Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan  




Jumat 22 Juni 2018

22:33 WIB

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
@prfmnews

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
PRFMNewsChannel

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
Selasa 13 Maret 2018, 17:54 WIB

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan




Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Kabiro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mohamad Ridwan mengatakan aturan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pria yang bisa mengajukan cuti untuk mendampingi istri saat menjalani proses melahirkan sudah diatur terperinci dalam Peraturan Badan Kegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017.

"Kita ingin membuktikan reward dan punishment yang sesuai, kemudian hak-haknya juga lebih dielaborasi, termasuk cuti alasan penting kepada suami yang mendampingi pasangannya yang akan melahirkan," ujarnya kepada PRFM, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya hal itu merupakan langkah BKN untuk menjadikan PNS lebih humanis.

"Kita berikan karena memang kita ingin PNS lebih humanis, bisa lebih tenang dalam bekerja. Tetapi ketika kewajiban untuk mendampingi pasangan harus ada, kita akomodasi di Peraturan Kepala BKN ini," tambahnya.

Ia menambahkan lamanya waktu cuti PNS yang mendampingi istrinya melahirkan, situasional.

"Asal sudah ada keterangan dari rumah sakit dimana istri akan melahirkan dan harus ada pendampingan. Yang dilampirkan dalam Peraturan BKN No 24 tahun 2017 itu mendampingi istri melahirkan atau sesar. Berapa lamanya itu, situasional tergantung dari surat keterangan atau berapa lama atasan memberikan izin," tambahnya.

Selain itu dalam Peratuan BKN tersebut tambahnya, disebutkan juga pasangan PNS yang yang belum mempunyai keturunan dan akan menjalankan program untuk mendapatkan keturunan, diperbolehkan untuk melakukan cuti diluar tanggungan negara (CLTN). 

Namun dirinya menghimbau supaya kebijakan tersebut tidak disalahgunakan oleh PNS.

"Jangan sampai sengaja menambah cuti. Ini menjadi kewajiban atasan langsung dan pejabat pembina kepegawaian untuk memastikan bahwa aturan ini diterapkan sebagaimana mestinya," pungkasnya.



Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

 

BERITA TERKAIT


Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
 

BERITA PILIHAN


Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

 

BERITA LAINNYA

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018


Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Pengamat Nilai Pemerintah Hanya Fokus Pada Arus Mudik Lebaran
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Tanggal 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Proyek Tol Bandung-Tasik Sudah Tahap Lelang Investasi
Jumat 22 Juni 2018 Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

 

 

BERITA TERKAIT

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
Selasa 13 Maret 2018, 17:54 WIB

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan
Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan


Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Kabiro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mohamad Ridwan mengatakan aturan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pria yang bisa mengajukan cuti untuk mendampingi istri saat menjalani proses melahirkan sudah diatur terperinci dalam Peraturan Badan Kegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017.

"Kita ingin membuktikan reward dan punishment yang sesuai, kemudian hak-haknya juga lebih dielaborasi, termasuk cuti alasan penting kepada suami yang mendampingi pasangannya yang akan melahirkan," ujarnya kepada PRFM, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya hal itu merupakan langkah BKN untuk menjadikan PNS lebih humanis.

"Kita berikan karena memang kita ingin PNS lebih humanis, bisa lebih tenang dalam bekerja. Tetapi ketika kewajiban untuk mendampingi pasangan harus ada, kita akomodasi di Peraturan Kepala BKN ini," tambahnya.

Ia menambahkan lamanya waktu cuti PNS yang mendampingi istrinya melahirkan, situasional.

"Asal sudah ada keterangan dari rumah sakit dimana istri akan melahirkan dan harus ada pendampingan. Yang dilampirkan dalam Peraturan BKN No 24 tahun 2017 itu mendampingi istri melahirkan atau sesar. Berapa lamanya itu, situasional tergantung dari surat keterangan atau berapa lama atasan memberikan izin," tambahnya.

Selain itu dalam Peratuan BKN tersebut tambahnya, disebutkan juga pasangan PNS yang yang belum mempunyai keturunan dan akan menjalankan program untuk mendapatkan keturunan, diperbolehkan untuk melakukan cuti diluar tanggungan negara (CLTN). 

Namun dirinya menghimbau supaya kebijakan tersebut tidak disalahgunakan oleh PNS.

"Jangan sampai sengaja menambah cuti. Ini menjadi kewajiban atasan langsung dan pejabat pembina kepegawaian untuk memastikan bahwa aturan ini diterapkan sebagaimana mestinya," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan

 

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Aturan Cuti PNS Yang Dampingi Istri Saat Melahirkan Jangan Disalahgunakan