Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019  




Rabu 16 Oktober 2019

21:24 WIB

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
@prfmnews

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
PRFMNewsChannel

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Minggu 09 Juni 2019, 14:51 WIB
Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019




Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Setidaknya 4000-an kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dikeluhkan pemudik selama arus mudik balik Lebaran 2019. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat yang siap siaga selama mudik balik, telah menangani kasus tersebut di 1.093 pos kesehatan yang berada disepanjang jalur mudik di Jawa Barat. Selain mengeluhkan ISPA, pemudik juga mengeluhkan hipertensi, gangguan pencernaan, gangguan jantung, dan gangguan pembuluh darah. 

"Kita menangani 4000-an kasus ISPA, ditangani di 1.093 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik, dan dihampir 2000 puskesmas dan rumah sakit di Jawa Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani saat On Air di PRFM, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, kasus kecelakaan pada masa arus balik tahun ini mengalami kenaikan. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin saja, terjadi kecelakaan yang memakan korban. "Korban jiwa sampai lima orang," katanya.

Selain diakibatkan kecelakaan, kasus pemudik meninggal dunia juga disebabkan oleh gangguan jantung. Dinkes Jabar mencatat ada dua orang pemudik yang meninggal dunia karena serangan jantung. "Ada korban meninggal 2 orang karena serangan jantung," katanya. 

Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, ia pun mengimbau pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perjalanan balik dengan baik. Seperti halnya persiapan mudik, pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi perjalanan balik. 

"Fisik kita harus dalam kondisi fit, melalui makan yang teratur, minum yang cukup, dan periksa kesehatan di pos kesehatan terdekat atau yang ada disepanjang jalur mudik," katanya. 










 

BERITA TERKAIT


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
 

BERITA PILIHAN


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

 

BERITA LAINNYA

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019


Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
Rabu 16 Oktober 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

 

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Minggu 09 Juni 2019, 14:51 WIB
Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Setidaknya 4000-an kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dikeluhkan pemudik selama arus mudik balik Lebaran 2019. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat yang siap siaga selama mudik balik, telah menangani kasus tersebut di 1.093 pos kesehatan yang berada disepanjang jalur mudik di Jawa Barat. Selain mengeluhkan ISPA, pemudik juga mengeluhkan hipertensi, gangguan pencernaan, gangguan jantung, dan gangguan pembuluh darah. 

"Kita menangani 4000-an kasus ISPA, ditangani di 1.093 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik, dan dihampir 2000 puskesmas dan rumah sakit di Jawa Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani saat On Air di PRFM, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, kasus kecelakaan pada masa arus balik tahun ini mengalami kenaikan. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin saja, terjadi kecelakaan yang memakan korban. "Korban jiwa sampai lima orang," katanya.

Selain diakibatkan kecelakaan, kasus pemudik meninggal dunia juga disebabkan oleh gangguan jantung. Dinkes Jabar mencatat ada dua orang pemudik yang meninggal dunia karena serangan jantung. "Ada korban meninggal 2 orang karena serangan jantung," katanya. 

Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, ia pun mengimbau pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perjalanan balik dengan baik. Seperti halnya persiapan mudik, pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi perjalanan balik. 

"Fisik kita harus dalam kondisi fit, melalui makan yang teratur, minum yang cukup, dan periksa kesehatan di pos kesehatan terdekat atau yang ada disepanjang jalur mudik," katanya. 






 

BERITA LAINNYA



Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019
Persib vs Persebaya 2019