Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik  




Selasa 22 Oktober 2019

03:13 WIB

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
@prfmnews

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
PRFMNewsChannel

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
Minggu 10 Februari 2019, 13:55 WIB
NASIONAL
Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik




Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Program tol laut yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai sudah berjalan dengan baik. Ini dibuktikan dengan penurunan harga sejumlah komoditas di wilayah timur Indonesia yang hampir sama dengan wilayah barat. Tol laut berdampak pada lancarnya distribusi barang ke berbagai wilayah.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Rendy Affandi Lamadjido dalam siaran pers, Sabtu (09/2/2019). 

Tol laut, lanjut Rendy, telah mengintegrasikan tiga jenis pelabuhan yang ada di Tanah Air. Ketiganya adalah pelabuhan utama, pelabuhan pendukung, dan pelabuhan penopang. 

"Mengintegrasikan ketiganya inilah yang disebut tol laut," jelas Rendy.

Dengan tol laut, jalur ke Papua sudah tersambung dengan baik. Dampaknya, disparitas harga sejumlah komoditas bisa ditekan bahkan sama dengan di Jawa. Politisi PDI-Perjuangan ini mencontohkan, harga semen di Papua yang semula Rp 1 juta per kubik, kini sama dengan di Jawa. Selisihnya hanya Rp 50 ribu. Selisih itu sebetulnya untuk biaya angkut.

Rendy menambahkan, sejauh ini yang masih menghambat program tol laut adalah fasilitas pelabuhan yang belum memadai. Banyak pelabuhan dibangun, tapi fasilitasnya minim. 

"Fasilitas pelabuhan perlu dikembangkan. Banyak pembangunan pabuhan sudah selesai, tapi fasilitas belum memadai. Ini yang menghambat program tol laut," ucap Rendy.

Kelak dengan lancarnya arus barang dan orang lewar tol laut, semua harga akan stabil ke wilayah timur. Sekarang, lanjut Rendy lagi, hasil program tol laut sudah kian terlihat, Harga solar dan bensin sudah sama antara Jawa dan Papua. Pemerintah memang sedang giat membangun infrastruktur untuk peningkatan ekonomi rakyat. 

"Negara tidak maju kalau infrastruktur tidak tertinggal," tutup Rendy.










 

BERITA TERKAIT


Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
 

BERITA PILIHAN


Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

 

BERITA LAINNYA

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Banyak Pohon Tumbang, Akses Jalan Pangalengan-Kertasari Lumpuh Total
Senin 21 Oktober 2019


Wakil Gubernur Jabar Berharap Jokowi Bentuk Kementerian Pesantren
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik Pekan Hari Santri Siap Ramaikan Perayaan Hari Santri Nasional
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik Cegah Politik Uang, Tim Anti Judi dan Anti Kampanye Uang Disiagakan
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik Hutan di Gunung Puntang Terbakar Kembali
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik Ini Trik Mudah Liburan ke Bali dengan Bujet Minim
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik Ketum Golkar Siap Jadi Menteri Lagi
Senin 21 Oktober 2019 Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

 

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
Minggu 10 Februari 2019, 13:55 WIB
NASIONAL

Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik
Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik


Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Program tol laut yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai sudah berjalan dengan baik. Ini dibuktikan dengan penurunan harga sejumlah komoditas di wilayah timur Indonesia yang hampir sama dengan wilayah barat. Tol laut berdampak pada lancarnya distribusi barang ke berbagai wilayah.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Rendy Affandi Lamadjido dalam siaran pers, Sabtu (09/2/2019). 

Tol laut, lanjut Rendy, telah mengintegrasikan tiga jenis pelabuhan yang ada di Tanah Air. Ketiganya adalah pelabuhan utama, pelabuhan pendukung, dan pelabuhan penopang. 

"Mengintegrasikan ketiganya inilah yang disebut tol laut," jelas Rendy.

Dengan tol laut, jalur ke Papua sudah tersambung dengan baik. Dampaknya, disparitas harga sejumlah komoditas bisa ditekan bahkan sama dengan di Jawa. Politisi PDI-Perjuangan ini mencontohkan, harga semen di Papua yang semula Rp 1 juta per kubik, kini sama dengan di Jawa. Selisihnya hanya Rp 50 ribu. Selisih itu sebetulnya untuk biaya angkut.

Rendy menambahkan, sejauh ini yang masih menghambat program tol laut adalah fasilitas pelabuhan yang belum memadai. Banyak pelabuhan dibangun, tapi fasilitasnya minim. 

"Fasilitas pelabuhan perlu dikembangkan. Banyak pembangunan pabuhan sudah selesai, tapi fasilitas belum memadai. Ini yang menghambat program tol laut," ucap Rendy.

Kelak dengan lancarnya arus barang dan orang lewar tol laut, semua harga akan stabil ke wilayah timur. Sekarang, lanjut Rendy lagi, hasil program tol laut sudah kian terlihat, Harga solar dan bensin sudah sama antara Jawa dan Papua. Pemerintah memang sedang giat membangun infrastruktur untuk peningkatan ekonomi rakyat. 

"Negara tidak maju kalau infrastruktur tidak tertinggal," tutup Rendy.






 

BERITA LAINNYA



Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Cegah Politik Uang, Tim Anti Judi dan Anti Kampanye Uang Disiagakan
Senin 21 Oktober 2019
Pilkades Serentak Kabupaten Bandung 2019


Anggota Komisi V Sebut Tol Laut Sudah Berjalan Baik

Hutan di Gunung Puntang Terbakar Kembali
Senin 21 Oktober 2019
Kebakaran