Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi  




Senin 17 Juni 2019

20:42 WIB

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
@prfmnews

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
PRFMNewsChannel

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Selasa 28 Mei 2019, 20:07 WIB
Pemilu 2019

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi




Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan menyatakan, terjadi 832 kasus yang berpotensi melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Dari 27 kabupaten/kota di wilayah Jabar, 832 kasus ini diklasifikasi dalam jenis, yakni kasus berdasarkan temuan dan kasus berdasarkan laporan.

Jenis pelanggaran  di wilayah administrasi menjadi paling banyak terjadi. Selain itu, kasus yang berkaitan dengan pidana dan pelanggaran kode etik juga telah dihimpun Bawaslu Jabar,

"Temuan merupakan hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan jajaran Bawaslu sendiri. Kemudian laporan adalah informasi pelanggaran yang disampaikan masyarakat," tuturnya saat on air di PRFM, Selasa (28/5/2019).

Kasus paling banyak terjadi pada saat tahapan kampanye dengan 642 kasus. Lalu pada massa tenang, Abdullah melanjutkan, terjadi pelanggaran sebanyak 59 kasus. Sementara pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, terjadi 91 pelanggaran.

"Ini menunjukan di setiap tahapan ada kerentanan pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu," tandasnya.




Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
 

BERITA PILIHAN


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

BERITA LAINNYA

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Ombudsman Terima 24 Pengaduan Terkait PPDB SD dan SMP di Bandung
Senin 17 Juni 2019


KIP Minta PPDB SMA/SMK Jawa Barat Dibuka Secara Transparan
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Panitia PPDB SMAN 2 Bandung Ungkap Kelemahan Sistem Zonasi
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Tabrakan Beruntun di Tol Cipali Diduga Karena Sopir Bus Diserang
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Pemprov Jabar Anggarkan Dana Bantu Siswa Tidak Mampu Lanjutkan Sekolah
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Hari Pertama PPDB 2019, Uu: Tidak Ada Kendala
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Pendaftaran PPDB Hari Pertama Selesai, Disdik Jabar Langsung Evaluasi
Senin 17 Juni 2019 Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

 

BERITA TERKAIT


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Selasa 28 Mei 2019, 20:07 WIB
Pemilu 2019

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi
Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi


Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan menyatakan, terjadi 832 kasus yang berpotensi melanggar aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Dari 27 kabupaten/kota di wilayah Jabar, 832 kasus ini diklasifikasi dalam jenis, yakni kasus berdasarkan temuan dan kasus berdasarkan laporan.

Jenis pelanggaran  di wilayah administrasi menjadi paling banyak terjadi. Selain itu, kasus yang berkaitan dengan pidana dan pelanggaran kode etik juga telah dihimpun Bawaslu Jabar,

"Temuan merupakan hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan jajaran Bawaslu sendiri. Kemudian laporan adalah informasi pelanggaran yang disampaikan masyarakat," tuturnya saat on air di PRFM, Selasa (28/5/2019).

Kasus paling banyak terjadi pada saat tahapan kampanye dengan 642 kasus. Lalu pada massa tenang, Abdullah melanjutkan, terjadi pelanggaran sebanyak 59 kasus. Sementara pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, terjadi 91 pelanggaran.

"Ini menunjukan di setiap tahapan ada kerentanan pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu," tandasnya.




 

BERITA LAINNYA



Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi

 

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bawaslu Temukan 832 Kasus Pelanggaran, Tahapan Kampanye Paling Tinggi