Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan  




Selasa 20 Agustus 2019

14:07 WIB

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
@prfmnews

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
PRFMNewsChannel

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
Senin 11 Februari 2019, 11:24 WIB
PERSIB

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan




Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

Foto: Ratusan bobotoh menggelar aksi damai di depan kantor PT. Persib Bandung Bermartabat, Jalan Sulanjana, Senin, 4 Februari 2019. Mereka mengeluarkan tiga tuntutan terkait ditundanya pertandingan antara Persib melawan Persiwa Wamena. (PR)


BANDUNG, (PRFM) - Ratusan Bobotoh menggelar aksi damai di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana kemudian dilanjutkan longmarch ke Mapolretabes Bandung pada Senin (4/2/2019) lalu. Aksi damai tersebut menuntut Persib mematuhi regulasi yang mengaharuskan pasukan Maung Bandung itu kalah Walk Out (WO) lantaran panitia pelaksana (panpel) pertandingan laga 32 Besar Piala Indonesia antara Persib melawan Persiwa, tidak dapat menggelar pertandingan sesuai jadwal.

Perwakilan Bobotoh, Albert Shadrach mengatakan aksi damai tersebut timbul akibat adanya keresahan. Menurutnya Bobotoh memiliki karakter unik dibanding suporter lain. Bobotoh mempunyai karakter mirip suporter sepakbola Eropa yang basiknya dari jiwa dan tradisi keluarga serta turun temurun di lingkungannya. Oleh karena itu menurut Albert, pada saat ada satu hal yang membuat resah, mereka akan turun ke jalan. 

"Puncaknya turun ke jalan, ini terjadi lantaran ada satu keresahan di kalangan Bobotoh. Mereka malakukan aksi tujuannya kritik yang baik," kata Albert saat On Air di Radio PRFM, Minggu (10/2/2019). 

Albert menambahkan, Bobotoh resah lantaran mereka ingin persepakbolaan Indonesia menjadi semakin baik. Maka dari itu, mereka ingin Persib menjunjung tinggi regulasi yang ada. 

"Ketika kita gembar-gembor ingin bola kita menjadi baik dan Satgas Anti Mafia hidup, kemudian kita tidak introspeksi, kita hanya ingin seneng-seneng nonton bola tanpa peduli regulasi. Agaknya... tujuannya adalah kritik," katanya. 

Pada saat melakukan aksi damai menurut Albert, Bobotoh tidak hanya mengkritik Persib, tapi juga pihak lain seperti kepolisian yang tidak memberikan izin pertandingan di Stadion GBLA. Ia menilai ada konspirasi dibalik keputusan tidak dikeluarkan izin pertandingan Persib. 

"Bikin event itu mustahil kalau H-3 baru mendadak melihat venue kayak gimana, itu ga mungkin pasti dari jauh-jauh hari. Ini ada konspirasi, main-main bahwa kok di GBLA bisa dipakai event lain, lalu mendadak bila kondisi GBLA ga bagus. Pihak-pihak tersebut kami kritik," jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, tuntutan sebagian Bobotoh yang ingin Persib mematuhi regulasi dengan konsekuensi kalah WO, adalah salah satu cara untuk membuat persepakbolaan Indonesia agar lebih baik. 

"Saya yakin bahwa Bobotoh punya karakter berbeda, ada yang hanya nonton Persib dan bingung, ngapain katanya cinta Persib tapi ingin di WO. Kita harus lihat dari sisi yang lebih luas, ini bukan hanya mengenai pertandingan Persib melawan Persiwa atau Piala A, B. Namun, melihat kedepan dalam skala yang lebih basar, bagaimana caranya kita sama-sama membuat sepakbola Indonesia menjadi lebih baik," ungkapnya.







Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan




 

BERITA TERKAIT


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
 

BERITA PILIHAN


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

 

BERITA LAINNYA

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Diproyeksikan Jadi RSUD, RSKIA Kota Bandung Diharapkan Beroperasi Januari 2020
Selasa 20 Agustus 2019


Aher : Jawa Barat Sudah Siap untuk Pembentukan Beberapa DOB
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Aher Sebut Jawa Barat Mengalami Kemajuan Setiap Tahunnya
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Pemekaran Daerah Harus Perhatikan Potensi PAD DOB
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Pembentukan DOB Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Pemekaran Desa Solusi Moratorium DOB di Jawa Barat
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Kini di Cimahi ada Damri dari dan Menuju BIJB Kertajati
Selasa 20 Agustus 2019 Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

 

 

