Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA  




Kamis 17 Oktober 2019

00:17 WIB

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
@prfmnews

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
PRFMNewsChannel

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019, 20:38 WIB
Karhutla Sumatera dan Kalimantan
Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA




Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyebutkan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Kota Pekanbaru mencapai 11.268 orang akibat asap pekat karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang melanda daerah itu sejak dua bulan terakhir.

"Dari 11.268 penderita itu dominan terdampak bayi, balita, ibu hamil, dan lansia, namun mereka sudah mendapatkan penanganan yang tepat dan menjalani rawat jalan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin kepada pers di Pekanbaru, Senin (23/9/2019).

Ia mengatakan sebelasan ribu pasien yang mengalami ISPA tersebut masih berada dalam kategori ringan, namun jika tidak segera berobat berkemungkinan bisa menjadi agak parah.

Apalagi, kata dia, status ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) di Kota Pekanbaru kini masih menunjukkan kategori yang berbahaya, sehingga warga diminta untuk tetap waspada terhadap bencana kabut asap karhutla itu.

"Bagi yang mengalami asma sebaiknya lebih menjaga kesehatannya dan jangan ke luar rumah, jika terpaksa ada kegiatan di luar rumah sebaiknya menggunakan masker N95 yang lebih kencang sehingga potensi terhirup asap mengandung zat berbahaya itu bisa dihindari," katanya.

Pada papan informasi terpajang di bahu Jalan Nangka atau perempatan jalan layang menuju Mall SKA atau di seberang jalan pusat perbelanjaan modern Living World, terpampang ISPU dalam kondisi berbahaya.

Sementara itu, hujan yang mengguyur sebagian daerah di Kota Pekanbaru belum mampu menurunkan level ISPU tersebut sehingga kabut asap karhutla masih menyelimuti kota tersebut.










 

BERITA TERKAIT


Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
 

BERITA PILIHAN


Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

 

BERITA LAINNYA

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019


PHRI Jabar Prediksi Kunjungan Wisman ke Bandung akan Meningkat pada 2021
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA Polres Bandung Berikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kiangroke
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA Heboh Crosshijaber, MUI Jabar: Tangkap dan Langsung Interogasi
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA Tambah Kekuatan Fisik, Persib Berlatih Dua Kali dalam Sehari
Rabu 16 Oktober 2019 Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

 

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019, 20:38 WIB
Karhutla Sumatera dan Kalimantan

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA


Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyebutkan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) di Kota Pekanbaru mencapai 11.268 orang akibat asap pekat karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang melanda daerah itu sejak dua bulan terakhir.

"Dari 11.268 penderita itu dominan terdampak bayi, balita, ibu hamil, dan lansia, namun mereka sudah mendapatkan penanganan yang tepat dan menjalani rawat jalan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin kepada pers di Pekanbaru, Senin (23/9/2019).

Ia mengatakan sebelasan ribu pasien yang mengalami ISPA tersebut masih berada dalam kategori ringan, namun jika tidak segera berobat berkemungkinan bisa menjadi agak parah.

Apalagi, kata dia, status ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) di Kota Pekanbaru kini masih menunjukkan kategori yang berbahaya, sehingga warga diminta untuk tetap waspada terhadap bencana kabut asap karhutla itu.

"Bagi yang mengalami asma sebaiknya lebih menjaga kesehatannya dan jangan ke luar rumah, jika terpaksa ada kegiatan di luar rumah sebaiknya menggunakan masker N95 yang lebih kencang sehingga potensi terhirup asap mengandung zat berbahaya itu bisa dihindari," katanya.

Pada papan informasi terpajang di bahu Jalan Nangka atau perempatan jalan layang menuju Mall SKA atau di seberang jalan pusat perbelanjaan modern Living World, terpampang ISPU dalam kondisi berbahaya.

Sementara itu, hujan yang mengguyur sebagian daerah di Kota Pekanbaru belum mampu menurunkan level ISPU tersebut sehingga kabut asap karhutla masih menyelimuti kota tersebut.






 

BERITA LAINNYA



Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Debut Pahit Tavarez Bersama Persija
Rabu 16 Oktober 2019
Liga 1 2019


Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Soal Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Ajukan Banding Tanpa Bukti Baru
Rabu 16 Oktober 2019
polemik sekda kota bandung


Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA

Perempuan dan Parlemen Tak Bisa Dipisahkan
Rabu 16 Oktober 2019
DPR RI