Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria  




Selasa 19 Juni 2018

10:15 WIB

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
@prfmnews

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
PRFMNewsChannel

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
Minggu 11 Maret 2018, 15:40 WIB

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria




Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Setelah melalui berbagai penelitian, kini perkembangan kontrol kelahiran tidak lagi hanya dilakukan oleh kaum perempuan saja. Laki-laki pun bisa melakukan kontrol kelahiran selain menggunakan kondom, yakni dengan mengkonsumsi pil KB. Pil KB laki-laki ini berbasis ouabain yaitu ekstrak tumbuhan yang secara tradisional dipakai para prajurit suku dan pemburu Afrika sebagai racun yang menghentikan kerja jantung di anak panah mereka.


Dilansir nationalgeographic.co.id, para peneliti tengah mengeksplorasi opsi-opsi hormonal dan nonhormonal bagi pil KB pria. Agen-agen hormonal yang dikaji saat ini melibatkan progestin steroid seks dan testosteron. Penelitian pil KB pria ini sedang dalam tahap uji klinis pada manusia, kemungkinan untuk dipasarkan pun semakin terbuka. 


Meski begitu, ada beberapa efek samping potensial seperti menyebabkan bertambahnya berat badan dan perubahan libido. Pil ini juga memiliki kemampuan untuk menurunkan tingkat kolesterol baik (HDL-C) pada pria yang bisa berpengaruh negatif pada kesehatan jantung pengguna. Efek jangka panjang penggunaan hormon untuk kontrasepsi oral pria ini pun masih belum diketahui, sehingga masih perlu diteliti lebih lanjut.


Para peneliti di Universitas Minnesota tengah memusatkan perhatian pada metode-metode kontrasepsi nonhormonal yang bekerja dengan menyerang motilitas sperma (menyerang kemampuan sperma untuk bergerak atau berenang secara efektif). Motilitas yang baik adalah syarat mutlak bagi pembuahan sel telur perempuan.


Bekerja sama dengan Gustavo Blanco di Universitas Kansas, para peneliti juga memusatkan perhatian pada ouabain atau  zat beracun yang diproduksi oleh dua jenis tumbuh-tumbuhan Afrika. Mamalia juga menghasilkan ouabain dalam tubuh mereka, hanya saja dalam kadar rendah dan tidak mematikan yang oleh para ilmuwan dianggap bisa membantu mengontrol tekanan darah. Bahkan, para dokter sudah menggunakan ouabain dalam dosis sangat kecil untuk merawat pasien dengan aritmia jantung atau yang menderita serangan jantung.


Para peneliti tahu bahwa ouabain mengganggu lewatnya ion-ion sodium dan potasium melalui membran sel; ouabain menghalangi fungsi protein-protein mengangkut ion-ion keluar masuk sel sebagaimana mestinya. Beberapa subunit protein pengangkut ion yang diserang ouabain terdapat dalam jaringan jantung—kemampuannya menggangggu fungsi jantung sebagaimana mestinya inilah yang menjadikan ouabain racun yang mematikan. Tetapi ouabain juga mempengaruhi jenis lain subunit pengangkut yang disebut α4, yang hanya terdapat dalam sel-sel sperma. Protein ini diketahui sangat penting untuk fertilitas—setidak-tidaknya pada tikus jantan.


Namun, seperti dilaporan The Conversation, ouabain bukanlah sebuah opsi bagi kontrasepsi karena risiko kerusakan jantung. Karena itulah peneliti mulai merancang analog-analog ouabain—versi-versi molekul yang lebih berpeluang terikat pada protein α4 dalam sperma daripada subunit-subunit lain dalam jaringan jantung. Di laboratorium para peneliti menggunakan teknik-teknik kimia medisinal untuk menciptakan sebuah turunan ouabain yang ampuh menyerang pengangkut α4 dalam sel-sel sperma pada tikus. Begitu terikat pada sel-sel tersebut, turunan ouabain itu mengacaukan kemampuan sperma untuk berenang—sesuatu yang mendasar bagi perannya dalam membuahi sebuah telur. Senyawa baru kami tidak menunjukkan toksisitas pada tikus.


Karena pengangkut α4 hanya terdapat pada sel-sel sperma yang matang, efek kontraseptif bisa dihentikan dalam waktu yang tidak lama—sel-sel sperma yang dihasilkan setelah dihentikannya pemakaian kemungkinan tidak akan terpengaruh. Ouabain bisa juga menyodorkan opsi pil KB bagi pria dengan lebih sedikit efek samping sistemik daripada opsi-opsi hormonal.


Pil KB pria yang efektif dan bersifat sementara (reversible) pun sudah ada di depan mata. Angka-angka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pengurangan motilitas sperma sebanyak 50 persen atau kurang sudah cukup untuk membuat laki-laki tidak subur sementara. Penelitian ini membawa kita selangkah lebih dekat pada perluasan opsi bagi kontrol kelahiran pria, memberi 7,6 miliar penduduk dunia opsi yang paling diperlukan bagi kontrasepsi yang aman dan bersifat sementara.



Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

 

BERITA TERKAIT


Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
 

BERITA PILIHAN


Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

 

BERITA LAINNYA

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Hari Ini Persib Siap Gelar Latihan Perdana Pasca Liburan
Selasa 19 Juni 2018


50 Ribu Pengunjung Padati Bandung Zoo di Libur Lebaran
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria Pilkada dan Asian Games, Dua dari Tiga PR Terdekat Pj Gubernur
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria 61 Ribu Kendaraan Melintasi Kabupaten Bandung Barat pada H+1 Sampai H+3
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria Waspadai Titik Rawan Antrean Arus Balik di Jalur Utara
Selasa 19 Juni 2018 Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

 

 

BERITA TERKAIT

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
Minggu 11 Maret 2018, 15:40 WIB

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria
Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria


Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Setelah melalui berbagai penelitian, kini perkembangan kontrol kelahiran tidak lagi hanya dilakukan oleh kaum perempuan saja. Laki-laki pun bisa melakukan kontrol kelahiran selain menggunakan kondom, yakni dengan mengkonsumsi pil KB. Pil KB laki-laki ini berbasis ouabain yaitu ekstrak tumbuhan yang secara tradisional dipakai para prajurit suku dan pemburu Afrika sebagai racun yang menghentikan kerja jantung di anak panah mereka.


Dilansir nationalgeographic.co.id, para peneliti tengah mengeksplorasi opsi-opsi hormonal dan nonhormonal bagi pil KB pria. Agen-agen hormonal yang dikaji saat ini melibatkan progestin steroid seks dan testosteron. Penelitian pil KB pria ini sedang dalam tahap uji klinis pada manusia, kemungkinan untuk dipasarkan pun semakin terbuka. 


Meski begitu, ada beberapa efek samping potensial seperti menyebabkan bertambahnya berat badan dan perubahan libido. Pil ini juga memiliki kemampuan untuk menurunkan tingkat kolesterol baik (HDL-C) pada pria yang bisa berpengaruh negatif pada kesehatan jantung pengguna. Efek jangka panjang penggunaan hormon untuk kontrasepsi oral pria ini pun masih belum diketahui, sehingga masih perlu diteliti lebih lanjut.


Para peneliti di Universitas Minnesota tengah memusatkan perhatian pada metode-metode kontrasepsi nonhormonal yang bekerja dengan menyerang motilitas sperma (menyerang kemampuan sperma untuk bergerak atau berenang secara efektif). Motilitas yang baik adalah syarat mutlak bagi pembuahan sel telur perempuan.


Bekerja sama dengan Gustavo Blanco di Universitas Kansas, para peneliti juga memusatkan perhatian pada ouabain atau  zat beracun yang diproduksi oleh dua jenis tumbuh-tumbuhan Afrika. Mamalia juga menghasilkan ouabain dalam tubuh mereka, hanya saja dalam kadar rendah dan tidak mematikan yang oleh para ilmuwan dianggap bisa membantu mengontrol tekanan darah. Bahkan, para dokter sudah menggunakan ouabain dalam dosis sangat kecil untuk merawat pasien dengan aritmia jantung atau yang menderita serangan jantung.


Para peneliti tahu bahwa ouabain mengganggu lewatnya ion-ion sodium dan potasium melalui membran sel; ouabain menghalangi fungsi protein-protein mengangkut ion-ion keluar masuk sel sebagaimana mestinya. Beberapa subunit protein pengangkut ion yang diserang ouabain terdapat dalam jaringan jantung—kemampuannya menggangggu fungsi jantung sebagaimana mestinya inilah yang menjadikan ouabain racun yang mematikan. Tetapi ouabain juga mempengaruhi jenis lain subunit pengangkut yang disebut α4, yang hanya terdapat dalam sel-sel sperma. Protein ini diketahui sangat penting untuk fertilitas—setidak-tidaknya pada tikus jantan.


Namun, seperti dilaporan The Conversation, ouabain bukanlah sebuah opsi bagi kontrasepsi karena risiko kerusakan jantung. Karena itulah peneliti mulai merancang analog-analog ouabain—versi-versi molekul yang lebih berpeluang terikat pada protein α4 dalam sperma daripada subunit-subunit lain dalam jaringan jantung. Di laboratorium para peneliti menggunakan teknik-teknik kimia medisinal untuk menciptakan sebuah turunan ouabain yang ampuh menyerang pengangkut α4 dalam sel-sel sperma pada tikus. Begitu terikat pada sel-sel tersebut, turunan ouabain itu mengacaukan kemampuan sperma untuk berenang—sesuatu yang mendasar bagi perannya dalam membuahi sebuah telur. Senyawa baru kami tidak menunjukkan toksisitas pada tikus.


Karena pengangkut α4 hanya terdapat pada sel-sel sperma yang matang, efek kontraseptif bisa dihentikan dalam waktu yang tidak lama—sel-sel sperma yang dihasilkan setelah dihentikannya pemakaian kemungkinan tidak akan terpengaruh. Ouabain bisa juga menyodorkan opsi pil KB bagi pria dengan lebih sedikit efek samping sistemik daripada opsi-opsi hormonal.


Pil KB pria yang efektif dan bersifat sementara (reversible) pun sudah ada di depan mata. Angka-angka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pengurangan motilitas sperma sebanyak 50 persen atau kurang sudah cukup untuk membuat laki-laki tidak subur sementara. Penelitian ini membawa kita selangkah lebih dekat pada perluasan opsi bagi kontrol kelahiran pria, memberi 7,6 miliar penduduk dunia opsi yang paling diperlukan bagi kontrasepsi yang aman dan bersifat sementara.



 

BERITA LAINNYA



Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Kapolri Tinjau Arus Balik di Cikopo
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Petugas Berlakukan One Way di Tol Jakarta-Cikampek
Selasa 19 Juni 2018
Mudik Lebaran 2018


Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria

 

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bukan Hanya Perempuan, Kini Ada Pil KB untuk Pria