Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football  




Selasa 12 November 2019

02:37 WIB

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
@prfmnews

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
PRFMNewsChannel

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
Sabtu 17 Agustus 2019, 14:47 WIB
PERSIB
Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football




Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Muhamad Fauzi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Aditya, namanya masih asing ditelinga penggemar Persib Bandung. Padahal, pria berusia 22 tahun itu pernah mengukir prestasi bersama Persib U-17. Aditya menjadi salah satu pemain yang memberikan sumbangsih karena pada tahun 2014, ia telah mengantarkan Persib U-17 juara turnamen di Jawa Barat. 

Pemain satu angkatan Gian Zola dan Hanif Sjahbandi di Persib U-17 itu memang mencintai sepakbola sejak kecil. Ia menggeluti dunia sepakbola sejak duduk dibangku SMP. Pemain jebolan SSB Saint Prima Bandung ini lolos seleksi Diklat Persib pada usia 16 tahun dan bergabung di tim Persib U-17.  

Aditya terbilang aktif di sepakbola. Tak hanya pernah memperkuat Persib U-17, ia juga aktif mewakili tim futsal kampus dan jurusannya dalam berbagai turnamen. 

Namun, petaka menghampirinya pada tahun 2017.  Ia mengalami cedera saat bermain futsal membela tim kampusnya UIN Sunan Gunung Djati Bandung di event Torabika Cup. Menurut penuturannya, cedera tersebut ia dapat setelah mengalami benturan dengan kiper tim futsal Unpad Jatinangor. 

“Kejadiannya benturan sama kiper, kaki kanan kena injakan sepatu dan patah,” kata Adit saat ditemui pada Rabu (14/8/2019). 

Untuk menyembuhkan cederanya, ia menjalani pengobatan tradisional. Namun alih-alih sembuh, cedera yang dialaminya malah semakin parah. Kaki kanannya yang patah, membengkak karena infeksi. 

“Makin kesini, makin lebar luka infeksinya,” kata dia. 

Simak juga : [Video] Meski Diamputasi, Semangat Main Bola Adit Eks Persib U-17 Tetap Membara

Setelah kondisi kakinya makin parah, ia memutuskan untuk memeriksakannya ke rumah sakit. Namun, karena terkendala biaya, ia kembali menjalani pengobatan tradisional. 

Satu tahun ia menjalani pengobatan tradisional. Namun usahanya tersebut malah membuat kondisi kaki kanannya makin parah. 

Akhir tahun 2018 ia memutuskan untuk memeriksakan kakinya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Karena kondisi kakinya sudah begitu parah, dokter mengatakan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali diamputasi. Dengan berat hati, ia pun harus merelakan kaki kanannya diamputasi. 

Setelah pengalaman pahit itu, dua bulan ia fokus memulihkan kesehatannya. Ia mulai membiasakan diri beraktivitas dengan menggunakan tongkat. Karena merasa bosan dan sayang akan bakat sepakbolanya, di bulan ketiga pasca diamputasi, Adit mulai berlatih sepakbola dengan menggunakan tongkat. 

Semangat Adit bangkit kembali, setelah ia tahu saat ini sepakbola bagi para amputasian sedang berkembang di Eropa. Amputasian adalah mereka yang terpaksa kehilangan bagian anggota gerak baik itu kaki atau tangan karena bedah medis. Olahraga bagi para amputasian tersebut dinamai Amputee Football. 

Dengan wadah tersebut, Adit bercita-cita bermain di Inggris. Alasannya, di negeri sepakbola itu, Amputee Football sedang berkembang. Klub-klub besar Inggris seperti Chelsea, Arsenal dan lain-lain memiliki tim Amputee Football. 

Bukan hanya karena klub besar, hasrat Adit bermain di luar negeri juga dilatarbelakangi karena di Indonesia belum ada klub Amputee Football. Di Indonesia sendiri baru ada wadah untuk menampung pesepakbola amputasi yaitu Garuda Indonesia Amputee Football atau Garuda INAF, semacam tim nasional.  

“Harapannya dapat klub di luar (luar negeri), disana ada kesempatan bermain,” kata Adit. 

Untuk mewujudkan cita-citanya, ia rutin berlatih setiap hari. Dengan dibantu temannya, ia berlatih fisik dan teknik Amputee Football. Targetnya, ia lolos seleksi tim Garuda INAF pada September 2019. 

Keterbatasan tidak menyurutkan Adit memiliki hasrat untuk berprestasi. Ia pun mendorong dan memberikan motivasi kepada semua orang yang memiliki nasib yang sama dengannya untuk bangkit. 

“Amputasian ternyata masih bisa melanjutkan jika ingin bermain bola, tapi niatnya harus dari keinginan diri sendiri,” kata dia.











