Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi  




Senin 27 Januari 2020

02:05 WIB

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
@prfmnews

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
PRFMNewsChannel

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Selasa 10 Desember 2019, 14:34 WIB
DPR RI
Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi




Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : dpr.go.id

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf M Effendi menegaskan agar pendidikan vokasi melakukan terobosan. Pasalnya, saat ini menurut data yang didapatnya pendidikan tersebut masih menyumbang pengangguran terbesar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai berdiskusi dengan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan para jajaranya, termasuk pejabat Dinas Pendidikan Wilayah I Kabupaten Bogor.

“Ternyata dari informasi yang kita dapat dari Wakil Bupati dan jajaranya yang hadir sini, bahwa vokasi penyumbang pengangguran terbesar saat ini. Artinya harus ada terobosan besar jika Pemerintah berencana meningkatkan vokasi," papar Dede saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/12/2019).

Terobosan dalam pendidikan vokasi semata-mata demi meningkatkan kualitas serta menjawab tantangan kemajuan industri. Menurut Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini antara dunia pendidikan dan dunia industri harus saling bersinergi.

"Cara meningkatkannya sudah kita diskusikan, peran dunia usaha dan industri sebagai penyerap harus hadir mulai dari pembentukan kurikulum, mulai dari rekrutmen siswa juga. Ini menjadi penting karena kalau tidak, tidak terjadi link and match,” jelas legislator dapil Jawa Barat II itu.

Menurutnya, pendidikan vokasi bertujuan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang mempunyai nilai ekonomis sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, guna menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Revolusi Industri 4.0 dan menyongsong Generasi Emas 100 tahun Indonesia, revitalisasi pendidikan vokasi menjadi wajib dilakukan.










 

BERITA TERKAIT


Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
 

BERITA PILIHAN


Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

 

BERITA LAINNYA

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Akibat Rem Mendadak, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Flyover Kircon
Minggu 26 Januari 2020


Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Kemenlu Terbitkan Travel Advice Ke Tiongkok
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi Tega! Bayi Perempuan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Pencabulan Kerabat
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi Dewan Tuding Proyek KCIC dan Tol Cisumdawu Penyebab Banjir Rancaekek Kian Parah
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi PSSI Sahkan Perubahan Nama Blitar Bandung United Jadi Bandung United
Minggu 26 Januari 2020 Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

 

 

BERITA TERKAIT


Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Rancangan Awal RPJMN 2020-2024 Mulai Disusun
Rabu 21 Agustus 2019, 22:01 WIB Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Seluruh Fraksi DPR RI Sepakat Revisi UU PPP
Jumat 30 Agustus 2019, 16:31 WIB Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Daftar Anggota DPR RI Asal Jabar Periode 2019-2024
Minggu 01 September 2019, 17:00 WIB Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

DPR Desak Pemerintah Atasi Defisit DJS Kesehatan 2019
Selasa 03 September 2019, 14:51 WIB

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Selasa 10 Desember 2019, 14:34 WIB
DPR RI

Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi
Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi


Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : dpr.go.id


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf M Effendi menegaskan agar pendidikan vokasi melakukan terobosan. Pasalnya, saat ini menurut data yang didapatnya pendidikan tersebut masih menyumbang pengangguran terbesar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai berdiskusi dengan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan para jajaranya, termasuk pejabat Dinas Pendidikan Wilayah I Kabupaten Bogor.

“Ternyata dari informasi yang kita dapat dari Wakil Bupati dan jajaranya yang hadir sini, bahwa vokasi penyumbang pengangguran terbesar saat ini. Artinya harus ada terobosan besar jika Pemerintah berencana meningkatkan vokasi," papar Dede saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/12/2019).

Terobosan dalam pendidikan vokasi semata-mata demi meningkatkan kualitas serta menjawab tantangan kemajuan industri. Menurut Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini antara dunia pendidikan dan dunia industri harus saling bersinergi.

"Cara meningkatkannya sudah kita diskusikan, peran dunia usaha dan industri sebagai penyerap harus hadir mulai dari pembentukan kurikulum, mulai dari rekrutmen siswa juga. Ini menjadi penting karena kalau tidak, tidak terjadi link and match,” jelas legislator dapil Jawa Barat II itu.

Menurutnya, pendidikan vokasi bertujuan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang mempunyai nilai ekonomis sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, guna menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Revolusi Industri 4.0 dan menyongsong Generasi Emas 100 tahun Indonesia, revitalisasi pendidikan vokasi menjadi wajib dilakukan.






 

BERITA LAINNYA



Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020
Berita 26 Januari 2020


Butuh Terobosan untuk Pendidikan Vokasi

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020
Banjir Kabupaten Bandung 2020