BERITA TERKAIT


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Djanur : Qurban Ajang Berbagi Kebahagiaan
Senin 12 September 2016, 17:56 WIB Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Diogo dan Marcos Siap Bertanding Kontra Bali United
Jumat 16 September 2016, 19:57 WIB Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Preview: Lawan Bali United, Momentum Kebangkitan Persib?
Minggu 18 September 2016, 13:28 WIB

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
Senin 11 Februari 2019, 11:24 WIB
PERSIB

Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan
Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


Foto: Ratusan bobotoh menggelar aksi damai di depan kantor PT. Persib Bandung Bermartabat, Jalan Sulanjana, Senin, 4 Februari 2019. Mereka mengeluarkan tiga tuntutan terkait ditundanya pertandingan antara Persib melawan Persiwa Wamena. (PR)


BANDUNG, (PRFM) - Ratusan Bobotoh menggelar aksi damai di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana kemudian dilanjutkan longmarch ke Mapolretabes Bandung pada Senin (4/2/2019) lalu. Aksi damai tersebut menuntut Persib mematuhi regulasi yang mengaharuskan pasukan Maung Bandung itu kalah Walk Out (WO) lantaran panitia pelaksana (panpel) pertandingan laga 32 Besar Piala Indonesia antara Persib melawan Persiwa, tidak dapat menggelar pertandingan sesuai jadwal.

Perwakilan Bobotoh, Albert Shadrach mengatakan aksi damai tersebut timbul akibat adanya keresahan. Menurutnya Bobotoh memiliki karakter unik dibanding suporter lain. Bobotoh mempunyai karakter mirip suporter sepakbola Eropa yang basiknya dari jiwa dan tradisi keluarga serta turun temurun di lingkungannya. Oleh karena itu menurut Albert, pada saat ada satu hal yang membuat resah, mereka akan turun ke jalan. 

"Puncaknya turun ke jalan, ini terjadi lantaran ada satu keresahan di kalangan Bobotoh. Mereka malakukan aksi tujuannya kritik yang baik," kata Albert saat On Air di Radio PRFM, Minggu (10/2/2019). 

Albert menambahkan, Bobotoh resah lantaran mereka ingin persepakbolaan Indonesia menjadi semakin baik. Maka dari itu, mereka ingin Persib menjunjung tinggi regulasi yang ada. 

"Ketika kita gembar-gembor ingin bola kita menjadi baik dan Satgas Anti Mafia hidup, kemudian kita tidak introspeksi, kita hanya ingin seneng-seneng nonton bola tanpa peduli regulasi. Agaknya... tujuannya adalah kritik," katanya. 

Pada saat melakukan aksi damai menurut Albert, Bobotoh tidak hanya mengkritik Persib, tapi juga pihak lain seperti kepolisian yang tidak memberikan izin pertandingan di Stadion GBLA. Ia menilai ada konspirasi dibalik keputusan tidak dikeluarkan izin pertandingan Persib. 

"Bikin event itu mustahil kalau H-3 baru mendadak melihat venue kayak gimana, itu ga mungkin pasti dari jauh-jauh hari. Ini ada konspirasi, main-main bahwa kok di GBLA bisa dipakai event lain, lalu mendadak bila kondisi GBLA ga bagus. Pihak-pihak tersebut kami kritik," jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, tuntutan sebagian Bobotoh yang ingin Persib mematuhi regulasi dengan konsekuensi kalah WO, adalah salah satu cara untuk membuat persepakbolaan Indonesia agar lebih baik. 

"Saya yakin bahwa Bobotoh punya karakter berbeda, ada yang hanya nonton Persib dan bingung, ngapain katanya cinta Persib tapi ingin di WO. Kita harus lihat dari sisi yang lebih luas, ini bukan hanya mengenai pertandingan Persib melawan Persiwa atau Piala A, B. Namun, melihat kedepan dalam skala yang lebih basar, bagaimana caranya kita sama-sama membuat sepakbola Indonesia menjadi lebih baik," ungkapnya.






 

BERITA LAINNYA



Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aher : Jawa Barat Sudah Siap untuk Pembentukan Beberapa DOB
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Aher Sebut Jawa Barat Mengalami Kemajuan Setiap Tahunnya
Selasa 20 Agustus 2019
HUT Jabar ke-74


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Pemekaran Daerah Harus Perhatikan Potensi PAD DOB
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Pembentukan DOB Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan

Pemekaran Desa Solusi Moratorium DOB di Jawa Barat
Selasa 20 Agustus 2019
Pemekaran Wilayah Jawa Barat


Aksi Damai Tuntut Persib Kalah Walk Out Timbul Karena Keresahan





 

BERITA PILIHAN