Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara  




Jumat 23 Agustus 2019

08:20 WIB

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
@prfmnews

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
PRFMNewsChannel

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
Selasa 11 Juni 2019, 18:30 WIB
Kota Bandung

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara




Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Redaksi Oleh : Christ Wibowo Utomo
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Taman Dinosaurus (Lampion Park) Tegallega akan ditutup sementara mulai 11 hingga 14 Juni. Hal ini karena akan diadakan perbaikan sarana dan prasarana oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung.

Kabid Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Iwan Sugiono mengatakan, sejak diresmikan, banyak ditemukan beberapa kerusakan di ornamen-ornamen taman. Kerusakan tersebut mulai dari lampion yang sobek, pagar yang roboh, hingga lampu lampion yang hilang. Maka dari itu pihaknya akan segera melakukan perbaikan demi menjaga keindahan taman.

"Sejak kita launching sebelum lebaran kemarin, ternyata begitu dibuka banyak ornamen itu rusak dan sobek akibat tangan jahil pengunjung. Maka dari itu perlu kita perbaiki karena tidak elok lah.  Banyak lampion yang robek dan lampunya ada yg diambil. Panggar pengaman juga roboh gara-gara dinaiki," ujar Iwan ketika On Air di PRFM, Selasa (11/6/19).

Iwan mengaku banyaknya pengunjung membuat pihaknya kesulitan menjaga satu persatu perilaku pengunjung. Bahkan ada pengunjung yang sampai menyentuh lampion-lampion tersebut.

"Sebetulnya sudah pakai railing, namun hanya sebagai penanda tidak boleh masuk. Tapi namanya juga pengunjung terutama anak-anak kadang ingin foto mereka masuk ke dalam, dan mereka tidak tahu bahwa material seperti itu tidak kuat untuk di sentuh," keluh Iwan.

Diakui Iwan, anggaran yang dipakai untuk memperbaiki taman sangat minim. Bahkan terkadang pihaknya memanfaatkan anggaran swadaya. Meski demikian Iwan mengatakan pihaknya akan tetap mengoptimalkan setiap anggaran yang ada.

"Karena ini emergency (darurat), kita pakai anggaran seadanya. Paling tidak seberapa, tidak sampai lima juta lah. Kita optimalkan saja anggaran yang ada meski minim sekali," tutup Iwan.







Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara




 

BERITA TERKAIT


Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
 

BERITA PILIHAN


Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

 

BERITA LAINNYA

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Maraknya Video Porno Tak Terlepas dari Persoalan Gegar Budaya
Jumat 23 Agustus 2019


Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung Jumat 23 Agustus 2019
Jumat 23 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme
Kamis 22 Agustus 2019 Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

 

 

BERITA TERKAIT

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
Selasa 11 Juni 2019, 18:30 WIB
Kota Bandung

Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara
Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara


Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Redaksi Oleh : Christ Wibowo Utomo
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Taman Dinosaurus (Lampion Park) Tegallega akan ditutup sementara mulai 11 hingga 14 Juni. Hal ini karena akan diadakan perbaikan sarana dan prasarana oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung.

Kabid Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Iwan Sugiono mengatakan, sejak diresmikan, banyak ditemukan beberapa kerusakan di ornamen-ornamen taman. Kerusakan tersebut mulai dari lampion yang sobek, pagar yang roboh, hingga lampu lampion yang hilang. Maka dari itu pihaknya akan segera melakukan perbaikan demi menjaga keindahan taman.

"Sejak kita launching sebelum lebaran kemarin, ternyata begitu dibuka banyak ornamen itu rusak dan sobek akibat tangan jahil pengunjung. Maka dari itu perlu kita perbaiki karena tidak elok lah.  Banyak lampion yang robek dan lampunya ada yg diambil. Panggar pengaman juga roboh gara-gara dinaiki," ujar Iwan ketika On Air di PRFM, Selasa (11/6/19).

Iwan mengaku banyaknya pengunjung membuat pihaknya kesulitan menjaga satu persatu perilaku pengunjung. Bahkan ada pengunjung yang sampai menyentuh lampion-lampion tersebut.

"Sebetulnya sudah pakai railing, namun hanya sebagai penanda tidak boleh masuk. Tapi namanya juga pengunjung terutama anak-anak kadang ingin foto mereka masuk ke dalam, dan mereka tidak tahu bahwa material seperti itu tidak kuat untuk di sentuh," keluh Iwan.

Diakui Iwan, anggaran yang dipakai untuk memperbaiki taman sangat minim. Bahkan terkadang pihaknya memanfaatkan anggaran swadaya. Meski demikian Iwan mengatakan pihaknya akan tetap mengoptimalkan setiap anggaran yang ada.

"Karena ini emergency (darurat), kita pakai anggaran seadanya. Paling tidak seberapa, tidak sampai lima juta lah. Kita optimalkan saja anggaran yang ada meski minim sekali," tutup Iwan.






 

BERITA LAINNYA



Banyak Ornamen Rusak dan Hilang, Taman Dinosaurus Ditutup Sementara

Maraknya Video Porno Tak Terlepas dari Persoalan Gegar Budaya
Jumat 23 Agustus 2019
Maraknya Penyebaran Video Porno di Medsos