Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat  




Senin 27 Januari 2020

01:21 WIB

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
@prfmnews

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
PRFMNewsChannel

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
Selasa 10 September 2019, 11:51 WIB

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat




Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan konektivitas antar wilayah di Jawa Barat melalui berbagai macam moda transportasi. Hal ini tentunya untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

Selain membangun ruas jalan tol baru, Pemprov Jabar bersama dengan PT KAI berupaya mereaktivasi beberapa lintasan KA di Jawa Barat. Selain itu pembangunan bandar udara dan pelabuhan pun terus digenjot.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Hery Antasari menyebutkan, salah satu jalur reaktivasi jalur KA adalah jalur Cibatu - Garut. Kini, proses pembebasan lahan untuk reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut sudah mencapai 100 persen.

Diharapkan, akhir tahun ini jalur kereta KA Cibatu-Garut bisa selesai di akhir tahun 2019 ini. Sehingga diharapkan beroperasi penuh pada awal 2020.

"Pemasangan jalur itu tidak terlalu lama karena rel itu sudah siap, bantalan itu sudah siap, sebelumnya balas atau perkerasan untuk rel itu materialnya PT KAI sudah persiapkan sejak lama. Bahkan gerbong-gerbongnya juga sudah siap," ucap Hery saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (10/9/2019).

Dengan persiapan yang matang dari PT KAI, Hery meyakini jika proses pembuatan rel akan lebih cepat dari pembebasan lahan.

Kerinduan warga Garut terhadap hadirnya KA dari Cibatu hingga Garut menjadi penyemangat rekan-rekan PT KAI untuk mempercepat proses reaktivasi jalur KA Cibatu - Garut. Bahkan menurut Hery, jika jalur KA Cibatu-Garut rampung, maka akan ada lanjutan reaktivasi dari Garut menuju Cikajang.

Selain mereaktivasi jalur KA, Dishub Jawa Barat pun siap membuka kembali penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Nusawiru, di Kabupaten Pangandaran. Selain untuk menunjang pariwisata, jalur udara dari dan menuju Nusawiru pun ditujukan untuk percepatan roda ekonomi di Jabar Selatan.

"Nusawiru itu punya potensi yang luar biasa, KEK Pangandaran punya potensi luar biasa, sambil kita menunggu akses-akses menuju Pangandaran reaktivasi jalur KA Banjar-Pangandaran sampai Cijulang, juga di jalur selatan secara jangka panjang baik jalan raya maupun rel yang eksisting itu kita optimalkan. Saat ini kita selain mengoptimalkajn sarana prasarananya seperti runway, terminal, pelayanan dan lain sebagainya kita juga memaksimalkan eksisting yang ada dengan menambah intensitas rute penerbangan baik maskapai yang lama maupun maskapai yang baru," tegasnya.

Dalam waktu dekat, Hery memastikan akan ada penerbangan langsung dari DKI Jakarta dan Bandung. Namun untuk maskapainya, Hery belum bisa menyebutkannya karena masih dalam tahap penjajakan.

Melalui pembangunan infrastruktur perhubungan, Hery berharap koneksivitas antar kota/kabupaten di Jawa Barat menjadi lebih baik. Dengan demikian pembangunan di Jawa Barat pun bisa menjadi lebih cepat.

Di sisi laut, pelabuhan Patimban di Cirebon pun terus diupayakan segera rampung. Hingga kini pembangunan pelabuhan Patimban sudah sesuai perencanaan awal.










 

BERITA TERKAIT


Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
 

BERITA PILIHAN


Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

 

BERITA LAINNYA

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Akibat Rem Mendadak, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Flyover Kircon
Minggu 26 Januari 2020


Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Kemenlu Terbitkan Travel Advice Ke Tiongkok
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat Tega! Bayi Perempuan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Pencabulan Kerabat
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat Dewan Tuding Proyek KCIC dan Tol Cisumdawu Penyebab Banjir Rancaekek Kian Parah
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat PSSI Sahkan Perubahan Nama Blitar Bandung United Jadi Bandung United
Minggu 26 Januari 2020 Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

 

 

BERITA TERKAIT

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
Selasa 10 September 2019, 11:51 WIB

Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat
Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat


Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan konektivitas antar wilayah di Jawa Barat melalui berbagai macam moda transportasi. Hal ini tentunya untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

Selain membangun ruas jalan tol baru, Pemprov Jabar bersama dengan PT KAI berupaya mereaktivasi beberapa lintasan KA di Jawa Barat. Selain itu pembangunan bandar udara dan pelabuhan pun terus digenjot.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Hery Antasari menyebutkan, salah satu jalur reaktivasi jalur KA adalah jalur Cibatu - Garut. Kini, proses pembebasan lahan untuk reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut sudah mencapai 100 persen.

Diharapkan, akhir tahun ini jalur kereta KA Cibatu-Garut bisa selesai di akhir tahun 2019 ini. Sehingga diharapkan beroperasi penuh pada awal 2020.

"Pemasangan jalur itu tidak terlalu lama karena rel itu sudah siap, bantalan itu sudah siap, sebelumnya balas atau perkerasan untuk rel itu materialnya PT KAI sudah persiapkan sejak lama. Bahkan gerbong-gerbongnya juga sudah siap," ucap Hery saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (10/9/2019).

Dengan persiapan yang matang dari PT KAI, Hery meyakini jika proses pembuatan rel akan lebih cepat dari pembebasan lahan.

Kerinduan warga Garut terhadap hadirnya KA dari Cibatu hingga Garut menjadi penyemangat rekan-rekan PT KAI untuk mempercepat proses reaktivasi jalur KA Cibatu - Garut. Bahkan menurut Hery, jika jalur KA Cibatu-Garut rampung, maka akan ada lanjutan reaktivasi dari Garut menuju Cikajang.

Selain mereaktivasi jalur KA, Dishub Jawa Barat pun siap membuka kembali penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Nusawiru, di Kabupaten Pangandaran. Selain untuk menunjang pariwisata, jalur udara dari dan menuju Nusawiru pun ditujukan untuk percepatan roda ekonomi di Jabar Selatan.

"Nusawiru itu punya potensi yang luar biasa, KEK Pangandaran punya potensi luar biasa, sambil kita menunggu akses-akses menuju Pangandaran reaktivasi jalur KA Banjar-Pangandaran sampai Cijulang, juga di jalur selatan secara jangka panjang baik jalan raya maupun rel yang eksisting itu kita optimalkan. Saat ini kita selain mengoptimalkajn sarana prasarananya seperti runway, terminal, pelayanan dan lain sebagainya kita juga memaksimalkan eksisting yang ada dengan menambah intensitas rute penerbangan baik maskapai yang lama maupun maskapai yang baru," tegasnya.

Dalam waktu dekat, Hery memastikan akan ada penerbangan langsung dari DKI Jakarta dan Bandung. Namun untuk maskapainya, Hery belum bisa menyebutkannya karena masih dalam tahap penjajakan.

Melalui pembangunan infrastruktur perhubungan, Hery berharap koneksivitas antar kota/kabupaten di Jawa Barat menjadi lebih baik. Dengan demikian pembangunan di Jawa Barat pun bisa menjadi lebih cepat.

Di sisi laut, pelabuhan Patimban di Cirebon pun terus diupayakan segera rampung. Hingga kini pembangunan pelabuhan Patimban sudah sesuai perencanaan awal.






 

BERITA LAINNYA



Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020
Berita 26 Januari 2020


Dishub Terus Berupaya Bangun Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020
Banjir Kabupaten Bandung 2020