Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center  




Rabu 16 Oktober 2019

21:13 WIB

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
@prfmnews

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
PRFMNewsChannel

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019, 10:44 WIB
Jawa Barat
Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center




Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Barat menyiapkan program Migran Service Center. Hal itu menindaklanjuti kasus Aminah Saghar atau Umi Kulsum, pekerja migran yang menderita stroke. Yang menjadi sorotan, identitas Aminah sulit terungkap karena sistem pendataan pekerja migran belum optimal. 

Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandin mengatakan, kejadian yang menimpa Aminah menjadi bahan evaluasi. Pihaknya akan segera merancang program Migran Service Center. 

"Kita akan merancang konsep Migran Service Center, dengan dilengkapi sistem Navigasi Migrasi Center," katanya saat On Air di PRFM, Minggu (19/5/2019). 

Baca juga: Aminah, TKW Stroke Akhirnya DIpertemukan dengan Keluarganya

Melalui program tersebut, pihaknya akan melakukan pengelolaan sistem ketenegakerjaan secara terpadu. Pengelolaan sistem ketenagakerjaan di Jawa Barat nantinya akan terpadu dalam sistem Navigasi Migran Service Center. 

"Dari mulai sistem perekrutan pekerja migran, pemberian skill atau kemampuan, sampai penempatannya," tambahnya.

Selain itu, perusahaan penyalur pekerja migran juga menjadi bagian dari sistem tersebut. "Negara yang memberikan job order juga harus ter-record," katanya.

Sistem Navigasi Migran Service Center juga akan dikaitkan sampai pemerintah desa melalui program Desa Digital. Hal itu guna meminimalisir pekerja migran ilegal. 

"Boleh dikatakan pekerja migran ilegal tidak melalui prosedur BNP2TKI, tapi ada persyaratan dan keterangan dari pemerintah desa. Kita lihat desa dengan desa digital harus menjadi bagian dari sistem Navigasi Migran Center ini," katanya.










 

BERITA TERKAIT


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
 

BERITA PILIHAN


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

 

BERITA LAINNYA

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019


Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center OTT Bupati Indramayu, Ridwan Kamil: Saya Sudah Ingatkan
Rabu 16 Oktober 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

 

 

BERITA TERKAIT


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019, 10:44 WIB
Jawa Barat

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Barat menyiapkan program Migran Service Center. Hal itu menindaklanjuti kasus Aminah Saghar atau Umi Kulsum, pekerja migran yang menderita stroke. Yang menjadi sorotan, identitas Aminah sulit terungkap karena sistem pendataan pekerja migran belum optimal. 

Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandin mengatakan, kejadian yang menimpa Aminah menjadi bahan evaluasi. Pihaknya akan segera merancang program Migran Service Center. 

"Kita akan merancang konsep Migran Service Center, dengan dilengkapi sistem Navigasi Migrasi Center," katanya saat On Air di PRFM, Minggu (19/5/2019). 

Baca juga: Aminah, TKW Stroke Akhirnya DIpertemukan dengan Keluarganya

Melalui program tersebut, pihaknya akan melakukan pengelolaan sistem ketenegakerjaan secara terpadu. Pengelolaan sistem ketenagakerjaan di Jawa Barat nantinya akan terpadu dalam sistem Navigasi Migran Service Center. 

"Dari mulai sistem perekrutan pekerja migran, pemberian skill atau kemampuan, sampai penempatannya," tambahnya.

Selain itu, perusahaan penyalur pekerja migran juga menjadi bagian dari sistem tersebut. "Negara yang memberikan job order juga harus ter-record," katanya.

Sistem Navigasi Migran Service Center juga akan dikaitkan sampai pemerintah desa melalui program Desa Digital. Hal itu guna meminimalisir pekerja migran ilegal. 

"Boleh dikatakan pekerja migran ilegal tidak melalui prosedur BNP2TKI, tapi ada persyaratan dan keterangan dari pemerintah desa. Kita lihat desa dengan desa digital harus menjadi bagian dari sistem Navigasi Migran Center ini," katanya.






 

BERITA LAINNYA



Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019
Persib vs Persebaya 2019