Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan  




Minggu 21 Juli 2019

01:30 WIB

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
@prfmnews

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
PRFMNewsChannel

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
Sabtu 15 Juni 2019, 16:28 WIB

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan




Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Batik memiliki potensi besar untuk di pasarkan di Afrika Selatan. Soalnya, masyarakat Afrika Selatan telah sejak lama akrab dengan batik sejak masa pemerintahan Nelson Mandela.

Konsul Jenderal RI di Cape Town, Afrika Selatan, Krishna Adi Poetranto dalam keterangan resmi menuturkan, sinergi yang baik antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoriaa, Konsulat Jenderal RI dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg akan terus ditingkatkan agar semakin mempopulerkan batik.

"Kehadiran kita di sini memang masih terbatas, tapi produk-produk kain dan batik yang berkualitas tinggi mempunyai potensi besar untuk dipasarkan. Sinergi yang baik antara KBRI Pretoria, KJRI Cape Town and ITPC Johannesburg harus terus dilanjutkan untuk mempopulerkan batik di Afrika," katanya saat Pameran Apparel, Textile and Footwear (ATF) Trade Exhibition 2019, di Cape Town, Afrika Selatan, Jumat (14/6/2019).

Dalam pameran mode tersebut, batik kembali memikat perhatian masyarakat asing yang mendatangi Cape Town International Convention Centre. Selain itu, penampilan Wastra Nusantara pada sesi fashion show di hari kedua pameran dimeriahkan oleh koleksi teranyar para designer dan pengusaha batik yang datang dari Lampung, Pekalongan, Bandung dan Cape Town. Showcase Indonesia yang penuh warna kontras tetap terlihat selaras, terharmonikan oleh kekayaan pola dan tekstur khas nusantara. Detail busana dan perhiasan terlihat menarik saat dikenakan oleh para model setempat yang melenggang di runway panjang di tengah hall pameran.

Batik Siger yang telah berpengalaman menampilkan koleksinya di berbagai negara, pada pameran kali ini menghadirkan koleksi busana pria dan wanita dengan corak yang sangat khas Lampung.

Keunikan model usaha Batik Siger, terutama pemberdayaan ibu rumah tangga dan penyandang disabilitas dalam proses bisnisnya, menjadi alasan Pemerintah menganugerakan penghargaan Upakarti kepada perusahaan ini pada tahun 2014.

Perusahaan dari Bandung, Lovely Zia, menampilkan busana batik kontemporer untuk wanita dan pria seperti patch work skirt, kemeja, dress, dan outer. Aruni Batik Pekalongan menampilkan busana batik untuk pria dan kain batik tulis, sedangkan Annie. B Cape Town menampilkan kain-kain khas Bali, perhiasan perak, aksesoris dan tas rotan..

"Melalui pameran ATF inilah, KBRI Pretoria, KJRI Cape Town dan ITPC Johannesburg berkolaborasi untuk terus mempopulerkan dan memasarkan batik dengan lebih terarah. Batik yang resmi menjadi warisan dunia versi UNESCO sejak tahun 2009, diharapkan semakin mendunia dan menjadi penggerak ekspor industri kecil dan menengah. Melalui kegiatan pameran ini, Pemerintah memperkenalkan pengusaha garmen Indonesia kepada kelompok usaha Afrika Selatan untuk dapat saling membuka peluang bisnis," kata Khrisna.

ATF merupakan pameran tahunan tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki terbesar di Afrika yang setiap tahunnya berhasil mendatangkan pengunjung sebanyak kurang lebih dua ribu orang, dan menarik setidaknya 500 pelaku pameran dari berbagai negara.



Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

 

BERITA TERKAIT


Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
 

BERITA PILIHAN


Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

 

BERITA LAINNYA

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Tanam Ganja di Pekarangan Rumah, Dua Pemuda Terancam Penjara Seumur Hidup
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Ucu Saepudin Diaporkan Hilang Selama Empat Bulan
Sabtu 20 Juli 2019 Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

 

 

BERITA TERKAIT

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
Sabtu 15 Juni 2019, 16:28 WIB

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan
Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan


Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Batik memiliki potensi besar untuk di pasarkan di Afrika Selatan. Soalnya, masyarakat Afrika Selatan telah sejak lama akrab dengan batik sejak masa pemerintahan Nelson Mandela.

Konsul Jenderal RI di Cape Town, Afrika Selatan, Krishna Adi Poetranto dalam keterangan resmi menuturkan, sinergi yang baik antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoriaa, Konsulat Jenderal RI dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg akan terus ditingkatkan agar semakin mempopulerkan batik.

"Kehadiran kita di sini memang masih terbatas, tapi produk-produk kain dan batik yang berkualitas tinggi mempunyai potensi besar untuk dipasarkan. Sinergi yang baik antara KBRI Pretoria, KJRI Cape Town and ITPC Johannesburg harus terus dilanjutkan untuk mempopulerkan batik di Afrika," katanya saat Pameran Apparel, Textile and Footwear (ATF) Trade Exhibition 2019, di Cape Town, Afrika Selatan, Jumat (14/6/2019).

Dalam pameran mode tersebut, batik kembali memikat perhatian masyarakat asing yang mendatangi Cape Town International Convention Centre. Selain itu, penampilan Wastra Nusantara pada sesi fashion show di hari kedua pameran dimeriahkan oleh koleksi teranyar para designer dan pengusaha batik yang datang dari Lampung, Pekalongan, Bandung dan Cape Town. Showcase Indonesia yang penuh warna kontras tetap terlihat selaras, terharmonikan oleh kekayaan pola dan tekstur khas nusantara. Detail busana dan perhiasan terlihat menarik saat dikenakan oleh para model setempat yang melenggang di runway panjang di tengah hall pameran.

Batik Siger yang telah berpengalaman menampilkan koleksinya di berbagai negara, pada pameran kali ini menghadirkan koleksi busana pria dan wanita dengan corak yang sangat khas Lampung.

Keunikan model usaha Batik Siger, terutama pemberdayaan ibu rumah tangga dan penyandang disabilitas dalam proses bisnisnya, menjadi alasan Pemerintah menganugerakan penghargaan Upakarti kepada perusahaan ini pada tahun 2014.

Perusahaan dari Bandung, Lovely Zia, menampilkan busana batik kontemporer untuk wanita dan pria seperti patch work skirt, kemeja, dress, dan outer. Aruni Batik Pekalongan menampilkan busana batik untuk pria dan kain batik tulis, sedangkan Annie. B Cape Town menampilkan kain-kain khas Bali, perhiasan perak, aksesoris dan tas rotan..

"Melalui pameran ATF inilah, KBRI Pretoria, KJRI Cape Town dan ITPC Johannesburg berkolaborasi untuk terus mempopulerkan dan memasarkan batik dengan lebih terarah. Batik yang resmi menjadi warisan dunia versi UNESCO sejak tahun 2009, diharapkan semakin mendunia dan menjadi penggerak ekspor industri kecil dan menengah. Melalui kegiatan pameran ini, Pemerintah memperkenalkan pengusaha garmen Indonesia kepada kelompok usaha Afrika Selatan untuk dapat saling membuka peluang bisnis," kata Khrisna.

ATF merupakan pameran tahunan tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki terbesar di Afrika yang setiap tahunnya berhasil mendatangkan pengunjung sebanyak kurang lebih dua ribu orang, dan menarik setidaknya 500 pelaku pameran dari berbagai negara.



 

BERITA LAINNYA



Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan

 

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Batik Berpotensi Kuasai Pasar Mode Afrika Selatan