 

BERITA TERKAIT


Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
 

BERITA PILIHAN


Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

 

BERITA LAINNYA

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019


Lima Perguruan Tinggi Bandung Jalin Kerja Sama dengan PT HBM
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football Disnakertrans Jabar: UMP Merupakan Jaring Pengaman Pekerja
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football Oknum PN Bandung Diamankan Bersama Komplotan Pencuri Mobil dan Pemalsu STNK
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football Nasib Fakhri Husaini Bersama Timnas U-19 Masih Belum Pasti
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football Kenaikan UMK Bandung Ditetapkan Akhir November Ini
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football KPU Usulkan Kembali Larangan Narapidana Korupsi Ikut Pilkada
Senin 11 November 2019 Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

 

 

BERITA TERKAIT


Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Djanur : Qurban Ajang Berbagi Kebahagiaan
Senin 12 September 2016, 17:56 WIB Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Diogo dan Marcos Siap Bertanding Kontra Bali United
Jumat 16 September 2016, 19:57 WIB Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Preview: Lawan Bali United, Momentum Kebangkitan Persib?
Minggu 18 September 2016, 13:28 WIB

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
Sabtu 17 Agustus 2019, 14:47 WIB
PERSIB

Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football
Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football


Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Muhamad Fauzi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Aditya, namanya masih asing ditelinga penggemar Persib Bandung. Padahal, pria berusia 22 tahun itu pernah mengukir prestasi bersama Persib U-17. Aditya menjadi salah satu pemain yang memberikan sumbangsih karena pada tahun 2014, ia telah mengantarkan Persib U-17 juara turnamen di Jawa Barat. 

Pemain satu angkatan Gian Zola dan Hanif Sjahbandi di Persib U-17 itu memang mencintai sepakbola sejak kecil. Ia menggeluti dunia sepakbola sejak duduk dibangku SMP. Pemain jebolan SSB Saint Prima Bandung ini lolos seleksi Diklat Persib pada usia 16 tahun dan bergabung di tim Persib U-17.  

Aditya terbilang aktif di sepakbola. Tak hanya pernah memperkuat Persib U-17, ia juga aktif mewakili tim futsal kampus dan jurusannya dalam berbagai turnamen. 

Namun, petaka menghampirinya pada tahun 2017.  Ia mengalami cedera saat bermain futsal membela tim kampusnya UIN Sunan Gunung Djati Bandung di event Torabika Cup. Menurut penuturannya, cedera tersebut ia dapat setelah mengalami benturan dengan kiper tim futsal Unpad Jatinangor. 

“Kejadiannya benturan sama kiper, kaki kanan kena injakan sepatu dan patah,” kata Adit saat ditemui pada Rabu (14/8/2019). 

Untuk menyembuhkan cederanya, ia menjalani pengobatan tradisional. Namun alih-alih sembuh, cedera yang dialaminya malah semakin parah. Kaki kanannya yang patah, membengkak karena infeksi. 

“Makin kesini, makin lebar luka infeksinya,” kata dia. 

Simak juga : [Video] Meski Diamputasi, Semangat Main Bola Adit Eks Persib U-17 Tetap Membara

Setelah kondisi kakinya makin parah, ia memutuskan untuk memeriksakannya ke rumah sakit. Namun, karena terkendala biaya, ia kembali menjalani pengobatan tradisional. 

Satu tahun ia menjalani pengobatan tradisional. Namun usahanya tersebut malah membuat kondisi kaki kanannya makin parah. 

Akhir tahun 2018 ia memutuskan untuk memeriksakan kakinya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Karena kondisi kakinya sudah begitu parah, dokter mengatakan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali diamputasi. Dengan berat hati, ia pun harus merelakan kaki kanannya diamputasi. 

Setelah pengalaman pahit itu, dua bulan ia fokus memulihkan kesehatannya. Ia mulai membiasakan diri beraktivitas dengan menggunakan tongkat. Karena merasa bosan dan sayang akan bakat sepakbolanya, di bulan ketiga pasca diamputasi, Adit mulai berlatih sepakbola dengan menggunakan tongkat. 

Semangat Adit bangkit kembali, setelah ia tahu saat ini sepakbola bagi para amputasian sedang berkembang di Eropa. Amputasian adalah mereka yang terpaksa kehilangan bagian anggota gerak baik itu kaki atau tangan karena bedah medis. Olahraga bagi para amputasian tersebut dinamai Amputee Football. 

Dengan wadah tersebut, Adit bercita-cita bermain di Inggris. Alasannya, di negeri sepakbola itu, Amputee Football sedang berkembang. Klub-klub besar Inggris seperti Chelsea, Arsenal dan lain-lain memiliki tim Amputee Football. 

Bukan hanya karena klub besar, hasrat Adit bermain di luar negeri juga dilatarbelakangi karena di Indonesia belum ada klub Amputee Football. Di Indonesia sendiri baru ada wadah untuk menampung pesepakbola amputasi yaitu Garuda Indonesia Amputee Football atau Garuda INAF, semacam tim nasional.  

“Harapannya dapat klub di luar (luar negeri), disana ada kesempatan bermain,” kata Adit. 

Untuk mewujudkan cita-citanya, ia rutin berlatih setiap hari. Dengan dibantu temannya, ia berlatih fisik dan teknik Amputee Football. Targetnya, ia lolos seleksi tim Garuda INAF pada September 2019. 

Keterbatasan tidak menyurutkan Adit memiliki hasrat untuk berprestasi. Ia pun mendorong dan memberikan motivasi kepada semua orang yang memiliki nasib yang sama dengannya untuk bangkit. 

“Amputasian ternyata masih bisa melanjutkan jika ingin bermain bola, tapi niatnya harus dari keinginan diri sendiri,” kata dia.







 

BERITA LAINNYA



Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Renovasi Pasar Kosambi Rampung Bulan November Ini
Senin 11 November 2019
Kota Bandung


Aditya, Eks Bintang Muda Persib Kejar Hasrat Berprestasi di Amputee Football

Kenaikan UMK Bandung Ditetapkan Akhir November Ini
Senin 11 November 2019
Kota Bandung