Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center  




Selasa 20 Agustus 2019

14:15 WIB

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
@prfmnews

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
PRFMNewsChannel

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019, 10:44 WIB
Jawa Barat

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center




Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Barat menyiapkan program Migran Service Center. Hal itu menindaklanjuti kasus Aminah Saghar atau Umi Kulsum, pekerja migran yang menderita stroke. Yang menjadi sorotan, identitas Aminah sulit terungkap karena sistem pendataan pekerja migran belum optimal. 

Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandin mengatakan, kejadian yang menimpa Aminah menjadi bahan evaluasi. Pihaknya akan segera merancang program Migran Service Center. 

"Kita akan merancang konsep Migran Service Center, dengan dilengkapi sistem Navigasi Migrasi Center," katanya saat On Air di PRFM, Minggu (19/5/2019). 

Baca juga: Aminah, TKW Stroke Akhirnya DIpertemukan dengan Keluarganya

Melalui program tersebut, pihaknya akan melakukan pengelolaan sistem ketenegakerjaan secara terpadu. Pengelolaan sistem ketenagakerjaan di Jawa Barat nantinya akan terpadu dalam sistem Navigasi Migran Service Center. 

"Dari mulai sistem perekrutan pekerja migran, pemberian skill atau kemampuan, sampai penempatannya," tambahnya.

Selain itu, perusahaan penyalur pekerja migran juga menjadi bagian dari sistem tersebut. "Negara yang memberikan job order juga harus ter-record," katanya.

Sistem Navigasi Migran Service Center juga akan dikaitkan sampai pemerintah desa melalui program Desa Digital. Hal itu guna meminimalisir pekerja migran ilegal. 

"Boleh dikatakan pekerja migran ilegal tidak melalui prosedur BNP2TKI, tapi ada persyaratan dan keterangan dari pemerintah desa. Kita lihat desa dengan desa digital harus menjadi bagian dari sistem Navigasi Migran Center ini," katanya.







Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center




 

BERITA TERKAIT


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
 

BERITA PILIHAN


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

 

BERITA LAINNYA

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Diproyeksikan Jadi RSUD, RSKIA Kota Bandung Diharapkan Beroperasi Januari 2020
Selasa 20 Agustus 2019


Aher : Jawa Barat Sudah Siap untuk Pembentukan Beberapa DOB
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Aher Sebut Jawa Barat Mengalami Kemajuan Setiap Tahunnya
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Pemekaran Daerah Harus Perhatikan Potensi PAD DOB
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Pembentukan DOB Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Pemekaran Desa Solusi Moratorium DOB di Jawa Barat
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Kini di Cimahi ada Damri dari dan Menuju BIJB Kertajati
Selasa 20 Agustus 2019 Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

 

 

BERITA TERKAIT


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Senin 20 Mei 2019, 10:44 WIB
Jawa Barat

Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center
Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Barat menyiapkan program Migran Service Center. Hal itu menindaklanjuti kasus Aminah Saghar atau Umi Kulsum, pekerja migran yang menderita stroke. Yang menjadi sorotan, identitas Aminah sulit terungkap karena sistem pendataan pekerja migran belum optimal. 

Kepala DInas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandin mengatakan, kejadian yang menimpa Aminah menjadi bahan evaluasi. Pihaknya akan segera merancang program Migran Service Center. 

"Kita akan merancang konsep Migran Service Center, dengan dilengkapi sistem Navigasi Migrasi Center," katanya saat On Air di PRFM, Minggu (19/5/2019). 

Baca juga: Aminah, TKW Stroke Akhirnya DIpertemukan dengan Keluarganya

Melalui program tersebut, pihaknya akan melakukan pengelolaan sistem ketenegakerjaan secara terpadu. Pengelolaan sistem ketenagakerjaan di Jawa Barat nantinya akan terpadu dalam sistem Navigasi Migran Service Center. 

"Dari mulai sistem perekrutan pekerja migran, pemberian skill atau kemampuan, sampai penempatannya," tambahnya.

Selain itu, perusahaan penyalur pekerja migran juga menjadi bagian dari sistem tersebut. "Negara yang memberikan job order juga harus ter-record," katanya.

Sistem Navigasi Migran Service Center juga akan dikaitkan sampai pemerintah desa melalui program Desa Digital. Hal itu guna meminimalisir pekerja migran ilegal. 

"Boleh dikatakan pekerja migran ilegal tidak melalui prosedur BNP2TKI, tapi ada persyaratan dan keterangan dari pemerintah desa. Kita lihat desa dengan desa digital harus menjadi bagian dari sistem Navigasi Migran Center ini," katanya.






 

BERITA LAINNYA



Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Aher : Jawa Barat Sudah Siap untuk Pembentukan Beberapa DOB
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Aher Sebut Jawa Barat Mengalami Kemajuan Setiap Tahunnya
Selasa 20 Agustus 2019
HUT Jabar ke-74


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Pemekaran Daerah Harus Perhatikan Potensi PAD DOB
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Pembentukan DOB Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center

Pemekaran Desa Solusi Moratorium DOB di Jawa Barat
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Dari Kasus Aminah, Pemprov Jabar Siapkan Program Migran Service Center





 

BERITA PILIHAN