Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4  




Kamis 18 Oktober 2018

07:24 WIB

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
@prfmnews

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
PRFMNewsChannel

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
Rabu 13 Juni 2018, 19:09 WIB
Pilgub Jabar 2018

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4




Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Bawaslu Jabar meminta keterangan terlapor penyebaran video kampanye hitam terhadap Cagub-Cawagub Jabar Nomor Urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga Nomor 25, Kota Bandung, Rabu (13/6/2018). Terlapor atas nama Hanief Muhamad dicecar sebanyak 20 pertanyaan. 

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari timses Deddy-Dedi atas penyebaran video yang dinilai kampanye hitam tersebut. 

"Beliau dimintai keterangan karena telah mengupload sebuah video yang isinya diduga kampanye hitam. Saya minta terlapor menjelaskan kenapa sampai membuat capture dan mengupload video tersebut, kronologinya seperti apa, maksudnya seperti apa dan dapat dari mana video tersebut," ujar Yusuf. 

Yusuf mengungkapkan terlapor menambahkan caption di video yang disebarkan di media sosial tersebut dengan tulisan "Momentum saat Pilkada meminta kemenangan kepada Nyi Roro Kidul, atau sebangsa jin. Edun kieu saudara-saudara #dedidukun #cawagubmusyrik, kuat ka kieu Pilkada Jabar". 

"Video tersebut dipandang sebagai kampanye hitam dan juga melanggar pasal 69 UU Pilkada mengenai larangan tidak boleh melakukan hasutan atau mengadu domba," sambungnya. 

Dengan demikian, Bawaslu Jabar akan memproses kasus tersebut selama lima hari kedepan. Setelah itu Bawaslu Jabar akan melakukan kajian dengan kejaksaan tinggi dan kepolisian apakah terjadi unsur pelanggaran dalam kasus tersebut. 

Sementara itu, terlapor, Hanief Muhamad mengaku ia bukan orang pertama yang mengupload video tersebut. Ia mengaku mendapat video dari sebuah grup di jejaring facebook. 

"Saya bukan orang yang pertama kali mengupload video tersebut, Secara runtutan saya melihat video itu Senin (11 Juni -red) pukul 5 pagi dari sebuah grup bernama Forum Komunikasi Politik Purwakarta Indonesia. Siangnya di facebokk sudah rame, dan dishare oleh banyak orang, akhirnya saya save video itu dan diupload pas malamnya," tuturnya.

Lebih lanjut ia merasa video tersebut tidak masuk unsur kampanye hitam, lantaran bukan merupakan video hoax dan berdasarkan fakta.

"Itu bukan black campaign (kampanye hitam), kalau kampanye hitam kan kalau itu hoax dan tidak berdasar fakta. Tapi kan faktanya ada bahwa saya bukan orang yang pertama yang mengupload, apalagi yang buat," ungkapnya. 



Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
 

BERITA PILIHAN


Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

 

BERITA LAINNYA

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Usulan Kaca Antipeluru Gedung DPR Terlalu Lebay
Kamis 18 Oktober 2018


Pengamat Minta Kasus "Peluru Nyasar" Tak Perlu Dibawa ke Ranah Politik
Kamis 18 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Penggunaan Senjata Api Perlu Diperketat
Kamis 18 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Program Mitigasi Bencana Diharapkan Masuk Ekstrakurikuler Siswa Sekolah
Kamis 18 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 18 Oktober 2018
Kamis 18 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Hilang Setahun, Jasad Mak Titing Hanya Tersisa Tulang Belulang
Rabu 17 Oktober 2018 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

 

 

BERITA TERKAIT


Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4 Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
Rabu 13 Juni 2018, 19:09 WIB
Pilgub Jabar 2018

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4
Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4


Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Bawaslu Jabar meminta keterangan terlapor penyebaran video kampanye hitam terhadap Cagub-Cawagub Jabar Nomor Urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga Nomor 25, Kota Bandung, Rabu (13/6/2018). Terlapor atas nama Hanief Muhamad dicecar sebanyak 20 pertanyaan. 

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari timses Deddy-Dedi atas penyebaran video yang dinilai kampanye hitam tersebut. 

"Beliau dimintai keterangan karena telah mengupload sebuah video yang isinya diduga kampanye hitam. Saya minta terlapor menjelaskan kenapa sampai membuat capture dan mengupload video tersebut, kronologinya seperti apa, maksudnya seperti apa dan dapat dari mana video tersebut," ujar Yusuf. 

Yusuf mengungkapkan terlapor menambahkan caption di video yang disebarkan di media sosial tersebut dengan tulisan "Momentum saat Pilkada meminta kemenangan kepada Nyi Roro Kidul, atau sebangsa jin. Edun kieu saudara-saudara #dedidukun #cawagubmusyrik, kuat ka kieu Pilkada Jabar". 

"Video tersebut dipandang sebagai kampanye hitam dan juga melanggar pasal 69 UU Pilkada mengenai larangan tidak boleh melakukan hasutan atau mengadu domba," sambungnya. 

Dengan demikian, Bawaslu Jabar akan memproses kasus tersebut selama lima hari kedepan. Setelah itu Bawaslu Jabar akan melakukan kajian dengan kejaksaan tinggi dan kepolisian apakah terjadi unsur pelanggaran dalam kasus tersebut. 

Sementara itu, terlapor, Hanief Muhamad mengaku ia bukan orang pertama yang mengupload video tersebut. Ia mengaku mendapat video dari sebuah grup di jejaring facebook. 

"Saya bukan orang yang pertama kali mengupload video tersebut, Secara runtutan saya melihat video itu Senin (11 Juni -red) pukul 5 pagi dari sebuah grup bernama Forum Komunikasi Politik Purwakarta Indonesia. Siangnya di facebokk sudah rame, dan dishare oleh banyak orang, akhirnya saya save video itu dan diupload pas malamnya," tuturnya.

Lebih lanjut ia merasa video tersebut tidak masuk unsur kampanye hitam, lantaran bukan merupakan video hoax dan berdasarkan fakta.

"Itu bukan black campaign (kampanye hitam), kalau kampanye hitam kan kalau itu hoax dan tidak berdasar fakta. Tapi kan faktanya ada bahwa saya bukan orang yang pertama yang mengupload, apalagi yang buat," ungkapnya. 



 

BERITA LAINNYA



Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4

 

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bawaslu Jabar Periksa Terlapor Penyebaran Video Kampanye Hitam Paslon No. Urut 4