Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi  




Rabu 16 Oktober 2019

22:43 WIB

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
@prfmnews

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
PRFMNewsChannel

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Selasa 28 Mei 2019, 20:07 WIB
Pemilu 2019
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi




Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan menyatakan, terjadi 832 kasus yang berpotensi melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Dari 27 kabupaten/kota di wilayah Jabar, 832 kasus ini diklasifikasi dalam jenis, yakni kasus berdasarkan temuan dan kasus berdasarkan laporan.

Jenis pelanggaran  di wilayah administrasi menjadi paling banyak terjadi. Selain itu, kasus yang berkaitan dengan pidana dan pelanggaran kode etik juga telah dihimpun Bawaslu Jabar,

"Temuan merupakan hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan jajaran Bawaslu sendiri. Kemudian laporan adalah informasi pelanggaran yang disampaikan masyarakat," tuturnya saat on air di PRFM, Selasa (28/5/2019).

Kasus paling banyak terjadi pada saat tahapan kampanye dengan 642 kasus. Lalu pada massa tenang, Abdullah melanjutkan, terjadi pelanggaran sebanyak 59 kasus. Sementara pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, terjadi 91 pelanggaran.

"Ini menunjukan di setiap tahapan ada kerentanan pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu," tandasnya.











 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
 

BERITA PILIHAN


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

BERITA LAINNYA

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019


PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

 

BERITA TERKAIT


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Selasa 28 Mei 2019, 20:07 WIB
Pemilu 2019

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan menyatakan, terjadi 832 kasus yang berpotensi melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Dari 27 kabupaten/kota di wilayah Jabar, 832 kasus ini diklasifikasi dalam jenis, yakni kasus berdasarkan temuan dan kasus berdasarkan laporan.

Jenis pelanggaran  di wilayah administrasi menjadi paling banyak terjadi. Selain itu, kasus yang berkaitan dengan pidana dan pelanggaran kode etik juga telah dihimpun Bawaslu Jabar,

"Temuan merupakan hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan jajaran Bawaslu sendiri. Kemudian laporan adalah informasi pelanggaran yang disampaikan masyarakat," tuturnya saat on air di PRFM, Selasa (28/5/2019).

Kasus paling banyak terjadi pada saat tahapan kampanye dengan 642 kasus. Lalu pada massa tenang, Abdullah melanjutkan, terjadi pelanggaran sebanyak 59 kasus. Sementara pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, terjadi 91 pelanggaran.

"Ini menunjukan di setiap tahapan ada kerentanan pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu," tandasnya.







 

BERITA LAINNYA



Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019
Liga 1 2019


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI