Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab  




Rabu 16 Januari 2019

11:58 WIB

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
@prfmnews

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
PRFMNewsChannel

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
Kamis 17 Mei 2018, 22:07 WIB

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab




Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pembentukan Komando Operasi Pasukan Khusus Gabungan (Koopsusgab) diapresiasi sebagai wujud kehadiran negara memberantas terorisme di tanah air. Ini bagian dari aksi nyata pemerintah, bukan menimbulkan polemik baru.

"Ini harus diapresiasi. Pak Jokowi tak hanya bicara, tapi melakukan upaya aksi untuk memperlihatkan negara hadir. Negara tidak lemah dalam pemberantasan terorisme. Jadi simultan saja, ambil message yang ingin disampaikan Pak Jokowi, yakni negara hadir dan berusaha untuk melawan terorisme dengan segala daya upaya," ujar Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dilansir laman resmi DPR RI, Kamis (17/5/2018). 

Politisi PDI Perjuangan ini juga menilai, pemerintah sudah sepakat mempercepat penyelesaian pengesahan Revisi UU Anti Terorisme. Bahkan, presiden telah mengultimatum bila tidak selesai pembahasannya pada bulan ini, segera akan diterbitkan Perppu. 

"Itukan, luar biasa. Beliau pasang badan untuk melawan terorisme dalam aspek regulasi," imbuhnya. 

Ditambahkan politisi Dapil Jatim VI itu, Koopsusgab ini bekerja dalam tatanan teknis implementatif, sehingga tidak ada masalah. Tidak perlu kehadirannya dinegasikan dengan rencana percepatan revisi UU Anti Terorisme. 

"Konsepnya pun masih dalam koridor hukum yang ada, yakni Koopsusgab sifatnya perbantuan terhadap Polri dalam hal pemberantasan terorisme. Keberadaannya juga tak menegasikan BNPT," paparnya. 



Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

 

BERITA TERKAIT


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
 

BERITA PILIHAN


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

 

BERITA LAINNYA

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Reaktivasi Jalur Kereta Banjar-Pangandaran Tidak Perlu Dikhawatirkan
Selasa 15 Januari 2019


BPS : Garis Kemiskinan Jabar Naik
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Rutin Lakukan Roll Call
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Tjahjo Kumolo Disebut dalam Kasus Meikarta, Kapuspen Kemendagri Bersuara
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Pembangunan Alun-alun Cibiru Harus Direalisasikan
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Pembangunan Alun-alun Cibiru Harus Direalisasikan
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Jumlah Penduduk Miskin di Jabar Capai 3,54 Juta
Selasa 15 Januari 2019 Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

 

 

BERITA TERKAIT

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
Kamis 17 Mei 2018, 22:07 WIB

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab
Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pembentukan Komando Operasi Pasukan Khusus Gabungan (Koopsusgab) diapresiasi sebagai wujud kehadiran negara memberantas terorisme di tanah air. Ini bagian dari aksi nyata pemerintah, bukan menimbulkan polemik baru.

"Ini harus diapresiasi. Pak Jokowi tak hanya bicara, tapi melakukan upaya aksi untuk memperlihatkan negara hadir. Negara tidak lemah dalam pemberantasan terorisme. Jadi simultan saja, ambil message yang ingin disampaikan Pak Jokowi, yakni negara hadir dan berusaha untuk melawan terorisme dengan segala daya upaya," ujar Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dilansir laman resmi DPR RI, Kamis (17/5/2018). 

Politisi PDI Perjuangan ini juga menilai, pemerintah sudah sepakat mempercepat penyelesaian pengesahan Revisi UU Anti Terorisme. Bahkan, presiden telah mengultimatum bila tidak selesai pembahasannya pada bulan ini, segera akan diterbitkan Perppu. 

"Itukan, luar biasa. Beliau pasang badan untuk melawan terorisme dalam aspek regulasi," imbuhnya. 

Ditambahkan politisi Dapil Jatim VI itu, Koopsusgab ini bekerja dalam tatanan teknis implementatif, sehingga tidak ada masalah. Tidak perlu kehadirannya dinegasikan dengan rencana percepatan revisi UU Anti Terorisme. 

"Konsepnya pun masih dalam koridor hukum yang ada, yakni Koopsusgab sifatnya perbantuan terhadap Polri dalam hal pemberantasan terorisme. Keberadaannya juga tak menegasikan BNPT," paparnya. 



 

BERITA LAINNYA



Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

BPS : Garis Kemiskinan Jabar Naik
Selasa 15 Januari 2019
Jawa Barat


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Bandung Rutin Lakukan Roll Call
Selasa 15 Januari 2019
Kabupaten Bandung


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Pembangunan Alun-alun Cibiru Harus Direalisasikan
Selasa 15 Januari 2019
Kota Bandung


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Pembangunan Alun-alun Cibiru Harus Direalisasikan
Selasa 15 Januari 2019
Kota Bandung


Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab

 

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Anggota Dewan Apresiasi Pembentukan Koopssusgab