Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar  




Sabtu 17 November 2018

02:58 WIB

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
@prfmnews

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
PRFMNewsChannel

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
Rabu 12 September 2018, 20:59 WIB
Kota Bandung

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar




Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi/PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Sonny Sulaksono menilai, perlu ada tindakan tegas dari Dishub Kota Bandung dan kepolisian untuk menertibkan kendaraan yang parkir di bahu jalan, meski disana tidak tertera larangan parkir. 

"Perlu ada ketegasan, walaupun tidak ada rambu dilarang parkir, tapi karena posisi motor mereka mengganggu lalu lintas maka tetap harus ditertibkan," kata Sonny saat On Air di PRFM, Rabu (12/9/2018). 

Sonny menambahkan, jika ingin membuat jera pelanggar parkir liar, memang diperlukan payung hukum yang jelas mengenai penindakan parkir liar. 

"Kalau ingin jera memang harus ada penindakan seperti penggembokan, itu harus dimaksimalkan, bahkan penyitaan motor. Memang harus didukung Perwal, kepolisian juga, nanti motor yang parkir sembarangan bisa di derek," katanya. 

Namun permasalahannya ungkap Sonny, petugas tidak bisa melakukan penertiban jika pelanggar, parkir di lokasi yang tidak ada rambu larangan parkir.   

"Kalau di tempat itu ada rambu (larangan parkir), dan mereka parkir disitu, jelas itu melakukan kesalahan. Tapi, kalau di jalan yang tidak ada rambu, lalu mereka berhenti disitu, itu ga bisa ditindak," katanya. 

Sonny menyambut baik rencana diterbitkannya Perwal mengenai penertiban parkir liar, yang salahsatu poinnya ada penindakan dengan cara penggembosan. Sonny menilai, penindakan dengan penggembosan cukup efektif. Namun, jika diterapkan pada pelanggar transportasi online, hal itu sulit. 

"Kalau transportasi online kan orangnya ada disitu (di lokasi parkir), ga mungkin petugas bisa gembosin," katanya. 

Sonny menuturkan salah satu solusi untuk mengurangi parkir liar yang ia nilai efektif adalah dengan pendekatan sosial. Ia mencontohkan, di beberapa kelurahan yang menyediakan pangkalan untuk ojek online. 

"Misal, ojol (ojek online) dikasih tempat mangkal, itu bisa jadi solusi. Ojol pun butuh pangkalan untuk menunggu penumpang," katanya. 

Lebih lanjut Sonny menuturkan sulitnya lahan parkir di Kota Bandung saat ini masih menjadi kendala. Maka dari itu, persoalan penyediaan lahan parkir harus dibenahi. 

"Idealnya parkir di gedung, cuma kan tidak mudah bikin parkir khusus, masalah biaya. Mungkin Dishub sekarang bisa menekan kembali pemilik toko atau perusahaan untuk menyediakan lahan parkir yang cukup buat pengunjung atau pegawainya, jangan sampai parkir membludak sampai ke pinggir jalan," katanya.



Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

 

BERITA TERKAIT


Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
 

BERITA PILIHAN


Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

 

BERITA LAINNYA

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Pengamat: Dibutuhkan Konsistensi untuk Menimbulkan Efek Jera
Jumat 16 November 2018


Potret Pemahaman Mahasiswa Terhadap Pemilu Serentak 2019
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Anggota DPR Sebut Pengelolaan Museum Perlu Dioptimalkan
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Lindungi Anak dari Jaringan Terorisme dan Paham Radikalisme
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Pemprov Ingin Tambah Gairah Kepariwisataan dengan FGS
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Laga PSM vs Persija Berakhir Imbang, Persib Masih Berpeluang Juara
Jumat 16 November 2018 Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

 

 

BERITA TERKAIT

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
Rabu 12 September 2018, 20:59 WIB
Kota Bandung

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar
Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar


Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi/PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Sonny Sulaksono menilai, perlu ada tindakan tegas dari Dishub Kota Bandung dan kepolisian untuk menertibkan kendaraan yang parkir di bahu jalan, meski disana tidak tertera larangan parkir. 

"Perlu ada ketegasan, walaupun tidak ada rambu dilarang parkir, tapi karena posisi motor mereka mengganggu lalu lintas maka tetap harus ditertibkan," kata Sonny saat On Air di PRFM, Rabu (12/9/2018). 

Sonny menambahkan, jika ingin membuat jera pelanggar parkir liar, memang diperlukan payung hukum yang jelas mengenai penindakan parkir liar. 

"Kalau ingin jera memang harus ada penindakan seperti penggembokan, itu harus dimaksimalkan, bahkan penyitaan motor. Memang harus didukung Perwal, kepolisian juga, nanti motor yang parkir sembarangan bisa di derek," katanya. 

Namun permasalahannya ungkap Sonny, petugas tidak bisa melakukan penertiban jika pelanggar, parkir di lokasi yang tidak ada rambu larangan parkir.   

"Kalau di tempat itu ada rambu (larangan parkir), dan mereka parkir disitu, jelas itu melakukan kesalahan. Tapi, kalau di jalan yang tidak ada rambu, lalu mereka berhenti disitu, itu ga bisa ditindak," katanya. 

Sonny menyambut baik rencana diterbitkannya Perwal mengenai penertiban parkir liar, yang salahsatu poinnya ada penindakan dengan cara penggembosan. Sonny menilai, penindakan dengan penggembosan cukup efektif. Namun, jika diterapkan pada pelanggar transportasi online, hal itu sulit. 

"Kalau transportasi online kan orangnya ada disitu (di lokasi parkir), ga mungkin petugas bisa gembosin," katanya. 

Sonny menuturkan salah satu solusi untuk mengurangi parkir liar yang ia nilai efektif adalah dengan pendekatan sosial. Ia mencontohkan, di beberapa kelurahan yang menyediakan pangkalan untuk ojek online. 

"Misal, ojol (ojek online) dikasih tempat mangkal, itu bisa jadi solusi. Ojol pun butuh pangkalan untuk menunggu penumpang," katanya. 

Lebih lanjut Sonny menuturkan sulitnya lahan parkir di Kota Bandung saat ini masih menjadi kendala. Maka dari itu, persoalan penyediaan lahan parkir harus dibenahi. 

"Idealnya parkir di gedung, cuma kan tidak mudah bikin parkir khusus, masalah biaya. Mungkin Dishub sekarang bisa menekan kembali pemilik toko atau perusahaan untuk menyediakan lahan parkir yang cukup buat pengunjung atau pegawainya, jangan sampai parkir membludak sampai ke pinggir jalan," katanya.



 

BERITA LAINNYA



Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar

 

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Dishub dan Kepolisian Mesti Tindak Tegas Pelanggar Parkir Liar