsungkan.

Mengacu pada proses hukum, salah seorang pengacara warga Kampung Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Fahmi S Hari mengatakan, proses eksekusi tersebut cacat hukum, sehingga tidak bisa dipaksakan.

"Anehnya gugatan perdata sedang berjalan, tapi sudah dilaksanakan eksekusi. Itu yang membuat warga rugi. Jadi kenapa hukum ini dimanfaatkan penguasa secara sewenang-wenang," ujarnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (16/8/2019).

Fahmi menjelaskan, pihak pengembang tidak pernah menggelar rapat musyawarah dengan warga mengenai penetapan ganti rugi kerugian tanggal 17 Mei 2018 maupun 18 Mei 2018 di desa ini. Bahkan untuk berdialog saat proses eksekusi kemarin, Kamis (15/8/2019) warga justru dihadang petugas. 

"Padahal perwakilan warga tidak seberapa jumlahnya. Kita mau dialog tapi dibuat deadlock oleh mereka. Kita didorong habis-habisan oleh mereka dan akhirnya eksekusi tetap dilaksanakan," bebernya. 

Meskipun pihak pengembang menawarkan ganti rugi berupa rumah di Kota Baru Parahyangan, namun sebagian warga menuru Fahmi menolak tawaran tersebut.

"Bagi warga sendiri itu bukan kebaikan hati, tapi pelecehan," tegasnya. 






 

BERITA LAINNYA



Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019
Liga 1 2019


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Eksekusi Lahan KA Cepat di Ngamprah Bandung Barat Cacat Hukum

Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP