Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG  




Minggu 21 Juli 2019

01:02 WIB

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
@prfmnews

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
PRFMNewsChannel

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
Sabtu 22 Juni 2019, 10:38 WIB
Jawa Barat

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG




Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Ilustrasi PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Suhu dingin kembali menyelimuti wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat pada umumnya. Sontak dinginnya suhu belakangan ini pun menuai respon dari warga Jawa Barat. Seperti yang disampaikan pendengar PRFM lewat twitter @rickysundara yang mencuitkan di kawasan Garut suhu udara menyentuh angka 15 derajat celcius.

Sementara itu, @wachyumkiji menuliskan lewat akun twitternya pada daerah Padaasih, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat suhu udara mencapai 18 derajat celcius. Hampir sama dengan seputaran Padaasih, Cinunuk pun suhu udaranya mencapai 17 derajat celcius pada pagi tadi.

Menanggapi hal tersebut, Prakirawan Cuaca BMKG Kota Bandung Yuni Yulianti menyebut rendahnya suhu udara di Jawa Barat pada umumnya ini merupakan hal yang wajar karena dalam beberapa waktu ke depan Jawa Barat memasuki musim kemarau.

"Suhu yang dingin pada beberapa waktu terakhir di bandung maupun di jawa barat  pada umumnya merupakan fenomena yang biasa atau wajar. Menandakan datangnya periode musim kemarau. Misalnya musim kemarau didahului di wilayah pantura kemudian bergerak di wilayah jawa barat bagian selatan," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (22/6/2019).

Yuni menambahkan, pada musim kemarau angin yang bertiup ke wilayah Jawa Barat itu angin pasa tenggara atau angin timuran yang berasal dari benua Australia.  Sebab, pada bulan Juli, Agustus dan September di negeri kangguru tersebut sedang mengalami puncak musim dingin.

"Jadi karena angin yang bertiup dari arah Australia itu menuju ke Indonesia jadi suhu di Jawa Barat dingin di bulan Juni, Juli, Agustus, September ini. Kemudian kondisi saat ini dipengaruhi oleh masih adanya kelembapan yang masih cukup lembap di sore hari. Ada pembentukan awan awan tetapi peluang hujannya kecil jadi menambah semakin dinginnya suhu di pagi hari," kata Yuni.

Bulan Juli Akan Lebih Dingin

Menurut Yuni, meski pada akhir bulan Juni ini suhu udara di Bandung Raya maupun di Jawa Barat secara umum dingin. Namun, boleh jadi jika pada bulan depan suhu udara akan lebih rendah dibanding bulan Juni ini. Pasalnya, di benua Australia masih mengalami puncak musim dingin.

"Nanti di bulan Juli, Agustus ini akan lebih dingin dibanding dengan akhir bulan Juni karena berkaitan dengan puncak musim dingin di Australia," tandasnya.

Karenanya ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh. Serta, lanjut Yuni, konsumsi air putih maupun buah buahan dan sayuran pun jangan sampai terlewat.

"Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan untuk mengenakan baju hangat atau jaket di pagi hari mengkonsumsi air putih dan buah buahan serta sayuran," pungkasnya.



Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

 

BERITA TERKAIT


Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
 

BERITA PILIHAN


Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

 

BERITA LAINNYA

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

21 Tahun Hilang Kontak, Turini Ditemukan dan Segera Dipulangkan ke Indonesia
Sabtu 20 Juli 2019


Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Indonesia Open 2019: Kevin-Marcus ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Tiga Wakil Indonesia Tembus Final Russia Open 2019
Sabtu 20 Juli 2019 Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

 

 

BERITA TERKAIT


Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
Sabtu 22 Juni 2019, 10:38 WIB
Jawa Barat

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG
Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG


Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Ilustrasi PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Suhu dingin kembali menyelimuti wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat pada umumnya. Sontak dinginnya suhu belakangan ini pun menuai respon dari warga Jawa Barat. Seperti yang disampaikan pendengar PRFM lewat twitter @rickysundara yang mencuitkan di kawasan Garut suhu udara menyentuh angka 15 derajat celcius.

Sementara itu, @wachyumkiji menuliskan lewat akun twitternya pada daerah Padaasih, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat suhu udara mencapai 18 derajat celcius. Hampir sama dengan seputaran Padaasih, Cinunuk pun suhu udaranya mencapai 17 derajat celcius pada pagi tadi.

Menanggapi hal tersebut, Prakirawan Cuaca BMKG Kota Bandung Yuni Yulianti menyebut rendahnya suhu udara di Jawa Barat pada umumnya ini merupakan hal yang wajar karena dalam beberapa waktu ke depan Jawa Barat memasuki musim kemarau.

"Suhu yang dingin pada beberapa waktu terakhir di bandung maupun di jawa barat  pada umumnya merupakan fenomena yang biasa atau wajar. Menandakan datangnya periode musim kemarau. Misalnya musim kemarau didahului di wilayah pantura kemudian bergerak di wilayah jawa barat bagian selatan," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (22/6/2019).

Yuni menambahkan, pada musim kemarau angin yang bertiup ke wilayah Jawa Barat itu angin pasa tenggara atau angin timuran yang berasal dari benua Australia.  Sebab, pada bulan Juli, Agustus dan September di negeri kangguru tersebut sedang mengalami puncak musim dingin.

"Jadi karena angin yang bertiup dari arah Australia itu menuju ke Indonesia jadi suhu di Jawa Barat dingin di bulan Juni, Juli, Agustus, September ini. Kemudian kondisi saat ini dipengaruhi oleh masih adanya kelembapan yang masih cukup lembap di sore hari. Ada pembentukan awan awan tetapi peluang hujannya kecil jadi menambah semakin dinginnya suhu di pagi hari," kata Yuni.

Bulan Juli Akan Lebih Dingin

Menurut Yuni, meski pada akhir bulan Juni ini suhu udara di Bandung Raya maupun di Jawa Barat secara umum dingin. Namun, boleh jadi jika pada bulan depan suhu udara akan lebih rendah dibanding bulan Juni ini. Pasalnya, di benua Australia masih mengalami puncak musim dingin.

"Nanti di bulan Juli, Agustus ini akan lebih dingin dibanding dengan akhir bulan Juni karena berkaitan dengan puncak musim dingin di Australia," tandasnya.

Karenanya ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh. Serta, lanjut Yuni, konsumsi air putih maupun buah buahan dan sayuran pun jangan sampai terlewat.

"Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan untuk mengenakan baju hangat atau jaket di pagi hari mengkonsumsi air putih dan buah buahan serta sayuran," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG

 

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Anda Merasakan Dingin Belakangan Ini? Berikut Penjelasan BMKG